Banner Iklan

Revitalisasi Kurikulum dan Perkuat Visi Keilmuan, Libatkan Pakar Indonesia-Thailand

JSN Admin 2
05 Agustus 2026 • 13.41 WIB
FBS Unesa menggelar revitalisasi kurikulum dan memperkuat visi keilmuan dengan melibatkan pakar Indonesia dan Thailand./dok.Unesa

BATU | JATIMSATUNEWS.COM: Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menggelar kegiatan Revitalisasi Kurikulum, Pembaruan Visi Keilmuan Program Studi, Uji Publik, dan Sanctioning pada 3–4 Agustus 2026 di Hotel Horison Trunojoyo, Batu.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat mutu akademik sekaligus memastikan kurikulum yang diterapkan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan dunia kerja, dan tuntutan global.

Kegiatan tersebut melibatkan tujuh program studi, yakni S-1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, S-1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Kampus Magetan, S-1 Sastra Indonesia, S-2 Pendidikan Bahasa dan Sastra, S-2 Pendidikan Bahasa Indonesia, S-3 Pendidikan Bahasa dan Sastra, serta S-3 Pendidikan Bahasa Indonesia.

Rangkaian kegiatan diawali dengan revitalisasi kurikulum dan pembaruan visi keilmuan setiap program studi.

Selanjutnya, dokumen kurikulum dibahas dalam forum uji publik yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk memperoleh masukan konstruktif sebelum memasuki tahap sanctioning sebagai proses validasi akademik akhir.

Tahap sanctioning menghadirkan pakar nasional dan internasional. Hadir secara luring Prof. Dr. Djoko Saryono, M.Pd. dari Universitas Negeri Malang yang memberikan berbagai rekomendasi mengenai penguatan capaian pembelajaran, struktur kurikulum, serta pengembangan visi keilmuan program studi agar selaras dengan perkembangan pendidikan tinggi.

Sementara itu, secara daring hadir Dr. Saran Chantalay, Dean of the Faculty of Liberal Arts, Maejo University, Thailand. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya pengembangan kurikulum yang adaptif, berorientasi pada kompetensi global, serta mendorong kolaborasi internasional untuk meningkatkan kualitas lulusan.

Ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa revitalisasi kurikulum merupakan bagian dari komitmen Unesa dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi profesional, kemampuan beradaptasi terhadap perubahan, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

"Revitalisasi kurikulum bukan sekadar memenuhi tuntutan regulasi, tetapi menjadi momentum untuk menghadirkan proses pembelajaran yang lebih inovatif, relevan, dan berorientasi pada kebutuhan masa depan. Masukan dari para pakar nasional maupun internasional menjadi bekal penting dalam penyempurnaan kurikulum setiap program studi," ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Unesa menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola akademik yang berkualitas melalui penyusunan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), pembaruan visi keilmuan yang responsif terhadap perkembangan zaman, serta sistem penjaminan mutu yang berkelanjutan.

Hasil dari rangkaian revitalisasi, uji publik, dan sanctioning diharapkan mampu menghasilkan kurikulum yang lebih inovatif, adaptif, dan berdaya saing global.(WAF)

Editor: YAN

Baca juga: Pemberdayaan PKK Desa Pengalangan Hasilkan Merchandise Kayu, Unesa Perkuat Ekonomi Kreatif Masyarakat


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Revitalisasi Kurikulum dan Perkuat Visi Keilmuan, Libatkan Pakar Indonesia-Thailand

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?