Ummi Choiriyah, S.Pd. dan Anisatul Muawanah, S.Pd. Murojaah Juz 13 bersama Sahabat PW Fatayat NU dan IHF seJatim Selasa pagi (3/3/2026) via daring Tiktok
NGAWI I JATIMSATUNEWS.COM:
Nurin Ummi Choiriyah, S.Pd dari PAC Fatayat NU Karangjati dan Anisatul Muawanah, S.Pd dari PAC Fatayat NU Paron yang tergabung menjadi anggota IHF mewakili PCFNU Kabupaten Ngawi Murojaah Juz 13 seJatim.(3/3/2026)
Ikatan Hafidzoh Fatayat NU (IHF) yang mewadahi para penghafal AlQuran mengajak para Sahabat Fatayat Pimpinan Wilayah (PW) seJatim untuk mengaji bersama saban hari satu juz, via daring aplikasi Tiktok, dengan akun resmi FatayatJatim.
"Alhamdulillah hari ini dari Ngawi, ada perwakilan Hafidzoh dari Paron dan Karangjati, yang bersedia mengaji juz 13, Sahabat Umi dan Sahabat Anis," sebut Ning Ulin Ni'mah selaku ketua PC Fatayat NU Kabupaten Ngawi pada Jatimsatunews.
Satu juz dibagi dua orang, dimulai oleh Anis Muawanah di setengah awal, lalu dilanjutkan oleh Ummi Choiriyah sampai akhir juz 13. Di mana Anissatul Muawanah saat ini menjabat sebagai ketua IHF Kabupaten Ngawi. Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Fatayat NU Kabupaten Ngawi Jawa Timur.
"Di Ngawi sebenarnya banyak Hafidzoh, tapi tidak semua bersedia masuk IHF. Saya lebih dulu gabung di Fatayat sebelum masuk anggota IHF. Sebagai contoh di kecamatanku, sudah ada rutinan simaan berkolaborasi dengan Fatayat sejak tahun 2019," sebut Ummi Choiriyah, seorang Hafidzoh yang pernah menimba ilmu di IAI Ngawi dan memiliki nama depan tambahan, Nurin.
Bagi Ummi menjadi sekretaris IHF Kabupaten Ngawi saat ini, maupun Fatayat adalah bentuk kebanggaan. Hal ini sesuai dengan visi misi hidupnya, yang ada di dalam Al-Qur'an, bahwa hidup hanya untuk beribadah.
"Harapan saya, mampu menjalani kehidupan ini dengan sadar, bahwa kita diciptakan hanya sebagai hamba. HAmba yang tak bisa apa-apa dan tak punya apa-apa. Karena Laa haula wa laa quwwata illaa billaah," sebut istri dari M. Baidlowi Efendi, S.Pd itu dengan sorot mata yang memanjang.
Memiliki motto hidup, "Keburukan yang menjadikanmu lebih dekat dengan Tuhanmu itu lebih baik, daripada Kebaikan yang menjadikanmu berbangga diri atau sombong" menjadikan ibu dua anak tersebut selalu mudah rendah hati.
Ummi sekarang tinggal di Dusun Sidorejo Karangjati, selalu melihat kesalahan adalah bukanlah kegagalan, melainkan jalan perubahan. Dari sana Ummi ingin agar setiap orang mampu untuk bangkit dan melanjutkan hidupnya.
"Dalam 1 tahun, luangkanlah sebaik mungkin waktu 1 bulan saja untuk belomba-lomba mencari keberkahan Ramadhan, terutama dalam bertadarus Alqur'an. Karena Al Qur'an bisa memberi syafa'at pada kita besok di yaumil qiyamah. Mari sahabat Fatayat terutama yang hafidzoh, kita ngurip-nguripi Al-Qur'an lewat IHF, karena manfaatnya banyak sekali. Selain mendapat ilmu, tambah sahabat dan yang terpenting bisa bermajlis AlQuran bersama-sama di IHF lewat kajian-kajian Al-Qur'an," tutup Ning Ulin Ni'mah.
Kegiatan IHF bersama Fatayat NU seJatim ini adalah program tadarus bersama yang diselenggarakan oleh PW Jatim dan menjadi momen romantis menikmati kebersamaan untuk meraih keberkahan di bulan Ramadhan. Sehingga diharapkan akan terus berlanjut dan menjadikan Fatayat NU kokoh dan bermanfaat.(Qony)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?