Banner Iklan

Optimalisasi Pemanfaatan Kangkung Liar Menjadi Pupuk Organik Cair sebagai Implementasi SDGs Desa untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan di Desa Kalikejambon

JSN Admin 2
24 Juni 2026 | 17.23 WIB Last Updated 2026-06-24T10:52:22Z
Mahasiswa Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur mengoptimalisasi pemanfaatan kangkung liar menjadi pupuk organik cair di Kalikejambon, Jombang./dok.UPN Jatim

JOMBANG | JATIMSATUNEWS.COM - Mahasiswa Program Binadesa Kelompok 1 melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pembuatan pupuk organik cair (POC) berbahan dasar kangkung liar di Desa Kalikejambon, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang.

Kegiatan ini diikuti oleh petani dan kelompok tani setempat sebagai upaya memanfaatkan potensi sumber daya hayati yang tersedia di lingkungan sekitar menjadi produk yang bernilai guna bagi sektor pertanian.

Kangkung liar yang banyak tumbuh di area persawahan, saluran irigasi, dan lahan terbuka selama ini sering dianggap sebagai gulma yang mengganggu pertumbuhan tanaman budidaya. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperkenalkan pemanfaatan kangkung liar sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik cair melalui proses fermentasi sederhana.

Inovasi tersebut diharapkan mampu mengubah persepsi masyarakat terhadap keberadaan kangkung liar, dari yang sebelumnya dianggap tidak bernilai menjadi sumber bahan organik yang bermanfaat bagi peningkatan produktivitas pertanian.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai manfaat pupuk organik cair, tahapan pengolahan bahan baku, proses fermentasi, hingga teknik aplikasi pupuk pada berbagai jenis tanaman budidaya.

Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya penggunaan pupuk organik sebagai alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia yang penggunaannya secara berlebihan dapat menurunkan kualitas tanah dan berdampak pada lingkungan.

Kegiatan ini sejalan dengan upaya mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) Desa. Pemanfaatan kangkung liar menjadi pupuk organik cair mendukung terciptanya lingkungan yang lebih sehat melalui pengurangan limbah biomassa dan penerapan praktik pertanian yang ramah lingkungan.

Di sisi lain, keterampilan yang diperoleh masyarakat dalam memproduksi pupuk secara mandiri berpotensi membantu menekan biaya produksi pertanian sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang lebih merata.

Selain itu, penggunaan pupuk organik juga berkontribusi dalam menjaga kesuburan tanah, meningkatkan kemampuan tanah dalam menyimpan air, serta mendukung ketahanan sektor pertanian terhadap dampak perubahan iklim.

Antusiasme para peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Diskusi yang aktif serta tingginya minat petani untuk mencoba teknologi sederhana ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin terbuka terhadap inovasi yang memanfaatkan sumber daya lokal.

Melalui program ini, mahasiswa Binadesa Kelompok 1 berharap pengetahuan yang telah dibagikan dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh masyarakat sehingga mampu mendukung pembangunan pertanian yang produktif, ekonomis, dan berwawasan lingkungan di Desa Kalikejambon.

Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur memperkenalkan pupuk organik cair dari kangkung liar./dok.UPN Jatim

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Binadesa Kelompok 1 yang terdiri Mulana Nur Alam (25031910294), Ina Dina Umayah (25031910292), Nurlia Dwi Puspitasari (23031010061), Suciana (23031010196), dan Deny Dwi Dharma Putra (23036010091).

Melalui kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat, program ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mendukung pencapaian SDGs Desa, khususnya dalam pengentasan kemiskinan, peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat, pelestarian lingkungan, serta penguatan ketahanan terhadap perubahan iklim melalui pemanfaatan sumber daya lokal yang berkelanjutan.

Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan program pemberdayaan berbasis SDGs dapat diakses melalui laman resmi UPN Veteran Jawa Timur (https://www.upnjatim.ac.id/) dan LPPM UPN Veteran Jawa Timur (https://lppm.upnjatim.ac.id/). Melalui berbagai program penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pemberdayaan desa, UPN Veteran Jawa Timur terus berkomitmen mendukung pembangunan berkelanjutan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kalikejambon, 25 Mei 2026

***

Editor: YAN

Baca juga: Pemanfaatan Limbah Pertanian Menjadi Produk Bernilai Ekonomi sebagai Upaya Mendukung SDGs Desa


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Optimalisasi Pemanfaatan Kangkung Liar Menjadi Pupuk Organik Cair sebagai Implementasi SDGs Desa untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan di Desa Kalikejambon

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now