PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM
Pasuruan – Kecelakaan tragis terjadi di jalur rel kereta api wilayah Kabupaten Pasuruan pada Sabtu (11/4/2026) dini hari. Seorang pria lanjut usia berinisial M (62), warga Dusun Kesiman, Desa Lecari, Kecamatan Sukorejo, ditemukan meninggal dunia setelah diduga terserempet kereta api yang melintas.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 04.35 WIB di rel KA KM 16+300, tepatnya pada petak jalan Wonokerto–Sukorejo. Korban diduga terserempet rangkaian Kereta Api Betmakola Tenker yang melaju dari arah Surabaya menuju Malang.
Informasi awal kejadian bermula dari keterangan warga sekitar yang mendengar suara klakson kereta api cukup keras menjelang waktu subuh. Suara tersebut sempat menarik perhatian warga, namun belum diketahui adanya insiden saat itu.
Kecurigaan muncul dari pihak keluarga, khususnya anak korban, yang menyadari bahwa korban tidak berada di rumah setelah menunaikan salat subuh. Merasa ada yang tidak biasa, keluarga kemudian berinisiatif melakukan pencarian di sekitar lingkungan rumah, terutama di area belakang yang lokasinya cukup dekat dengan jalur rel kereta api.
Upaya pencarian tersebut membuahkan hasil yang memilukan. Korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di samping rel kereta api, tidak jauh dari lokasi rumahnya. Saat ditemukan, kondisi korban sudah mengalami luka parah akibat benturan.
Berdasarkan keterangan saksi dan hasil penelusuran awal, korban diketahui keluar rumah sekitar pukul 04.10 WIB. Diduga saat itu korban berjalan menuju area sekitar rel. Pada waktu bersamaan, kereta api melintas sambil membunyikan klakson sebagai peringatan.
Namun, korban diduga tidak menyadari keberadaan kereta yang melaju tersebut. Akibatnya, korban terserempet dan terpental kurang lebih sejauh dua meter dari titik awal kejadian. Benturan keras yang terjadi menyebabkan korban mengalami luka fatal.
Masinis kereta yang mengetahui adanya insiden tersebut segera melaporkan kejadian kepada petugas stasiun saat kereta berhenti di Stasiun Sukorejo. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh petugas terkait dan aparat kepolisian.
Korban sempat dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Ia dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 06.00 WIB akibat luka yang dideritanya.
Pihak kepolisian dari Polsek Sukorejo yang menerima laporan langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu, petugas juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna memastikan kronologi kejadian secara lebih rinci.
Hingga saat ini, kejadian tersebut masih dalam penanganan pihak berwenang. Polisi mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar jalur rel kereta api, untuk selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di dekat rel guna menghindari kejadian serupa.(Red)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?