Banner Iklan

Sedekah Bumi Desa Ngradin: Wujud Syukur Warga kepada Alam, Ditutup Pentas Ketoprak dan Tari Tradisional

Admin JSN
10 Agustus 2026 • 09.26 WIB

Padangan, Bojonegoro – Desa Ngradin, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur



BOJONEGORO | JATIMSATUNEWS.COM : Warga Desa Ngradin, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, menggelar tradisi Sedekah Bumi pada Jumat pagi tanggal 24 Juli 2026. Acara tahunan ini digelar sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat kepada alam atas rezeki dan hasil bumi yang telah diberikan sepanjang tahun. Rangkaian acara berlangsung dari pagi hingga malam hari, diawali dengan pembagian makanan antar-dusun dan doa bersama, lalu ditutup dengan pentas seni ketoprak dan tari-tarian tradisional yang diiringi gamelan.

Sejak pagi, warga dari masing-masing dusun di Desa Ngradin sudah bersiap membawa makanan dari rumah masing-masing untuk dibawa ke lokasi acara. Uniknya, makanan yang dibawa oleh warga satu dusun kemudian dibagikan kepada warga dari dusun lain, sehingga tercipta semangat berbagi dan kebersamaan antarwilayah di desa tersebut.

Kepala Dusun (Kasun) setempat menjelaskan bahwa tradisi saling bertukar makanan ini menjadi inti dari kebersamaan warga saat Sedekah Bumi berlangsung.

“Jadi setiap dusun itu bawa makanan dari rumah masing-masing, nanti dibagi ke dusun yang lain. Bukan dimakan sendiri, tapi saling tukar. Itu yang bikin acara ini terasa guyub,” ujar Bapak Suwandi, Kasun setempat.

Sebelum makanan yang telah dikumpulkan dibagikan dan dinikmati bersama, warga terlebih dahulu melaksanakan doa bersama. Doa ini dipanjatkan sebagai bentuk terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil bumi yang telah diterima, sekaligus permohonan agar rezeki warga desa senantiasa dilancarkan pada masa mendatang.

Kepala Desa Ngradin beserta Ibu Camat turut hadir dan memberikan sambutan dalam rangkaian doa bersama tersebut. Ia mengajak seluruh warga untuk terus melestarikan tradisi Sedekah Bumi sebagai warisan budaya sekaligus momentum mempererat persaudaraan antarwarga.

“Sedekah Bumi ini intinya rasa syukur kita kepada bumi, kepada alam yang sudah kasih hasil panen dan rezeki buat warga desa. Kita doa bersama, minta supaya ke depannya rezeki warga tambah lancar,” ujar Bapak Ngatemin, Kepala Desa Ngradin.



Usai doa bersama, makanan yang telah dibagikan dibawa pulang oleh masing-masing warga untuk dinikmati bersama keluarga di rumah.

Rangkaian acara Sedekah Bumi tidak berhenti di sesi pagi. Namun berlangsung dari sore hingga malam hari, warga kembali berkumpul untuk menyaksikan pentas seni ketoprak yang diiringi alunan gamelan. Selain ketoprak, sejumlah penampilan tari tradisional turut memeriahkan acara dan menjadi hiburan yang dinantikan warga, khususnya generasi muda desa.
Salah seorang warga yang turut menyaksikan rangkaian acara mengaku senang karena tradisi ini masih terus dilestarikan setiap tahun.

“Seneng banget, soalnya acara kayak gini nggak cuma buat seru-seruan aja, tapi juga ngajarin kita buat selalu bersyukur sama alam. Apalagi sorenya ada ketoprak sama tari-tarian, jadi rame,” ujar salah satu warga Desa Ngradin.

Pentas seni yang digelar pada sore hingga malam hari ini sekaligus menjadi penutup dari keseluruhan rangkaian tradisi Sedekah Bumi di Desa Ngradin tahun ini.


Penulis :Mahasiswa KKN Kelompok 53 Desa Ngradin Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Sedekah Bumi Desa Ngradin: Wujud Syukur Warga kepada Alam, Ditutup Pentas Ketoprak dan Tari Tradisional

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?