Foto: Eka Agustin Fu'adi
MALANG | JATIM SATU NEWS.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Eka Agustin Fu’adi, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), berhasil meraih Juara 2 Lomba Da’i Da’iyah Tingkat Nasional dalam ajang Olimpiade PAI dan Da’i Da’iyah Nasional 2026 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Agama Islam UIN K.H. Saifuddin Zuhri (SAIZU) Purwokerto.
Eka berhasil meraih Juara 2 Nasional pada cabang Lomba Da’i Da’iyah Tingkat Nasional, sebuah kompetisi yang menguji kemampuan peserta dalam menyampaikan pesan-pesan dakwah Islam secara komunikatif, inspiratif, dan relevan dengan tantangan masyarakat masa kini.
Kompetisi berlangsung sejak tahap pendaftaran pada Mei 2026 dan mencapai puncaknya pada babak final tanggal 21 Juni 2026, yang dilaksanakan secara luring (offline) di Auditorium Utama UIN K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto. Ajang nasional ini diselenggarakan oleh HMPS Pendidikan Agama Islam UIN SAIZU Purwokerto, dengan peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Babak penyisihan dilaksanakan secara daring, sedangkan babak final berlangsung secara langsung di Purwokerto.
Keberhasilan Eka Agustin Fu’adi tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi bukti kualitas mahasiswa PAI FITK UIN Malang dalam bidang dakwah dan komunikasi Islam. Di tengah persaingan yang ketat, Eka mampu menunjukkan kapasitas intelektual, penguasaan materi keislaman, serta kemampuan public speaking yang unggul sehingga berhasil menembus jajaran terbaik tingkat nasional.
Prestasi ini sekaligus memperkuat citra FITK UIN Malang sebagai institusi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga berhasil mencetak generasi muda yang mampu menjadi agen dakwah moderat, inspiratif, dan berwawasan luas. Perjalanan menuju podium nasional tidak diraih secara instan. Eka harus melalui serangkaian tahapan seleksi mulai dari pengumpulan karya, proses penjurian, hingga babak final yang mempertemukan para peserta terbaik dari seluruh Indonesia.
Dengan persiapan yang matang, penguasaan materi yang kuat, serta penyampaian dakwah yang menyentuh dan inspiratif, Eka berhasil memukau dewan juri dan meraih posisi Juara 2 Nasional. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa semangat belajar, latihan yang konsisten, dan keberanian untuk berkompetisi mampu mengantarkan mahasiswa menuju prestasi yang membanggakan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?