Wabup Pasuruan Gus Shobih (tengah), Gus Bay ( batik hitam )
PASURUAN| JATIMSATUNEWS.COM: Gelaran Ramadan Fest 2026 yang digagas Karang Taruna Laskar Wongsopati Kecamatan Grati berlangsung semarak, Rabu, 4 Maret 2026
Bertempat di kawasan Perumahan Dewe Residence Lake View, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan peran pemuda dalam bidang sosial, keagamaan, dan ekonomi masyarakat.
Wakil Bupati Pasuruan, Gus Shobih, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi inisiatif Karang Taruna Kecamatan Grati menyelenggarakan festival Ramadan di pertengahan bulan suci.
“Alhamdulillah, di pertengahan Ramadan ini sahabat-sahabat Karang Taruna bisa menggelar Ramadan Fest. Mudah-mudahan kegiatan ini membuahkan hasil dari cita-cita besar yang telah dirancang,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Karang Taruna memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah menyelenggarakan kesejahteraan sosial di tengah masyarakat. Sesuai regulasi Kementerian Sosial, Karang Taruna memang dilahirkan untuk menjadi mitra pemerintah dalam pembangunan sosial.
“Karang Taruna ini bukan organisasi kaleng-kaleng. Dasarnya jelas, dan fungsinya adalah membantu pemerintah dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial. Karena itu harus memahami data sosial agar programnya tepat sasaran,” tegas Gus Shobih.
Sementara itu, Ketua MWCNU Grati, Gus Bay, dalam sambutan awal mengisahkan latar belakang penamaan Karang Taruna Wongsopati. Ia mengaku diundang secara khusus oleh para pengurus untuk dimintai saran terkait nama yang memiliki nilai historis dan inspiratif.
“Saya diminta memberi masukan nama yang mengandung semangat perjuangan. Kita belajar dari sejarah, dari spirit perjuangan Pangeran Diponegoro dalam Perang Jawa tahun 1825–1830 yang menggerakkan santri dan laskar melawan penjajah,” tutur Gus Bay.
Menurutnya, semangat perjuangan itu menyebar ke berbagai daerah, termasuk wilayah Pasuruan. Salah satu sesepuh yang dikenal di Grati adalah Mbah Wongsopati, murid Pangeran Diponegoro yang kemudian dijadikan inspirasi nama Karang Taruna sebagai simbol keberanian, keteguhan, dan perjuangan.
Gus Bay juga menyinggung lukisan karya Raden Saleh yang menggambarkan penangkapan Pangeran Diponegoro sebagai pengingat bahwa sejarah harus menjadi pelajaran bagi generasi muda.
“Sejarah seperti Sumpah Pemuda harus menjadi penguat karakter pemuda hari ini. Jangan sampai kita tercerabut dari akar sejarah,” pesannya.
Ramadan Fest 2026 menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari lomba adzan, tilawah, fashion, vlog, bazar UMKM, pasar murah, talkshow hingga santunan anak yatim.
Antusiasme warga terlihat tinggi sejak hari pertama pelaksanaan.
Mewakili Camat Grati, Agus Zakariya menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk menggali potensi generasi muda.
“Kalau kita tahu anak-anak punya bakat, baik adzan, tilawah, atau lainnya, harus dimaksimalkan. Dari sejarah pun kita bisa mengambil pelajaran untuk membangun masa depan,” ujarnya.
Mas Fadh, Bendahara Karang Taruna Kabupaten Pasuruan, menyampaikan bahwa Ramadan Fest di Kecamatan Grati ini merupakan kali pertama digelar oleh Karang Taruna setempat. Ia menjelaskan, di kecamatan lain kegiatan serupa sudah rutin dilaksanakan setiap tahun, khususnya di wilayah Pasuruan Timur yang dikenal aktif mengadakan agenda Ramadan.
Ia mengapresiasi kolaborasi perdana antara Karang Taruna Wongsopati Kecamatan Grati dan Dewe Group yang dinilai memiliki semangat yang sama dalam memajukan Pasuruan Timur. Menurutnya, sinergi ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Pasuruan dan Karang Taruna Kabupaten, sehingga ke depan diharapkan kerja sama tersebut dapat terus berlanjut dan semakin berkembang.
Sementara itu, Deny pimpinan Dewe Residence menyatakan komitmennya untuk terus berkolaborasi membina generasi muda agar lebih kreatif dan memiliki wawasan kewirausahaan.
Kegiatan ditutup dengan doa oleh Kepala KUA Grati, Jamaludin, yang berharap Ramadan Fest menjadi agenda rutin tahunan yang semakin besar dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan pemuda, Ramadan Fest 2026 menjadi bukti bahwa Karang Taruna Wongsopati Grati siap menjadi garda terdepan dalam membangun kesejahteraan sosial berbasis semangat sejarah dan nilai keislaman.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?