Banner Iklan

Implementasi SDGs Desa Melalui Pemanfaatan Bonggol Pisang Menjadi Pupuk Organik Cair untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan di Desa Kalikejambon

JSN Admin 2
24 Juni 2026 | 17.33 WIB Last Updated 2026-06-24T10:53:18Z
Mahasiswa Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur mengoptimalisasi pemanfaatan bonggol pisang menjadi pupuk organik cair di Kalikejambon, Jombang./dok.UPN Jatim

JOMBANG | JATIMSATUNEWS.COM - Dalam rangka mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Desa, mahasiswa Program Binadesa Kelompok 2 melaksanakan kegiatan pelatihan pembuatan pupuk organik cair (POC) berbahan dasar bonggol pisang bagi para petani di Desa Kalikejambon, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemanfaatan limbah pertanian yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal menjadi produk yang bermanfaat bagi sektor pertanian dan lingkungan.

Bonggol pisang merupakan salah satu limbah pertanian yang banyak ditemukan setelah masa panen. Keberadaannya sering kali dibiarkan membusuk atau dibuang begitu saja, padahal bonggol pisang mengandung berbagai unsur hara dan mikroorganisme yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik cair.

Melalui proses fermentasi yang sederhana dan mudah diterapkan oleh masyarakat, limbah tersebut dapat diolah menjadi pupuk yang bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan tanah serta mendukung pertumbuhan tanaman budidaya.

Dalam kegiatan pelatihan ini, peserta memperoleh pengetahuan mengenai kandungan dan manfaat bonggol pisang sebagai sumber bahan organik, tahapan pembuatan pupuk organik cair, proses fermentasi yang tepat, hingga teknik aplikasi pupuk pada berbagai jenis tanaman.

Selain penyampaian materi, para petani juga diajak untuk mempraktikkan secara langsung proses pembuatan pupuk organik cair sehingga keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan secara mandiri di rumah maupun di lahan pertanian masing-masing.

Program ini sejalan dengan upaya mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan di tingkat desa. Pemanfaatan bonggol pisang sebagai pupuk organik cair mendukung pengelolaan limbah pertanian yang lebih ramah lingkungan sekaligus mengurangi pencemaran akibat penumpukan limbah organik.

Selain itu, kemampuan masyarakat untuk memproduksi pupuk secara mandiri dapat membantu menekan biaya produksi pertanian, meningkatkan efisiensi usaha tani, dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan petani.

Penggunaan pupuk organik juga berperan dalam menjaga kualitas tanah, meningkatkan kandungan bahan organik tanah, serta mendukung sistem pertanian yang lebih berkelanjutan dan adaptif terhadap perubahan iklim.

Antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap inovasi sederhana yang memanfaatkan sumber daya lokal. Diskusi yang aktif serta keterlibatan peserta dalam praktik pembuatan pupuk menjadi indikator bahwa program ini memberikan manfaat yang relevan dengan kebutuhan petani di Desa Kalikejambon.

Diharapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat terus diterapkan dan dikembangkan sehingga memberikan dampak positif bagi sektor pertanian dan lingkungan desa.

Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur mengimplementasi SDGs Desa dengan pemanfaatan bonggol pisang menjadi pupuk organik cair di Kalikejambon, Jombang./dok.UPN Jatim

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Binadesa Kelompok 2 yang terdiri Aryo Putra Ainurrahman (23031010172), Muhammad Rafif Dzikrullah (22031010055), Alda Putri Ariyanti (23031010148), Muhammad Ulul Azmi (23031010173), dan Rizal Gibran Adhitya Wijaya (23036010028) dengan DPL Alifah Nur Aini Fajrin, S.T., M.T.

Melalui kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat, program ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung pencapaian SDGs Desa, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata, menjaga kelestarian lingkungan, serta memperkuat ketahanan masyarakat terhadap perubahan iklim melalui pemanfaatan limbah pertanian yang berkelanjutan.

Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan program pemberdayaan berbasis SDGs dapat diakses melalui laman resmi UPN Veteran Jawa Timur (https://www.upnjatim.ac.id/) dan LPPM UPN Veteran Jawa Timur (https://lppm.upnjatim.ac.id/). Melalui berbagai program penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pemberdayaan desa, UPN Veteran Jawa Timur terus berkomitmen mendukung pembangunan berkelanjutan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kalikejambon, 25 Mei 2026

***

Editor: YAN

Baca juga: Optimalisasi Pemanfaatan Kangkung Liar Menjadi Pupuk Organik Cair


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Implementasi SDGs Desa Melalui Pemanfaatan Bonggol Pisang Menjadi Pupuk Organik Cair untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan di Desa Kalikejambon

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now