Banner Iklan

Psikoedukasi Manajemen Emosi di SMPN 3 Singosari oleh Mahasiswa BBM UM Untuk Mengelola Emosi

Eko Rudianto
06 Agustus 2026 • 11.21 WIB


MALANG | JATIMSATUNEWS.COM : Mahasiswa Belajar Bersama Masyarakat (BBM) Universitas Negeri Malang melaksanakan program Psikoedukasi Manajemen Emosi bagi siswa kelas VII SMPN 3 Singosari sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini didampingi oleh guru Bimbingan dan Konseling (BK) yaitu Maria Ulfa, M.Psi, serta dosen pembimbing lapangan yaitu Dr. Nur Eva, S.Psi., M.Psi., Psikolog, program ini berlangsung secara bertahap mulai 29 Juni hingga 28 Juli 2026. Program ini dirancang untuk membantu peserta didik memahami, mengenali, dan mengelola emosi secara sehat melalui rangkaian materi dan diskusi interaktif. 

Program psikoedukasi ini merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat, yang menjadi bagian dari pelaksanaan Belajar Bersama Masyarakat Universitas Negeri Malang. Masa remaja merupakan periode yang ditandai dengan berbagai perubahan fisik, sosial, dan emosional sehingga siswa memerlukan keterampilan dalam mengelola emosi agar dapat beradaptasi dengan lingkungan, membangun hubungan sosial yang positif, serta menghadapi berbagai tantangan yang muncul dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian kegiatan diawali pada Senin, 29 Juni 2026 dengan pelaksanaan pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal siswa mengenai manajemen emosi. Setelah itu, Hidayatul M. Jamaliah, M.Psi., Psikolog selaku pemateri menyampaikan materi Manajemen Emosi, meliputi pengenalan berbagai jenis emosi, pentingnya mengenali emosi diri, serta cara mengekspresikan emosi secara tepat. Selama sesi berlangsung, peserta tampak antusias mengikuti penjelasan dan aktif berdiskusi dengan para pemateri.

Pertemuan kedua yang dilaksanakan pada Senin, 6 Juli 2026 mengangkat materi mengenai Regulasi Diri dan Strategi Coping. Dalam sesi ini, siswa diajak memahami pentingnya mengendalikan pikiran, perasaan, dan perilaku ketika menghadapi situasi yang menantang. Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan berbagai strategi coping yang dapat diterapkan untuk mengatasi stres maupun tekanan yang sering dialami remaja. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui diskusi dan tanya jawab.

Selanjutnya, pada Senin, 14 Juli 2026, pemateri menyampaikan Keterampilan Sosial sebagai bekal bagi siswa untuk membangun hubungan yang sehat dengan teman sebaya maupun lingkungan sekolah. Setelah penyampaian materi, peserta diminta untuk mengerjakan worksheet studi kasus mengenai materi yang sudah mereka pelajari. Kegiatan ini bertujuan melatih kemampuan siswa dalam menganalisis situasi dan dapat menemukan solusi yang tepat. Pada akhir sesi, seluruh peserta mengisi post-test sebagai bentuk evaluasi terhadap peningkatan pemahaman setelah mengikuti seluruh rangkaian psikoedukasi.

Tidak hanya berfokus pada siswa, program ini juga melibatkan tenaga pendidik melalui kegiatan pemaparan hasil psikoedukasi yang dilaksanakan pada Senin, 21 Juli 2026. Pada kegiatan ini, mahasiswa BBM memaparkan hasil pengolahan data pre-test dan post-test kepada guru pendidik sebagai bahan evaluasi. Pemaparan hasil psikoedukasi ini menjadi wadah diskusi mengenai pemahaman sosial-emosional siswa kelas VII sekaligus memberikan gambaran mengenai efektivitas program psikoedukasi yang telah dilaksanakan. Hasil evaluasi ini diharapkan dapat menjadi salah satu referensi bagi sekolah untuk mendukung pembinaan karakter dan kesehatan mental peserta didik.

Rangkaian kegiatan ini akhirnya ditutup pada Senin, 24 Juli 2026 melalui acara penutupan yang dihadiri oleh mahasiswa BBM, guru BK, dosen pembimbing lapangan, serta pihak sekolah. Pada kesempatan tersebut dilakukan penyampaian apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program. Penutupan kegiatan juga menjadi pertanda berakhirnya Psikoedukasi selama pelaksanaan BBM di SMPN 3 Singosari.

Melalui program Psikoedukasi Manajemen Emosi ini, mahasiswa BBM Universitas Negeri Malang berharap siswa tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai pengelolaan emosi, regulasi diri, strategi coping, dan keterampilan sosial, tetapi siswa juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain memberikan manfaat bagi peserta didik, hasil kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi masukan bagi pihak sekolah dalam mengembangkan program pembinaan yang berkelanjutan.



Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Psikoedukasi Manajemen Emosi di SMPN 3 Singosari oleh Mahasiswa BBM UM Untuk Mengelola Emosi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?