Banner Iklan

Direksi BPJS Kesehatan Kebut 100 Hari Kerja Lewat 8 Program Quick Wins

Admin JSN
16 April 2026 | 17.05 WIB Last Updated 2026-04-16T10:05:43Z
BPJS Kesehatan meluncurkan PANDAWA dan umumkan 8 program Quick Wins yang bakal dituntaskan dalam 100 hari kerja./dok. Istimewa

JAKARTA | JATIMSATUNEWS.COM - Memasuki masa tugas baru, jajaran Direksi BPJS Kesehatan periode 2026-2031 langsung tancap gas.

Mereka meluncurkan delapan Program Quick Wins yang ditargetkan tuntas dalam 100 hari kerja pertama.

Langkah ini diambil sebagai jawaban atas aspirasi masyarakat yang menginginkan pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang lebih cepat dan solutif.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, mengatakan bahwa delapan program tersebut terbagi menjadi dua pilar utama, yakni empat Program Customer Centric dan empat Program Collaborative.

"Program Customer Centric kami kembangkan khusus untuk mengakomodir kebutuhan fundamental peserta JKN. Harapan masyarakat itu sederhana: ingin direspons cepat dan tuntas saat menemui kendala layanan," ungkap Pujo di Jakarta, usai peluncuran PANDAWA 24 Jam, Rabu (15/4).

Program ini menurut Pujo akan menjadi bukti nyata dukungan BPJS Kesehatan terhadap Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya dalam memperkuat pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui sektor kesehatan.

Empat fokus dalam Customer Centric meliputi Respons Cepat Solutif, Iuran Kuat, Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Muda, serta Eliminasi Inefisiensi. Khusus untuk Respons Cepat Solutif, fokus utama adalah menangani keluhan peserta hingga menjangkau wilayah pedesaan.

Terobosan yang paling mencolok dalam Quick Wins ini yaitu transformasi Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA).

Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, menjelaskan bahwa layanan PANDAWA kini beroperasi 24 jam penuh di nomor 08118165165.

"Jika sebelumnya terbatas pada jam kerja, kini masyarakat bisa mengakses kapan saja. Kami juga menetapkan standar baru, yakni layanan prioritas harus direspons petugas dalam waktu kurang dari 5 menit," beber Akmal.

Layanan prioritas '5 menit' ini mencakup tiga kategori krusial.

Pertama, pendaftaran bayi baru lahir bagi berbagai segmen peserta.

Kedua, pengaktifan kembali status kepesertaan bagi anak di atas 21 tahun yang masih kuliah, peserta mandiri, hingga WNI yang baru kembali dari luar negeri.

Ketiga, perbaikan data identitas maupun perubahan gaji bagi peserta PNS/TNI/Polri.

"Indonesia tengah bergerak menuju Digital Welfare State. Kami ingin memastikan layanan publik, khususnya kesehatan, hadir dalam genggaman masyarakat dengan standar yang jauh lebih baik," tandas Akmal.

Berikut ini delapan program Quick Wins BPJS Kesehatan 100 hari.

Program Customer Centric (4 program berbasis layanan peserta)

1. Respons Cepat Solutif: Percepatan penanganan keluhan dan perluasan akses, termasuk PANDAWA 24 jam.

2. Iuran Kuat: Optimalisasi iuran melalui donasi CSR dan skema cicilan harian.

3. Prolanis Muda: Pengelolaan penyakit kronis (diabetes/hipertensi) untuk usia di bawah 45 tahun.

4. Eliminasi Inefisiensi: Penggunaan AI untuk verifikasi klaim dan pencegahan fraud. 

Program Collaborative (4 program sinergi lintas sektor)

5. P-Care MBG: Pemantauan kesehatan siswa penerima Makan Bergizi Gratis (MBG).

6. Siswa Sehat Sekolah Rakyat: Pemeriksaan kesehatan berkala di sekolah-sekolah rakyat.

7. Desa Sehat JKN: Kolaborasi dengan koperasi desa untuk penyediaan fasilitas kesehatan.

8. JKN 3T: Layanan kesehatan di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) menggunakan kapal RS TNI AL dan pengiriman tenaga medis.

Program ini ditargetkan BPJS Kesehatan tuntas dalam 100 hari kerja untuk merespons kebutuhan masyarakat terhadap layanan yang lebih cepat dan mudah. ***

Editor: YAN


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Direksi BPJS Kesehatan Kebut 100 Hari Kerja Lewat 8 Program Quick Wins

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now