![]() |
| Mahasiswa Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur mengimplementasi probiotik di Tambak Segoro Sidoarjo./dok.UPN Jatim |
SIDOARJO | JATIMSATUNEWS.COM:
Implementasi Probiotik di Tambak Segoro Tambak Dukung Produktivitas Perikanan serta Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 14: Life Below Water
Penulis: Noni Firginia, Beta Cahaya Pertiwi, S.T., M.T.
Upaya dalam meningkatkan produktivitas tambak sekaligus dalam menjaga keberlanjutan lingkungan secara aktif terus dilaksanakan di Desa Segoro Tambak, Sedati, Sidoarjo.
Inovasi yang saat ini selalu diterapkan adalah aplikasi probiotik dalam budidaya hasil tambak, tepatnya untuk budidaya udang, dan perikanan air payau.
Program ini tidak hanya terhenti dalam upaya untuk meningkatkan hasil panen tambak, namun juga berkontribusi terhadap tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan nomor 14: Life Below Water serta Asta Cita Nomor 2.
Saat ini, aplikasi dari probiotik menjadi solusi yang diminati oleh pembudidaya karena dinilai secara efektif dapat membantu menjaga kualitas air, dan menekan pertumbuhan bakteri patogen yang dapat berpotensi menyebabkan penyakit pada komoditas budidaya dengan harga yang terpantau murah.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa probiotik berperan dalam meningkatkan kesehatan organisme budidaya, efisiensi pakan, serta tingkat kelangsungan hidup udang di tambak.
Program aplikasi probiotik di tambak Desa Segoro Tambak difokuskan sebagai bentuk pengelolaan ekosistem tambak yang lebih sehat dan sustainable.
Melalui penambahan mikroorganisme baik ke dalam media budidaya, kualitas perairan dinilai dapat lebih stabil sehingga meminimalisir resiko penurunan jumlah produksi karena serangan penyakit.
Tidak berhenti sampai di situ, tingkat kualitas perairan jauh lebih terjaga yang menunjukkan kontribusi pada SDGs 14: Life Below Water (Ekosistem Laut).
"Penggunaan probiotik tidak hanya berorientasi pada peningkatan hasil panen, namun terbukti menjadi langkah nyata dan apik dalam menuju budidaya yang lebih ramah lingkungan dengan mengurangi ketergantungan terhadap bahan kimia dan antibiotik," ujar salah satu pendamping program.
![]() |
| Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur mengimplementasi probiotik di Sidoarjo./dok.UPN Jatim |
Melalui program ini, masyarakat Desa Segoro Tambak diharapkan dapat meningkatkan daya saing sektor perikanan budidaya sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan pesisir.
Kolaborasi apik dan besinergi antara warga Desa Segoro Tambak, Fakultas Teknik dan Sains UPN Veteran Jawa Timur dalam program Bina Desa, dan berbagai pihak berpotensi menjadi contoh Desa Cerdas (Smart Village) yang berhasil mengintegrasikan teknologi ramah lingkungan untuk mendukung ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat pesisir laut. ***
Editor: YAN
Baca juga: Monitoring dan Evaluasi Program Bina Desa Kalikejambon




Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?