Rangkaian kegiatan diawali dengan gotong royong yang melibatkan mahasiswa UM BBM, perangkat desa, dan warga dalam mempersiapkan lokasi serta berbagai kebutuhan acara. Semangat kebersamaan tampak dalam setiap proses persiapan, mulai dari penataan tempat hingga penyediaan perlengkapan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Sedekah Bumi.
Setelah persiapan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur dan harapan agar hasil pertanian masyarakat senantiasa melimpah serta diberikan keberkahan. Suasana kekeluargaan semakin terasa melalui kenduri, di mana masyarakat berkumpul dan menikmati hidangan bersama sebagai simbol persatuan, kebersamaan, dan rasa saling berbagi.
Sebagai puncak acara, masyarakat melaksanakan kirab hasil panen dengan membawa berbagai hasil bumi yang diperoleh dari lahan pertanian menuju lokasi kegiatan. Kirab tersebut menjadi simbol rasa syukur atas rezeki yang telah diberikan sekaligus menjadi wujud pelestarian tradisi yang diwariskan secara turun-temurun di Desa Jambangan.
Keikutsertaan mahasiswa UM BBM 2026 dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal sekaligus mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat. Melalui keterlibatan secara langsung, mahasiswa memperoleh pengalaman mengenai pentingnya menjaga nilai gotong royong, menghormati tradisi, serta membangun kolaborasi dengan masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan Sedekah Bumi ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui pelestarian warisan budaya dan penguatan identitas masyarakat, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
Melalui partisipasi dalam kegiatan Sedekah Bumi, UM BBM 2026 berharap tradisi yang menjadi identitas Desa Jambangan dapat terus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi mendatang. Semangat gotong royong, rasa syukur, serta kebersamaan yang tercermin dalam kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat ikatan sosial masyarakat sekaligus menjadi landasan dalam mewujudkan desa yang harmonis, berbudaya, dan berkelanjutan.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?