JAKARTA | JATIMSATUNEWS.COM: Pernyataan pemerintah yang menegaskan pentingnya peran pers dalam menjaga ruang dialog, demokrasi, dan persatuan bangsa mendapat apresiasi dari Ketua DPP LPKAN Indonesia, R. Muhammad Ali Zaini. Menurutnya, komitmen untuk menghargai kritik dan masukan dari masyarakat melalui media merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Ali Zaini menilai, hubungan antara pemerintah dan insan pers tidak seharusnya dibangun dalam suasana saling berhadapan, melainkan sebagai mitra strategis yang sama-sama memiliki tujuan menjaga kepentingan publik.
"Pers adalah mata dan telinga masyarakat. Kritik yang disampaikan media tidak boleh dipandang sebagai ancaman, tetapi sebagai bahan evaluasi agar pelayanan publik semakin baik. Pemerintah yang kuat justru adalah pemerintah yang berani mendengar kritik dan menjadikannya sebagai energi untuk berbenah," ujar Ali Zaini, Jumat (31/7/2026).
Ia menegaskan, demokrasi yang sehat hanya dapat tumbuh apabila ruang dialog tetap terbuka. Karena itu, setiap kritik yang disampaikan masyarakat melalui media harus dijawab dengan data, kebijakan, dan kerja nyata, bukan dengan sikap defensif.
Menurutnya, ketegasan dalam menjalankan pemerintahan tidak identik dengan sikap antikritik. Seorang pemimpin tetap dapat bersikap tegas dalam mengambil keputusan, namun di saat yang sama memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi.
"Ketegasan diperlukan untuk memastikan roda pemerintahan berjalan efektif. Namun, ketegasan harus dibarengi keterbukaan. Kritik adalah kontrol sosial yang dijamin dalam sistem demokrasi. Selama disampaikan secara bertanggung jawab, kritik harus dihormati," tegasnya.
Ali Zaini juga mengingatkan bahwa ukuran keberhasilan pemerintah pada akhirnya bukan terletak pada banyaknya pencitraan, melainkan pada hasil nyata yang dirasakan masyarakat. Pelayanan publik yang cepat, kebijakan yang berpihak kepada rakyat, serta kemampuan pemerintah menyelesaikan persoalan menjadi indikator utama keberhasilan.
"Masyarakat hari ini semakin cerdas. Mereka tidak hanya mendengar narasi, tetapi juga merasakan langsung manfaat kebijakan. Karena itu, pemerintah harus terus membuktikan kinerjanya melalui pelayanan yang berkualitas," katanya.
Di sisi lain, ia mengajak seluruh insan pers untuk tetap menjaga profesionalisme dengan menyajikan informasi yang berimbang, akurat, dan berlandaskan kode etik jurnalistik. Pers yang independen, menurutnya, memiliki peran besar dalam menjaga stabilitas nasional tanpa kehilangan fungsi kontrol terhadap penyelenggara negara.
LPKAN Indonesia berharap komunikasi yang harmonis antara pemerintah, media, dan masyarakat terus diperkuat melalui dialog yang konstruktif dan evaluasi berkelanjutan. Dengan demikian, demokrasi Indonesia akan semakin matang, sementara persatuan bangsa tetap terjaga di tengah berbagai dinamika sosial dan politik.
"Sinergi pemerintah, pers, dan masyarakat merupakan modal besar untuk membangun Indonesia yang lebih maju. Selama ruang dialog dijaga dan kritik diterima sebagai bagian dari perbaikan, maka kepercayaan publik terhadap pemerintah akan terus tumbuh," pungkas Ali Zaini.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?