Banner Iklan

Kajian dan Sekolah Relawan PSGAD UIN Malang Perkuat Komitmen Kampus Inklusif dan Ramah Gender

JSN Admin 2
27 Juni 2026 | 15.11 WIB Last Updated 2026-06-27T08:11:59Z
PSGAD UIN Malang memperkuat komitmen kampus inklusif dan ramah gender./dok.UIN Malang

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM - Pusat Studi Gender dan Anak (PSGAD) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Kajian dan Sekolah Relawan PSGAD secara hybrid (luring dan daring) pada Sabtu (27/6/2026). Kegiatan ini diikuti 35 relawan dari berbagai fakultas sebagai upaya memperkuat kapasitas mahasiswa dalam mewujudkan kampus yang inklusif, aman, dan ramah gender.

Kegiatan dibuka oleh Ketua LP2M UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. KH. Isroqunnajah, M.Ag., didampingi Ketua PSGAD, Hj. Aprilia Mega Rosdiana, M.Si dan pengurus PSGAD yang lain.

Dalam sambutannya, Dr. KH. Isroqunnajah, M.Ag menegaskan bahwa relawan PSGAD memiliki peran strategis dalam membangun lingkungan akademik yang menghargai keberagaman, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, serta bebas dari segala bentuk diskriminasi.

"Perguruan tinggi bukan hanya tempat mengembangkan ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang membentuk karakter yang menjunjung keadilan, kesetaraan, dan penghormatan terhadap martabat manusia. Relawan PSGAD diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu mengedukasi, mendampingi, dan menumbuhkan budaya kampus yang aman, inklusif, serta ramah bagi semua," ujarnya.

Sementara itu, Ketua PSGAD UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Hj. Aprilia Mega Rosdiana, M.Si., menjelaskan bahwa Kajian dan Sekolah Relawan merupakan program pembinaan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepedulian mahasiswa terhadap isu kesetaraan gender, perlindungan anak, serta kelompok rentan.

"Relawan adalah mitra strategis PSGAD dalam menyebarluaskan nilai-nilai inklusivitas di lingkungan kampus. Kami berharap para relawan tidak hanya memahami konsep kesetaraan dan perlindungan, tetapi juga mampu mengimplementasikannya melalui aksi nyata, sehingga tercipta budaya akademik yang aman, nyaman, dan berkeadilan," ungkapnya.

Ketua LP2M UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Isroqunnajah, didampingi Ketua PSGAD Aprilia Mega Rosdiana, dan pengurus PSGAD yang lain./dok.UIN Malang

Selama kegiatan, peserta mengikuti kajian dan diskusi mengenai kesetaraan gender, perlindungan anak, pencegahan kekerasan, serta strategi membangun lingkungan pendidikan yang aman dan inklusif. Kegiatan ini juga menjadi wadah berbagi pengalaman sekaligus memperkuat sinergi antarmahasiswa dari berbagai fakultas.

Melalui kegiatan ini, PSGAD bersama LP2M UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam mewujudkan kampus yang inklusif, responsif gender, aman, dan berkeadilan bagi seluruh sivitas akademika. (Mif)

Editor: YAN


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kajian dan Sekolah Relawan PSGAD UIN Malang Perkuat Komitmen Kampus Inklusif dan Ramah Gender

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now