![]() |
| Senator Lia Istifhama bagikan 5 tips ibadah haji saat di Armuzna dari pengalamannya./dok.istimewa |
MAKKAH | JATIMSATUNEWS.COM - Anggota DPD RI Komite III, Lia Istifhama membagikan pengalamannya ketika menjalankan ibadah haji tahun ini.
Senator Lia Istifhama memang menjadi salah satu dari 221 ribu jamaah haji Indonesia 2026.
Selain untuk beribadah pribadi, keberangkatannya ke tanah suci juga untuk menjalankan tugas dari Dewan Perwakilan Daerah Komite III untuk mengawasi pelaksanaan haji Indonesia 2026.
Sebagai senator asal Jawa Timur, ia juga sangat memperhatikan kondisi jamaah dari Jatim. Bahkan, menyempatkan diri untuk berdialog dengan mereka untuk mengetahui keadaan, kesehatan, dan menampung aspirasi mereka secara otentik.
Lia pun termasuk di dalam jutaan jamaah haji seluruh dunia yang bergerak dari Makkah menuju Arafah, Muzdalifah, dan Mina yang kemudian dikenal sebagai Armuzna.
Tahap ibadah di Armuzna ini berlangsung dari 8 Zulhijah hingga 12 Zulhijah atau pada kalender 2026 Masehi berlangsung pada 25-29 Mei atau paling lambat hingga 30 Mei 2026.
Rangkaian puncak ibadah haji ini menjadi momen paling sakral sekaligus menjadi tantangan besar bagi para jamaah, terutama lansia dan penyandang disabilitas.
Hal ini juga diungkapkan oleh Lia yang menjalaninya maupun sembari mengawasi kondisi jamaah lain.
Menurut Lia, padatnya aktivitas ibadah, jauhnya jarak tempuh, serta suhu ekstrem di Arab Saudi menjadi tantangan tersendiri selama proses Armuzna berlangsung. Kondisi tersebut dinilai dapat meningkatkan risiko kelelahan, terpisah dari rombongan, hingga tersesat, terutama bagi jamaah dengan kondisi fisik rentan.
Cuaca di kawasan Armuzna bahkan diperkirakan mendekati 50 derajat Celsius. Situasi ini membuat kewaspadaan dan kebersamaan antarjamaah menjadi hal yang sangat penting.
Ini membuat Lia mengingatkan agar seluruh jamaah menjaga solidaritas selama menjalani puncak ibadah haji.
Menurut Lia, budaya saling menjaga dan membantu harus terus diperkuat agar tidak ada jamaah yang tercecer di tengah lautan manusia saat Armuzna berlangsung.
"Dengan situasi Armuzna yang sangat padat dan cuaca yang diperkirakan mendekati 50 derajat Celsius, jemaah harus saling menjaga dan saling membantu. Semangat 'jemaah jaga jemaah' sangat penting agar tidak ada jemaah yang tertinggal, tersesat, atau kehilangan rombongan," tutur Lia pada rilis Senin (1/6).
Ia juga menegaskan bahwa peran ketua rombongan dan ketua regu menjadi sangat penting dalam memastikan seluruh anggota tetap bersama selama proses ibadah berlangsung.
"Peran ketua rombongan dan ketua regu menjadi sangat sentral. Mereka harus memastikan seluruh anggota tetap bersama dan terpantau dalam setiap pergerakan ibadah," imbuhnya.
Meski pelaksanaan puncak ibadah haji tahun ini berjalan cukup lancar, Lia tetap meminta seluruh masyarakat yang menjadi calon jamaah haji pada tahun-tahun berikutnya dapat meningkatkan kedisiplinan—mematuhi arahan ketua rombongan atau regu—dan kepedulian terhadap sesama.
Menurutnya, keselamatan dan kelancaran ibadah selama berada di Armuzna tidak hanya bergantung pada kesiapan fisik, tetapi juga semangat kebersamaan antarjemaah.
Maka dari itu, agar jamaah di masa depan lebih lancar dalam menjalani ibadah haji di Armuzna, Lia membagikan lima tips aman bagi jemaah saat Armuzna.
1. Jangan Berpisah dari Rombongan. Selalu berjalan bersama ketua regu dan rombongan agar tidak mudah tersesat.
2. Gunakan Identitas Lengkap. Pastikan kartu identitas dan gelang haji selalu dikenakan selama perjalanan.
3. Jaga Kondisi Fisik. Perbanyak minum air putih dan hindari aktivitas berlebihan di bawah terik matahari.
4. Utamakan Jemaah Lansia. Berikan bantuan kepada jemaah lanjut usia dan penyandang disabilitas selama perjalanan ibadah.
5. Tetap Tenang Saat Terpisah. Jika terpisah dari rombongan, segera menuju pos petugas haji terdekat untuk mendapatkan bantuan.
Lima tips tersebut diberikan Lia Istifhama berdasarkan pengalaman pribadinya selama menunaikan ibadah haji 2026. Ia pun berharap seluruh jamaah yang menjalaninya dapat menjadi haji mabrur setelah pulang dari Tanah Suci. ***
Editor: YAN
Baca juga: Evaluasi Tetap Penting Meski Haji 2026 Berjalan Baik



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?