Banner Iklan

Peringati Hari Lansia Nasional di RSBN Janti Malang, Sri Untari Tegaskan Komitmen Wujudkan Lansia Jatim Tangguh dan Mandiri

Anis Hidayatie
30 Mei 2026 | 14.36 WIB Last Updated 2026-05-30T07:37:02Z

 


Sri Untari Bisowarno Peringati Hari Lansia Nasional di RSBN Janti Malang

MALANG, JATIMSATUNEWS.COM: Peringatan Hari Lansia Nasional (HLN) Tingkat Provinsi Jawa Timur yang digelar di UPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra (RSBN) Janti Malang menjadi momentum penting untuk memperkuat perhatian terhadap kesejahteraan warga lanjut usia. Dalam kegiatan tersebut, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi PDI Perjuangan, Dr. Sri Untari Bisowarno, M.A., menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kebijakan yang berpihak kepada para lansia agar tetap sehat, mandiri, dan produktif.

Acara yang berlangsung meriah itu dihadiri oleh berbagai organisasi dan komunitas lansia dari seluruh Jawa Timur, mulai dari Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI), paguyuban Wulan (Warga Usia Lanjut), hingga sejumlah lembaga sosial yang bergerak dalam pelayanan lansia.

Tidak hanya menjadi seremoni tahunan, peringatan HLN kali ini juga menghadirkan berbagai layanan kesehatan dan perawatan bagi lansia. Sejumlah stan pelayanan menyediakan pemeriksaan kesehatan, terapi kebugaran, layanan pijat kesehatan, hingga potong rambut gratis yang disambut antusias para peserta.

Dalam kesempatan tersebut, Sri Untari bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyerahkan bantuan stimulan secara simbolis kepada para lansia penerima manfaat. Bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing penerima.

Menurut Sri Untari, perhatian terhadap lansia tidak cukup hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi harus diwujudkan dalam bentuk kebijakan nyata yang mampu meningkatkan kualitas hidup mereka.

"Prinsipnya, kita memiliki keinginan besar untuk membuat para lansia di Jawa Timur ini tetap sehat di masa tuanya. Karena itu pemeriksaan kesehatan berkala dan layanan perawatan seperti yang dipamerkan hari ini sangat diperlukan," ujar Sri Untari di sela kegiatan.

Dorong Anggaran Berpihak pada Lansia

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur tersebut menegaskan bahwa DPRD Jawa Timur terus mendorong Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur agar memberikan perhatian khusus melalui alokasi anggaran yang berpihak pada kesejahteraan lansia.

Menurutnya, strategi penanganan lansia di Jawa Timur saat ini dibagi ke dalam dua kelompok utama, yakni lansia yang masih sehat dan produktif serta lansia yang mengalami keterbatasan fisik atau kondisi kesehatan tertentu.

Untuk lansia yang masih sehat dan aktif, pemerintah mendorong peningkatan kemandirian ekonomi melalui berbagai program pemberdayaan. Sementara bagi lansia yang mengalami keterbatasan fisik, bantuan berupa alat bantu aksesibilitas seperti kursi roda, tongkat, dan kruk menjadi prioritas agar mereka tetap dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman.

"Kita ingin para lansia yang masih sehat tetap tumbuh dan berdaya. Mereka harus diberikan kesempatan untuk mandiri secara ekonomi sehingga tetap produktif di usia senja," tegasnya.

Gerobak dan Modal Usaha untuk Lansia Produktif

Salah satu program yang mendapat perhatian dalam peringatan HLN tahun ini adalah penyerahan bantuan 20 unit gerobak dorong bagi lansia produktif. Bantuan tersebut berasal dari program Corporate Social Responsibility (CSR) sejumlah perbankan yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.

Gerobak diberikan kepada lansia yang masih memiliki semangat berwirausaha dan berjualan untuk menopang kebutuhan ekonomi keluarga. Tidak hanya itu, para penerima bantuan juga mendapatkan tambahan modal usaha sebesar Rp500 ribu per orang.

Sri Untari menilai bantuan tersebut merupakan implementasi nyata dari konsep “Lansia Tangguh, Lansia Tumbuh” yang saat ini menjadi arah kebijakan pembangunan kesejahteraan lansia di Jawa Timur.

"Komitmen kita di Jawa Timur selaras dengan komitmen nasional, yaitu melahirkan Lansia Tangguh dan Lansia Tumbuh. Bagi yang masih sehat, kita topang kemandiriannya dengan gerobak dan modal usaha. Sementara bagi yang sudah sepuh dan sakit, negara hadir memberikan alat bantu fisik agar mereka tetap nyaman," ungkap legislator yang dikenal aktif mendorong penguatan ekonomi kerakyatan dan perkoperasian tersebut.

Wujud Kehadiran Negara bagi Lansia

Peringatan Hari Lansia Nasional di RSBN Janti Malang menjadi bukti bahwa perhatian terhadap warga lanjut usia tidak hanya berbicara soal bantuan sosial, tetapi juga upaya menghadirkan lingkungan yang ramah lansia, layanan kesehatan yang mudah diakses, serta kesempatan untuk tetap berkarya dan produktif.

Melalui sinergi pemerintah, DPRD, dunia usaha, dan organisasi masyarakat, Jawa Timur terus berupaya mewujudkan lansia yang sehat, sejahtera, mandiri, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik di masa tua.

Dengan semangat “Lansia Tangguh, Lansia Tumbuh”, Sri Untari berharap para lansia di Jawa Timur tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga tetap menjadi bagian penting dari kekuatan sosial dan ekonomi masyarakat.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Peringati Hari Lansia Nasional di RSBN Janti Malang, Sri Untari Tegaskan Komitmen Wujudkan Lansia Jatim Tangguh dan Mandiri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now