Banner Iklan

Pemetaan Potensi Desa Kalikejambon: Inovasi Pemanfaatan Limbah Lokal untuk Mendukung SDGs Desa

Admin JSN
23 Juni 2026 | 17.15 WIB Last Updated 2026-06-23T10:19:59Z
Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur melakukan observasi dan pemetaan potensi Desa Kalikejambon, Jombang./dok.UPN Jatim

JOMBANG | JATIMSATUNEWS.COM - Mahasiswa Program Bina Desa melaksanakan kegiatan observasi dan pemetaan potensi desa di Desa Kalikejambon, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang.

Kegiatan ini merupakan langkah awal dalam merancang program pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada pemanfaatan sumber daya lokal dan pengolahan limbah menjadi produk yang bernilai guna.

Melalui survei lapangan dan diskusi bersama perangkat desa serta masyarakat, ditemukan berbagai potensi limbah organik yang melimpah dan berpeluang untuk dikembangkan menjadi produk inovatif yang memiliki nilai ekonomi sekaligus mendukung kelestarian lingkungan.

Hasil observasi menunjukkan bahwa Desa Kalikejambon memiliki kekayaan sumber daya alam yang cukup beragam, terutama dari sektor pertanian dan perkebunan.

Berbagai limbah organik yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal ternyata memiliki potensi besar untuk diolah menjadi produk yang bermanfaat bagi masyarakat.

Beberapa potensi yang menjadi fokus pengembangan dalam program Bina Desa antara lain pelepah pisang sebagai bahan baku keripik, tempurung kelapa sebagai bahan baku briket, serta kangkung liar sebagai bahan baku pupuk organik cair (POC).

Salah satu potensi yang ditemukan adalah pemanfaatan pelepah pisang yang banyak tersedia setelah masa panen. Selama ini pelepah pisang umumnya hanya dibiarkan membusuk atau dibuang begitu saja.

Padahal, bagian dalam pelepah pisang dapat diolah menjadi produk pangan berupa keripik yang memiliki cita rasa khas dan nilai jual. Melalui proses pengolahan yang tepat, pelepah pisang dapat menjadi alternatif produk makanan ringan yang tidak hanya mengurangi limbah organik, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat desa.

Selain itu, Desa Kalikejambon juga memiliki potensi pemanfaatan limbah tempurung kelapa menjadi briket biomassa. Tempurung kelapa yang sering dianggap sebagai limbah rumah tangga maupun hasil perkebunan memiliki kandungan karbon yang tinggi sehingga cocok digunakan sebagai bahan baku briket.

Produk briket dari tempurung kelapa dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif yang lebih ramah lingkungan dan memiliki daya bakar yang cukup baik. Inovasi ini berpotensi memberikan nilai tambah pada limbah kelapa sekaligus mendukung upaya pemanfaatan energi terbarukan di tingkat desa.

Mahasiswa Bina Desa dari UPN Veteran Jawa Timur di Kalikejambon, Jombang./dok.UPN Jatim

Potensi lainnya yang tidak kalah menarik adalah pemanfaatan kangkung liar menjadi pupuk organik cair (POC). Kangkung liar yang tumbuh di sekitar area persawahan dan saluran irigasi sering dianggap sebagai gulma yang mengganggu pertumbuhan tanaman.

Namun, tanaman ini sebenarnya mengandung bahan organik yang dapat difermentasi menjadi pupuk organik cair. POC berbahan kangkung liar dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung pertumbuhan tanaman secara alami. Selain membantu mengurangi penggunaan pupuk kimia, inovasi ini juga mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan.

Melalui pemetaan potensi desa ini, mahasiswa Bina Desa berupaya mengajak masyarakat untuk melihat limbah bukan sebagai sesuatu yang tidak berguna, melainkan sebagai sumber daya yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi.

Inovasi pengolahan pelepah pisang menjadi keripik, tempurung kelapa menjadi briket, dan kangkung liar menjadi pupuk organik cair merupakan bentuk pemanfaatan sumber daya lokal yang dapat mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Kegiatan pemetaan potensi desa ini sejalan dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) Desa, khususnya SDGs Desa 1 (Desa Tanpa Kemiskinan) melalui pengembangan usaha berbasis potensi lokal, SDGs Desa 2 (Desa Tanpa Kelaparan) melalui peningkatan nilai tambah hasil pertanian dan perkebunan.

Kemudian, SDGs Desa 7 (Energi Bersih dan Terbarukan) melalui pemanfaatan tempurung kelapa sebagai bahan bakar alternatif, SDGs Desa 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Desa) melalui penciptaan peluang usaha baru bagi masyarakat.

Lalu, SDGs Desa 12 (Konsumsi dan Produksi Desa Sadar Lingkungan) melalui pengolahan limbah menjadi produk yang bermanfaat, serta SDGs Desa 15 (Ekosistem Daratan) melalui pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan yang dilaksanakan pada 18 April 2026 ini, mahasiswa Bina Desa berharap masyarakat Desa Kalikejambon dapat semakin mengenali dan memanfaatkan potensi yang dimiliki desanya.

Dengan dukungan masyarakat dan pemerintah desa, berbagai inovasi berbasis limbah lokal tersebut diharapkan mampu berkembang menjadi produk unggulan desa yang memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan, sekaligus mendukung terwujudnya pembangunan desa yang mandiri dan berkelanjutan sesuai dengan tujuan SDGs Desa.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Binadesa Kelompok 1 yang terdiri Ina Dina Umayah (25031910292), Mulana Nur Alam (25031910294), Nurlia Dwi Puspitasari (23031010061), Suciana (23031010196), dan Deny Dwi Dharma Putra (23036010091) dengan DPL Dr. Ir. Sintha Soraya Santi, M.T.

Melalui kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat, program ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mendukung pencapaian SDGs Desa, khususnya dalam pengentasan kemiskinan, peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat, pelestarian lingkungan, serta penguatan ketahanan terhadap perubahan iklim melalui pemanfaatan sumber daya lokal yang berkelanjutan.

Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan program pemberdayaan berbasis SDGs dapat diakses melalui laman resmi UPN Veteran Jawa Timur (https://www.upnjatim.ac.id/) dan LPPM UPN Veteran Jawa Timur (https://lppm.upnjatim.ac.id/). Melalui berbagai program penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pemberdayaan desa, UPN Veteran Jawa Timur terus berkomitmen mendukung pembangunan berkelanjutan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kalikejambon, Jombang-18 April 2026

***

Editor: YAN


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pemetaan Potensi Desa Kalikejambon: Inovasi Pemanfaatan Limbah Lokal untuk Mendukung SDGs Desa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now