Banner Iklan

Ada Ezra Walian, Timnas Indonesia Hadapi FIFA Series 2026 dengan 3 Pemain Lama dan 3 Wajah Baru Pilihan John Herdman

Admin JSN
09 Maret 2026 | 15.47 WIB Last Updated 2026-03-09T08:53:22Z
Pelatih John Herdman memanggil 6 pemain berbeda dibanding skuat era Patrick Kluivert untuk menghadapi FIFA Series 2026./Instagram @timnasindonesia

JAKARTA | JATIMSATUNEWS.COM - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman telah menetapkan daftar 41 pemain sementara untuk menghadapi FIFA Series 2026 Maret ini.

Rilis Garuda Calling ini dilakukan PSSI pada Senin (9/3) dini hari WIB dan menampilkan adanya enam pemain berbeda dibanding skuat timnas era Patrick Kluivert.

Ada tiga pemain lama dan tiga pemain baru yang dipanggil John Herdman untuk daftar sementara (provisional) ini. Siapa saja?

1. Ezra Walian, 28 tahun 9 laga 3 gol, absen 3 tahun (Persik Kediri) penyerang/gelandang
2. Elkan Baggott, 23 tahun 24 laga 2 gol, absen 2 tahun (Ipswich Town/Inggris) bek
3. Witan Sulaeman, 24 tahun 49 laga 9 gol, absen 1 tahun (Persija Jakarta) gelandang/penyerang
4. Fajar Fathurrahman, 23 tahun debut (Persija Jakarta) bek
5. Tim Geypens, 20 tahun debut (FC Emmen/Belanda) bek/penyerang
6. Jens Raven, 20 tahun debut (Bali United) penyerang.

Berdasarkan daftar tersebut diketahui tiga pemain lama yang kembali masuk timnas adalah Ezra Walian, Elkan Baggott, dan Witan Sulaeman.

Lalu, tiga pemain baru yang dimaksud adalah Fajar Fathurrahman, Tim Geypens, dan Jens Raven.

Ezra Walian menjadi pemain terlama yang absen membela Timnas Indonesia. Ia terakhir kali masuk skuat Garuda pada Piala AFF 2020 yang digelar 2021 hingga 1 Januari 2022.

Pertandingan terakhirnya adalah saat semifinal leg kedua kontra tuan rumah turnamen, Singapura pada 25 Desember 2021. Ezra bermain 54 menit dan mencetak 1 gol. Gol ke gawang Singapura ini menjadi yang ketiga dalam sembilan penampilannya sejak debut senior pada 21 Maret 2017 melawan Myanmar.

Saat itu, Ezra Walian debut ketika Indonesia dilatih Luis Milla. Pemain kelahiran Amsterdam ini debut sebagai pemain pengganti sejak awal babak kedua saat Indonesia kalah 1-3.

Ezra kembali dipanggil saat Indonesia dilatih Shin Tae-yong. Ia bermain dalam dua laga uji coba melawan Afghanistan dan Myanmar. Saat melawan Myanmar, ia mencetak gol perdananya dan Indonesia menang 4-1.

Ia kemudian masuk skuat Piala AFF 2020 yang terpusat di Singapura. Di turnamen ini ia bermain enam kali dan mencetak 2 gol, serta melewatkan dua pertandingan final. Selain gol ke gawang Singapura, ia juga menjebol gawang Laos pada fase grup.

Setelah itu, ia tidak dibawa Shin Tae-yong di ajang-ajang berikutnya hingga akhir kepelatihannya pada 2024.

Ketika Indonesia dilatih Patrick Kluivert pada 2025, Ezra yang menjadi kapten Persik Kediri masih tidak mendapat kesempatan untuk kembali membela Garuda. Padahal, pada waktu yang sama, Kluivert memberi kesempatan kepada Stefano Lilipaly (36 tahun) untuk kembali memakai seragam timnas Indonesia setelah terakhir kali membela Garuda pada 2023.

Kini, di awal kepelatihan John Herdman, mantan pemain Jong Ajax, Almere City, dan RKC Waalwijk ini mendapat kesempatan kembali memakai jersei Garuda di dada.

Beralih ke Elkan Baggott, terakhir kali ia masuk skuat timnas senior pada Piala Asia 2023 yang berlangsung Januari-Februari 2024 di Qatar.

Pertandingan babak 16 besar kontra Australia menjadi laga terakhir Elkan memakai jersei Garuda. Setelahnya, ia absen mulai lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran kedua Maret dan Juni hingga putaran keempat pada Oktober 2025 ketika timnas dilatih Kluivert.

Kini, ia mendapat kesempatan kembali memperkuat Timnas Indonesia setelah terakhir kali bermain di bawah asuhan Shin Tae-yong.

Lanjut ke Witan Sulaeman, ia terakhir kali masuk skuat Garuda pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang berlangsung November 2024.

Mantan pemain AS Trencin ini terakhir kali bermain sebagai starter saat kalah 1-2 dari tuan rumah China pada lanjutan kualifikasi Piala Dunia putaran ketiga (15/10) pada 2024.

Lalu, terakhir kali bermain pada laga melawan Jepang (15/11) ketika menjadi pengganti saat kalah 0-4.

Ketika Indonesia menang 2-0 atas Arab Saudi di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta (19/11), ia hanya menghangatkan bangku cadangan.

Saat Indonesia dilatih Kluivert, ia kalah bersaing dengan Egy Maulana Vikri yang masih mendapat kesempatan untuk dipanggil timnas. Kini, ia dapat bereuni dengan Egy yang notabene sering bahu-membahu sejak kelompok umur.

Setelah tiga pemain lama yang comeback tersebut, ada juga tiga pemain baru yang pertama kali mendapat panggilan timnas senior.

Fajar Fathurrahman menjadi salah satu pemain berpengalaman di timnas kelompok umur dengan memperkuat Indonesia U-16, U-19, dan U-23 dalam total 27 pertandingan.

Namun, ia belum pernah mendapat panggilan timnas senior pada era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert.

Padahal, pemain yang seumurannya atau lebih muda pernah dipanggil timnas senior setidaknya untuk Piala AFF 2024. Seperti Cahya Supriadi (23 tahun), Dony Tri Pamungkas (21 tahun), dan Victor Dethan (21 tahun). Bahkan, Muhammad Ferarri (22 tahun) dan Arkhan Fikri (21 tahun) mendapat kesempatan bermain di ajang internasional selain Piala AFF 2024.

Maka, pemanggilan dari John Herdman adalah kesempatan berharga baginya untuk berlatih bersama penggawa timnas senior untuk pertama kali.

Jens Raven juga menjadi pemain berikutnya yang berpengalaman di kelompok umur.

Sejak diproses naturalisasi pada 2024, ia total memainkan 29 pertandingan bersama Timnas U-20--termasuk di Toulon Cup--dan U-23 serta mencetak 17 gol.

Berbeda dengan Mauro Zijlstra (21 tahun) yang langsung mendapat debut timnas senior usai WNI pada 29 Agustus 2025, Raven diprioritaskan terlebih dahulu untuk level kelompok umur.

Inilah mengapa, saat Shin Tae-yong dan Kluivert melatih, ia tidak mendapat panggilan timnas senior.

Jika Raven masih mendapat banyak pengalaman bersama Garuda junior, Tim Geypens yang pernah bermain di Toulon Cup 2024 bersama Indonesia U-20, justru tidak pernah membela Garuda usai resmi WNI pada 8 Februari 2025.

Saat itu, ia dan Dion Markx (20 tahun) melakukan sumpah WNI bersama Ole Romeny (25 tahun). Nama terakhir langsung diproyeksikan menjadi tulang punggung timnas senior. Sedangkan, Tim dan Dion untuk timnas U-20.

Hanya saja, keduanya batal memperkuat timnas U-20 di Piala Asia U-20 2025 karena terlambat didaftarkan ke AFC.

Sejak itu, Tim Geypens tidak bermain untuk timnas kelompok umur dan apalagi senior. Sebetulnya, ia mendapat panggilan untuk membela timnas U-23 di SEA Games 2025 Thailand. Namun, pihak klub menolak untuk melepas Tim karena turnamen tersebut di luar kalender FIFA.

Inilah mengapa, Tim Geypens justru tidak pernah membela Garuda sejak menjadi WNI di berbagai kelompok umur, sedangkan Dion Markx sudah mengemas lima pertandingan bersama U-23.

Dari enam pemain tersebut, menarik ditunggu apakah semuanya mendapat kesempatan untuk masuk daftar susunan pemain (DSP) pada FIFA Series 2026, atau ada yang sama sekali tidak masuk DSP di antara dua pertandingan yang akan dijalani.

Indonesia akan menghadapi Saint Kitts dan Nevis terlebih dahulu pada 27 Maret 2026 dan melawan salah satu di antara Bulgaria atau Kepulauan Solomon pada 30 Maret 2026 di GBK. ***

Penulis: YAN

Baca juga: Daftar 41 Pemain Timnas Indonesia era Debut John Herdman


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Ada Ezra Walian, Timnas Indonesia Hadapi FIFA Series 2026 dengan 3 Pemain Lama dan 3 Wajah Baru Pilihan John Herdman

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now