Banner Iklan

Pemanfaatan Teknologi Geospasial untuk Pembelajaran Bentang Alam Kediri

Eko Rudianto
09 Juni 2026 | 14.57 WIB Last Updated 2026-06-09T11:08:52Z
Antusiasme Bapak dan Ibu Guru Peserta Pelatihan (Dok.pri)

KEDIRI | JATIMSATUNEWS.COM : Wilayah Kediri Raya (Kabupaten dan Kota Kediri) memiliki kekhasan bentang alam. Gunung api Kelud di sebelah timur dan Gunung api Wilis di sebelah barat merupakan kenampakan fisik yang menarik untuk dikaji. Selain memiliki potensi fisik alam dari gunung api, wilayah Kediri juga dilalui Sungai Brantas. Dataran fluvial Sungai Brantas merupakan wilayah yang subur dan kemudian berkembang dengan pesat sebagai wilayah Kota Kediri saat ini.

Pemandangan Sisi Timur Wilayah Kediri Kota dari Selomangkleng (Dok.pri)

Kajian geografi di wilayah Kediri baik fisik, manusia maupun lingkungan serta kewilayahan sangat menarik dipahami. Perkembangan teknologi geospasial saat ini memungkinkan siapapun, kapanpun dan dimanapun dapat mengakses informasi tentang sumberdaya alam, pariwisata, juga lingkungan. Platform ini tersebar luas mulai dari Google Earth, Google Maps, Bing Maps, Living Atlas Esri, Global Wind Atlas, dan berbagai platform lain yang disiapkan oleh lembaga berwenang seperti: BIG, ESDM, Kehutanan dsb.

Pemandangan Sisi Utara Wilayah Kediri Kota dari Selomangkleng (Dok.pri)

Pada hari Sabtu, 6 Juni 2026, tim pengabdian Geografi dan IPS, FIS, Universitas Negeri Malang bersama-sama dengan perwakilan MGMP Kabupaten dan Kota Kediri mengadakan kegiatan dengan judul: Penguatan Keterampilan dan Wawasan Geografi dalam Pemanfaatan Teknologi Geospasial Berbantuan Website Digital Atlas Project Pada MGMP Geografi Kediri. Adapun penyampaian materi dilakukan oleh Listyo Yudha Irawan, S.Pd., M.Pd., M.Sc. dan Dr. Fahrudi Ahwan Ikhsan, S.Pd., M.Pd. Hadir pula Bapak Eka Prayitna, S.Pd selaku pembina senior MGMP Kediri serta Ibu Sumarni, M.Pd selaku ketua MGMP.

Penandatanganan IA oleh Kaprodi S1 Pendidikan Geografi, UM dengan MGMP Kabupaten Kediri (Dok.pri)

Secara ringkas kedua pemateri menyampaikan pentingnya penggunaan teknologi geospasial dalam penerapan kurikulum deep learning di sekolah. Bapak dan Ibu Guru Geografi diberikan pemahaman bahwa saat ini melalui berbagai platform yang tersedia baik lokal maupun global dapat dengan langsung digunakan tanpa perlu kemampuan penguasaan IT yang mumpuni. Sebagai contoh model 3 Dimensi untuk mengamati morfologi Puncak Gunung api Kelud dapat dilihat langsung melalui aplikasi Google Earth. Demikian halnya alur, pola, dan sedimentasi Sungai Brantas juga dapat dideteksi melalui penggunaan Living Atlas Esri. Sementara Global Wind Atlas dapat memberikan informasi tentang cuaca dan suhu. 

Dalam kegiatan ini Guru-guru Geografi sangat antusias untuk mendalami materi dan menerapkan aplikasi yang telah disampaikan. Harapannya melalui pengetahuan Geospasial siswa akan semakin tertarik belajar Geografi dan Ilmu Kebumian beserta aplikasinya. Dengan kemampuan yang adaptif ini diharapkan mampu memenuhi tantangan pembelajaran di masa kini dan akan datang yang penuh tantangan.

 

Ditulis oleh: 

Listyo Yudha Irawan, Aulia Amatullah, Isha Pure, dan Yuni Auliafani.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pemanfaatan Teknologi Geospasial untuk Pembelajaran Bentang Alam Kediri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now