![]() |
| Megawati Hangestri bersama tantenya (foto pojok kiri-atas) berkunjung ke Korea Selatan dan disambut Yoo Soyeon, yang musim lalu menjadi penerjemah lisan Hyundai Hillstate./Instagram @signs09 |
SEOUL | JATIMSATUNEWS.COM - Kabar menarik hadir dari pemain bola voli Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi yang sudah resmi menjadi pemain baru Suwon Hyundai Hillstate.
Semula, ada dugaan dari penggemar bola voli Indonesia bahwa kesepakatan tertulis dicapai Megawati Hangestri dengan Hyundai Hillstate saat Pelatih Kang Sunghyung dan Manajer Umum klub berkunjung ke Yogyakarta, April lalu.
Namun, ternyata Megawati Hangestri sempat terbang ke Korea Selatan untuk bertemu dengan Manajer Umum Hyundai Hillstate dan disambut penerjemah lisan klub, Yoo Soyeon.
Momen ini terungkap melalui unggahan video berdurasi 10 menit 3 detik dari kanal YouTube Megawati Smash Up pada Rabu (13/5).
Kanal tersebut merupakan saluran resmi tentang Megawati yang dioperasikan Tante Mega, Ayun Saptarini. Hal ini dikonfirmasi melalui story Instagram pribadinya pada Kamis (14/5). Ayun mengaku sebagai pengambil video, dan penyusun narasi serta judul.
Melalui unggahan tersebut diketahui jika Mega bersama tantenya, berangkat ke Korea Selatan sekitar pada 6 Mei untuk mengurus keperluan administrasi.
Setibanya di Korea Selatan, mereka langsung ke Sejong Sports Medicine and Performance Center, Seoul.
Di tempat lain--diduga kantor klub, Mega dan Manajer Umum Hyundai Hillstate berfoto bersama dengan menunjukkan berkas yang disinyalir merupakan berkas kontrak kesepakatan kedua belah pihak.
Momen ini juga menunjukkan bahwa Hyundai Hillstate merupakan klub yang dinaungi Hyundai Construction--bukan Hyundai Motors, yang cabangnya juga ada di Indonesia.
Lalu, Mega berfoto dengan sebuah map putih yang terdapat tulisan Hyundai serta maskot klub yang bernama Hill-i.
![]() |
| Kedatangan Mega di bandara disambut Yoo Soyeon dan manajer umum Hyundai Hillstate./YouTube @MegawatiSmashUp |
![]() |
| Megawati Hangestri dan manajer umum Hyundai Hillstate menunjukkan berkas yang diduga merupakan berkas kontrak resmi./Instagram @neil_haihata_alzam |
![]() |
| Megawati Hangestri berfoto dengan map putih bertuliskan Hyundai dan maskot Hyundai Hillstate, Hill-i./Instagram @neil_haihata_alzam |
Selama di Korea Selatan, Mega didampingi penerjemah Yoo Soyeon yang kabarnya pernah tinggal sekitar 10 tahun di Indonesia. Sehingga, ia bisa berbahasa Korea, Inggris, dan Indonesia.
Sebelum bekerja sebagai penerjemah lisan di Hyundai Hillstate pada musim 2025/26, ia bekerja di Gimcheon Korea Expressway Hi Pass pada musim 2023/24 dan 2024/25.
Artinya, ia pernah bekerja sama dengan Vanja Bukilic, Thanacha Sooksod, dan Merelin Nikolova di Hi Pass. Lalu, bekerja dengan Kari Geissberger di Hyundai musim lalu.
Kini, ia diprediksi akan kembali bertugas di tim sama untuk menjadi penerjemah lisan Mega dan Jordan Wilson (AS).
Ini membuat Hyundai tidak perlu tambahan penerjemah khusus seperti musim lalu ketika mereka merekrut pemain asing kuota Asia asal Jepang, Jahstice Yauchi.
Potensi menjalin kerja sama dengan Yoo Soyeon kemudian membuat Mega telah bermitra dengan tiga penerjemah selama berkarier di Korea Selatan.
Pada musim pertama (2023/24), Mega dibantu oleh Kim Yoonsol alias Solmangat di Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks.
Lalu, pada musim kedua (2024/25), Red Sparks memutuskan mengganti Solmangat dengan Lee Sojeong untuk menjadi penerjemah Mega dan Bukilic--yang pindah dari Hi Pass.
Kini, Mega akan bersama Soyeon yang menguasai bahasa Indonesia karena pernah tinggal lama di Indonesia seperti yang pernah dialami Sojeong. Ini membuat kemampuan berbahasa Indonesia mereka lebih fasih dan berpotensi memudahkan Mega untuk memahami instruksi dan detail komunikasi lain dari tim Hyundai.
Selain itu, kehadiran Mega di Sejong Sports juga berpotensi memperjelas informasi terkait kondisi Mega terutama pada lututnya sebelum tanda tangan kontrak. Apalagi, pada sistem kontrak olahraga secara umum memang dapat dilakukan setelah hasil tes medis keluar.
Dengan resminya Mega ke Hyundai Hillstate mempertegas kondisi pemain berjuluk Megatron ini bahwa ia baik-baik saja dan punya potensi untuk tampil penuh di V League Korea 2026/27 mendatang.
"Mengenai kondisi lutut Mega, kekhawatiran yang sempat tersebar di media sosial itu tidak sepenuhnya benar. Tidak ada cedera yang serius. Selama dia (Mega) bisa menjalani pemulihan yang tepat, ia akan bisa kembali bermain penuh di V League seperti sebelumnya," ungkap Kang Sunghyung yang dimuat EDaily (10/5), saat ia di Praha untuk pemilihan pemain asing general.
Dengan terkuaknya Mega berada di Korea pada 6 Mei lalu, juga mengungkap fakta bahwa sebelum pemilihan pemain asing dilakukan pada 10 Mei, Hyundai sudah mencapai kesepakatan resmi dengan Mega.
Inilah mengapa, pada 9 Mei Kang Sunghyung mulai berani mengungkap pemain asing incarannya yakni yang berposisi outside hitter (OH), karena ia sudah menetapkan Mega sebagai opposite hitter (OP) Hyundai.
Rencana pilihan pertamanya adalah Vanja Bukilic, karena pemain bertinggi badan 198 cm ini sudah terbukti dapat menjadi tandem maut Mega pada musim 2024/25 di Red Sparks.
Keduanya berhasil membawa tim peraih juara musim perdana V League (2005) ini ke grand final sebagai bukti bahwa duet Mega dan Bukilic sangat berbahaya. Maka, Kang ingin menyatukan lagi mereka di Suwon.
Namun, sebagai langkah antisipasi jika tim lain lebih dulu mendapatkan Bukilic—karena faktor nomor urut undian, maka Kang menyiapkan incarannya yaitu Jordan Wilson.
Salah satu alasannya jelas, yakni Wilson mendaftar sebagai outside hitter untuk posisi utama dan tanpa posisi alternatif. Artinya, Wilson memang ingin dan siap bermain sebagai OH.
Wilson kemudian dipilih Hyundai karena Bukilic dipilih Red Sparks yang mendapat undian pertama.
Hyundai yang mendapat giliran kedua segera mengamankan Wilson, sesuai dengan target sebelumnya.
Sama seperti Soyeon yang menjadi penerjemah lisan ketiga sepanjang karier Mega di Korea Selatan, Wilson juga menjadi pemain asing ketiga yang menjadi tandemnya selama di Korea.
Sebelumnya, Mega bertandem dengan Giovanna Milana Day dari Amerika Serikat yang bisa bermain sebagai OH. Lalu, Bukilic dari Serbia yang berubah posisi dari OP menjadi OH.
Kini menarik dinantikan, bagaimana penampilan Mega dan Wilson serta Hyundai Hillstate pada musim 2026/27 mendatang.
Adapun estimasi Mega bergabung dengan tim Hyundai pada Juli mendatang, dan Wilson akan bergabung pada Agustus. Kemudian, jadwal V League 2026/27 diestimasikan bakal digelar mulai Oktober 2026. ***
Penulis: YAN
Baca juga: Daftar Lengkap Pemain Asing V League 2026/27, Hyundai Hillstate Tandemkan Duet Anyar






Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?