Banner Iklan

Qodari Soroti Substansi Pidato Prabowo yang Berorientasi pada Rakyat

Erdogan Thayyib
30 Juli 2026 • 11.03 WIB


SURABAYA, JATIMSATUNEWS.COM
– Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari mengajak publik melihat pidato Presiden Prabowo Subianto secara utuh dan tidak terpaku pada satu bagian tertentu. Menurutnya, pesan utama yang disampaikan Presiden berfokus pada upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui berbagai program strategis pemerintah.

Qodari menyampaikan hal tersebut saat menghadiri pelaksanaan uji coba Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital dan meninjau pembangunan Gedung Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 di Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Rabu (29/7/2026).

Menurutnya, selama ini pidato Presiden Prabowo secara konsisten menitikberatkan pada isu-isu yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat, mulai dari peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan hingga penguatan ketahanan pangan dan energi nasional.

“Kalau mengenai pernyataan Presiden, pidato Presiden, mari kita lihat rangkaian pidato Presiden, semuanya itu untuk membela kepentingan rakyat,” kata Qodari.

Ia menjelaskan sejumlah capaian dan agenda strategis pemerintah juga menjadi bagian penting dalam pidato tersebut, seperti upaya mewujudkan swasembada pangan, implementasi program biodiesel B50, hingga percepatan pengembangan proyek Blok Masela.

Selain itu, Qodari menyoroti komitmen pemerintah dalam menutup berbagai kebocoran penerimaan negara, termasuk praktik under-invoicing dan transfer pricing yang disebut berpotensi merugikan negara hingga ratusan triliun rupiah setiap tahun.

“Konsisten sekali pidato Presiden itu, selalu berbicara meningkatkan kesejahteraan petani, taraf hidup petani, taraf hidup nelayan, ketahanan pangan, swasembada beras, ketahanan energi, pencapaian B50,” ujarnya.

Saat dimintai tanggapan mengenai pernyataan Presiden Prabowo yang menyebut istilah londo ireng dalam pidatonya, Qodari memilih tidak memberikan penjelasan lebih lanjut. Ia kembali mengingatkan agar perhatian publik diarahkan pada substansi pidato Presiden, bukan pada satu istilah yang menjadi perbincangan.

“Substansi, teman-teman. Substansi,” ucapnya singkat.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya pada puncak Hari Lahir ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta Convention Center, Kamis (23/7/2026), menyampaikan istilah londo ireng ketika menyinggung pihak-pihak yang dinilainya lebih berpihak pada kepentingan bangsa lain. Pernyataan tersebut kemudian memicu beragam tanggapan di ruang publik.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Qodari Soroti Substansi Pidato Prabowo yang Berorientasi pada Rakyat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?