![]() |
| Dokumentasi Penyemaian Benih Hidroponik dan Prinsip 3R di Pondok Pesantren Darunnajah Tulungagung |
TULUNGAGUNG | JATIMSATUNEWS.COM : Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Jawa Timur mengadakan edukasi penyemaian benih tanaman hidroponik sebagai bagian dari pertanian perkotaan (urban farming) dan penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) bertajuk “Reuse, Plant, Grow: Bertani Hidroponik dengan Limbah Plastik” di Pondok Pesantren Darunnajah, Kabupaten Tulungagung, Senin, 27 Juli 2026.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para santri mengenai budidaya tanaman secara hidroponik sebagai solusi pertanian modern yang efisien, sekaligus menanamkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah melalui prinsip 3R. Edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya hidup ramah lingkungan dan mendukung ketahanan pangan di lingkungan pesantren.
Dosen UPN Veteran Jatim, Reza Mehdi Fauzi, menjelaskan mengenai konsep dasar urban farming, manfaat sistem hidroponik, serta tahapan penyemaian benih yang benar, mulai dari pemilihan benih, penggunaan media semai, proses penyiraman, hingga pemeliharaan bibit sebelum dipindahkan ke instalasi hidroponik. Para santri berkesempatan mengikuti praktik langsung penyemaian benih sehingga dapat memahami setiap tahapan secara aplikatif.
Selain pelatihan hidroponik, peserta diberikan pemahaman mengenai penerapan prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R) sebagai langkah sederhana namun efektif dalam mengurangi timbulan sampah. Tim pengabdian menjelaskan pentingnya mengurangi penggunaan barang sekali pakai, memanfaatkan kembali barang yang masih layak digunakan, serta mendaur ulang berbagai jenis limbah menjadi produk yang bernilai guna. Pendekatan tersebut diharapkan mampu membentuk perilaku peduli lingkungan di kalangan santri dan mendukung terciptanya lingkungan pesantren yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Antusiasme para santri terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan mengenai teknik budidaya hidroponik, serta mengikuti praktik penyemaian benih dengan penuh semangat. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengembangkan praktik urban farming secara mandiri di lingkungan pesantren maupun di masyarakat.
Ketua Pelaksana, Riska Ayu Dia Lestari, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi UPN Veteran Jawa Timur dalam mendukung pengembangan masyarakat melalui transfer ilmu pengetahuan dan teknologi yang aplikatif.
"Melalui edukasi penyemaian benih hidroponik dan penerapan prinsip 3R, kami berharap para santri memiliki keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Urban farming tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi media pembelajaran kewirausahaan dan kepedulian terhadap lingkungan," ujarnya.
Program ini juga sejalan dengan komitmen UPN Veteran Jawa Timur dalam memperkuat kegiatan pengabdian kepada masyarakat, termasuk melalui berbagai program pemberdayaan di lingkungan pesantren yang menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pondok pesantren, diharapkan lahir berbagai inovasi yang mampu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memperkuat budaya peduli lingkungan, serta mendorong terciptanya pesantren yang produktif, mandiri, dan berwawasan keberlanjutan.
Penulis : Reza Mehdi Fauzi



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?