Kausar, Siswa MAN 2 Kota Malang bersama Kamad H Samsudin dan Kakankemenag Kabupaten Malang H. Akhmad Shampton
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa madrasah Indonesia di kancah INTERNASIONAL. Ahmad Kautsar Ramadani, siswa kelas XII G MAN 2 Kota Malang, berhasil meraih medali perunggu (bronze medal) dalam ajang International Chemistry Olympiad (IChO) yang diikuti para pelajar terbaik dari sekitar 90 negara.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti konsistensi MAN 2 Kota Malang dalam melahirkan generasi berprestasi yang mampu bersaing di level dunia sekaligus mengharumkan nama Indonesia di bidang sains.
Tiba di Tanah Air, tepatnya di Bandara Abdurrahman Saleh Kota Malang Selasa siang 21 Juli 2026 Ahmad Kautsar mengaku bersyukur atas capaian yang diraihnya. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjuangannya, mulai dari keluarga, pihak madrasah, Kementerian Agama, hingga para guru pembimbing.
"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung saya. Pengalaman yang paling berkesan adalah bisa bersosialisasi dan berkenalan dengan peserta dari berbagai negara," ujar Ahmad Kausar didamping ayah dan bundanya yang turut menyambut kedatangan.
Menurutnya, kompetisi berlangsung sangat kompetitif karena seluruh peserta merupakan siswa terbaik yang mewakili negaranya masing-masing.
"Persaingannya sangat ketat. Selisih nilai hanya 0,5 poin saja bisa menentukan perbedaan perolehan medali. Untuk kawasan Asia Tenggara, pesaing terberat datang dari Vietnam, Singapura, dan Thailand," ungkapnya.
Meski demikian, Ahmad Kautsar mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga berhasil membawa pulang medali perunggu untuk Indonesia.
Tak hanya bangga atas prestasi yang diraih dirinya berharap keberhasilannya dapat menjadi motivasi bagi adik-adik kelas di MAN 2 Kota Malang agar terus berani bermimpi besar dan berjuang meraih prestasi di tingkat internasional.
Ia juga mengaku bercita-cita menjadi seorang dosen. Setelah menempuh pendidikan tinggi nanti, Ahmad berkomitmen kembali ke almamaternya untuk berbagi pengalaman dan membimbing generasi berikutnya agar mampu mengikuti jejak prestasinya.
"Saya ingin prestasi ini menjadi penyemangat bagi adik-adik. Setelah nanti menyelesaikan kuliah, saya ingin ikut mendampingi dan berbagi ilmu kepada mereka agar semakin banyak siswa MAN 2 yang berprestasi di tingkat dunia," katanya.
Sementara itu, Kepala MAN 2 Kota Malang H. Samsudin, MPd menegaskan bahwa keberhasilan Kausar merupakan hasil dari proses pembinaan jangka panjang yang dilakukan madrasah dalam mengembangkan potensi akademik peserta didik.
Program pembinaan tidak hanya berorientasi pada pencapaian medali, tetapi juga membentuk sumber daya manusia unggul yang kelak mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa. Madrasah terus memberikan berbagai fasilitas pengembangan diri, pendampingan intensif, hingga dukungan psikologis agar siswa dapat mengoptimalkan bakat dan potensinya.
Selain itu, pihak madrasah juga terus membangun komunikasi yang erat dengan para orang tua. Dukungan keluarga dinilai menjadi faktor penting dalam keberhasilan siswa mengikuti berbagai program pembinaan, termasuk persiapan menuju kompetisi internasional.
Madrasah secara rutin menyampaikan perkembangan program kepada seluruh wali murid serta membuka ruang komunikasi agar setiap kendala yang dihadapi siswa dapat diselesaikan bersama.
"Harapan kami, anak-anak yang memiliki potensi dapat terus berkembang. Kami ingin mereka nantinya mengisi posisi-posisi strategis dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Indonesia. Karena itu, pembinaan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan orang tua sebagai mitra utama madrasah," ungkap H. Samsudin, M.Pd.
Kepala MAN 2 Kota Malang juga menyampaikan apresiasi atas konsistensi prestasi internasional yang terus diraih para siswanya. Saat ini, madrasah masih mempersiapkan sejumlah siswa lain yang akan berlaga di berbagai ajang sains dunia, termasuk International Earth Science Olympiad (IESO) di Italia.
Pihak madrasah berharap doa dan dukungan masyarakat terus mengalir agar para delegasi Indonesia mampu kembali mengharumkan nama bangsa melalui prestasi di tingkat internasional, sekaligus mempertegas posisi MAN 2 Kota Malang sebagai salah satu madrasah unggulan yang konsisten melahirkan generasi berprestasi di panggung dunia. Ans



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?