Kepala SMAN 6 Kota Malang Ernawati (tengah) bersama siswa siswi dalam kegiatan kartinian. Tegaskan Komitmen Sekolah Ramah Anak dan Anti Bullying
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: SMAN 6 Kota Malang terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan ramah anak. Sekolah menegaskan penolakan terhadap segala bentuk perundungan atau bullying yang dapat mengganggu kenyamanan maupun perkembangan peserta didik di lingkungan sekolah.
Komitmen tersebut terus digaungkan kepada seluruh warga sekolah, baik siswa, guru, maupun tenaga kependidikan sebagai bagian dari upaya membangun budaya sekolah yang positif, sehat, dan saling menghargai.
Kepala SMAN 6 Kota Malang, Ernawati menegaskan bahwa pihak sekolah tidak akan mentoleransi segala bentuk bullying di lingkungan sekolah.
“SMAN 6 Kota Malang berkomitmen menjadi sekolah ramah anak yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa. Kami menolak segala bentuk bullying, baik secara verbal, fisik, maupun melalui media sosial,” tegas Ernawati dalam wawancara, Senin, 25/ Mei /2026.
Menurutnya, apabila ditemukan adanya tindakan perundungan, sekolah akan mengambil langkah tegas sesuai aturan yang berlaku serta melakukan pendampingan terhadap siswa yang terlibat.
“Jika ada tindakan bullying, kami akan bertindak tegas dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan agar kejadian serupa tidak terulang. Pencegahan terus kami lakukan melalui pembinaan karakter, pengawasan guru, dan edukasi kepada siswa,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pendidikan karakter menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis dan inklusif.
“Kami ingin seluruh siswa merasa dihargai, dilindungi, dan memiliki ruang untuk berkembang secara positif di sekolah. Karena sekolah bukan hanya tempat belajar akademik, tetapi juga tempat membangun karakter dan masa depan anak-anak,” tambahnya.
Melalui semangat sekolah ramah anak, SMAN 6 Kota Malang berharap seluruh peserta didik dapat belajar dengan tenang, nyaman, serta tumbuh menjadi generasi yang berprestasi dan berakhlak baik.
Sekolah juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk orang tua dan lingkungan sekitar, untuk bersama-sama menciptakan budaya anti bullying demi terwujudnya dunia pendidikan yang lebih sehat dan humanis. Ans



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?