![]() |
| Bupati Hari Wuryanto bersama TP PKK Kabupaten Madiun di HUT ke-64 PWRI Kecamatan Geger (25/7/2026)./dok.DNY |
MADIUN | JATIMSATUNEWS.COM: Bupati Madiun Hari Wuryanto beserta Ketua TP PKK Kabupaten Madiun Erni Hari Wuryanto menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kecamatan Geger, Sabtu (25/7).
Hari peringatan ini juga dirangkaikan dengan santunan bagi anak yatim piatu di Pendopo Kecamatan Geger.
Peringatan HUT PWRI diawali dengan berbagai kegiatan sosial yang telah dimulai sejak 6 Juli 2026, yakni tabur bunga di makam delapan pengurus PWRI yang telah wafat.
Kemudian, PWRI Geger rutin menggelar kegiatan olahraga setiap Rabu dan Sabtu, serta menyelenggarakan santunan bagi 105 anak yatim piatu dari 19 desa.
Pada kesempatan tersebut juga diberikan penghargaan kepada anggota PWRI yang aktif selama satu tahun, disertai penampilan Karawitan Tombo Kangen, dan pembagian doorprize berupa dua unit sepeda gunung.
Pada sambutannya, Bupati Madiun Hari Wuryanto mengapresiasi kiprah PWRI Kecamatan Geger yang terus aktif melalui kegiatan sosial, olahraga, dan pembinaan rohani.
Menurutnya, berbagai kegiatan tersebut selaras dengan visi Pemerintah Kabupaten Madiun, yaitu mewujudkan Kabupaten Madiun yang Bersahaja; Bersih, Sehat, dan Sejahtera.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada pengurus PWRI Kecamatan Geger dan seluruh panitia. Kegiatan ini sejalan dengan visi Kabupaten Madiun Bersahaja. Sehat jasmani melalui olahraga, sehat rohani melalui kegiatan keagamaan, dan semuanya memberikan manfaat bagi masyarakat," tutur Hari.
Bupati Hari mengajak seluruh anggota PWRI untuk terus menjaga semangat kebersamaan, silaturahmi, dan gotong royong dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, dengan tetap guyub dan saling menguatkan, PWRI akan terus menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Madiun yang bersih, sehat dan sejahtera.
Ia juga menegaskan, para anggota PWRI merupakan sumber daya yang kaya pengalaman dan layak menjadi teladan bagi generasi muda. Pengalaman puluhan tahun sebagai aparatur sipil negara, anggota TNI maupun Polri merupakan modal berharga yang dapat terus diabdikan kepada masyarakat.
"PWRI berisi orang-orang yang profesional, yang telah mengabdi selama puluhan tahun. Pengalaman itu jangan berhenti saat pensiun, tetapi terus diamalkan kepada masyarakat. Ini menjadi kekuatan besar untuk ikut membangun Kabupaten Madiun," tegasnya.
![]() |
| Bupati Madiun, Hari Wuryanto saat menyalurkan santunan kepada anak yatim di HUT ke-64 PWRI Geger./dok.DNY |
Kegiatan ini turut dihadiri Camat Geger beserta istri, Forkopimcam Geger, jajaran pengurus PWRI Kecamatan Geger, organisasi purnawirawan seperti PPAL, PPAU, PP Polri, dan PPAD. Kemudian, hadir pula perwakilan dari LPRI, PGRI, BPRU, Gerontologi, pengurus disabilitas, serta tamu undangan lainnya.(DNY)
Editor: YAN
Baca juga: Bulog dan Pemkab Madiun Uji Kelayakan Beras




Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?