Banner Iklan

Hari Pertama Sekolah, SD Islam Surya Buana Malang Tanamkan Karakter dan Budaya Positif Sejak Dini

JSN Admin 2
13 Juli 2026 | 17.04 WIB Last Updated 2026-07-13T10:04:27Z
SDI Surya Buana Kota Malang menyambut siswa kembali masuk sekolah hari pertama./dok.istimewa

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Hari pertama masuk sekolah di SD Islam Surya Buana Kota Malang pada Senin (13/7) tidak sekadar menjadi penanda dimulainya kegiatan belajar mengajar tahun ajaran baru.

Momentum ini dimanfaatkan sebagai langkah awal untuk menanamkan nilai-nilai karakter, membangun semangat belajar, serta membiasakan budaya positif di lingkungan sekolah.

Sejak pagi, suasana hangat dan penuh keceriaan mewarnai halaman sekolah. Sebanyak 102 siswa baru hadir dengan wajah ceria setelah menikmati libur panjang.

Sebagian besar datang didampingi orang tua, bahkan tampak sejumlah ayah mengantar dan memeluk putra-putrinya hingga gerbang sekolah sebagai bentuk dukungan di hari pertama.

Sambutan hangat para guru semakin menciptakan suasana kekeluargaan sehingga proses adaptasi peserta didik berlangsung nyaman, aman, dan menyenangkan.

Sejak awal kegiatan, para siswa juga diajak membangun energi positif melalui pembiasaan menyapa guru dan teman, saling menghormati, serta menciptakan lingkungan belajar yang ramah dan penuh kepedulian. Seluruh rangkaian diawali dengan apel bersama yang diikuti seluruh siswa dan guru di lapangan sekolah.

Kepala SD Islam Surya Buana Kota Malang, Endang Suprihatin, S.Pd., S.S., menjelaskan bahwa pada hari pertama sekolah peserta didik tidak langsung dibebani materi pelajaran. Berbagai kegiatan dirancang untuk menumbuhkan karakter, kemandirian, dan kebiasaan baik sebagai fondasi pembelajaran selama satu tahun ke depan.

Siswa SDI Surya Buana Kota Malang menjalani hari pertama masuk sekolah setelah libur awal tahun ajaran 2026/27./dok.istimewa

"Anak-anak diajak belajar bersyukur melalui sarapan pagi ala SD Islam Surya Buana, belajar mandiri dan siap memimpin melalui apel pagi, merayakan fitrah anak lewat Senam Anak Indonesia Hebat, serta menanamkan akar karakter melalui pengenalan dan penguatan kebiasaan baik yang disesuaikan dengan jenjang masing-masing kelas," ujar Endang.

Ia menegaskan bahwa pembelajaran pada hari pertama bukanlah pembelajaran yang membebani pikiran, melainkan pembelajaran yang melembutkan hati dan membentuk karakter peserta didik.

"Mengawali kegiatan hari pertama sekolah memang diisi dengan pembelajaran, tetapi bukan pembelajaran yang membebani pikiran, melainkan pembelajaran yang melembutkan hati dan membentuk karakter anak hebat," katanya.

Menurut Endang, fokus utama sekolah pada hari pertama adalah membangkitkan kembali semangat belajar siswa, mempererat kedekatan dengan guru dan teman, serta menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan agar peserta didik lebih siap mengikuti proses pembelajaran pada hari-hari berikutnya.

Ia menambahkan, pendidikan karakter tidak hanya diberikan melalui proses pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga dibangun melalui pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah. Karena itu, siswa dibiasakan untuk disiplin, menjaga kebersihan diri, menghormati guru dan teman, serta bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.

Momen orang tua melepas anak masuk sekolah hari pertama./dok.istimewa

Sebagai bagian dari pembentukan karakter, sekolah juga melakukan pemeriksaan kebersihan diri, kerapian rambut, kebersihan kuku, serta kelengkapan atribut sekolah. Pembiasaan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap diri sendiri sejak usia dini.

Pada kesempatan tersebut, SD Islam Surya Buana Kota Malang juga mendukung Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah (GAMAS) sebagai bentuk penguatan sinergi antara keluarga dan sekolah.

Melalui gerakan ini, para ayah didorong untuk terlibat aktif dalam mengawali hari anak, mulai dari menyiapkan sarapan bergizi, berdoa bersama sebelum berangkat, berpamitan dengan hangat, memastikan perlengkapan belajar lengkap, hingga mengantar anak ke sekolah.

Kebiasaan sederhana tersebut diyakini mampu mempererat ikatan emosional antara orang tua dan anak, sekaligus menumbuhkan rasa aman, percaya diri, dan semangat belajar peserta didik sejak awal hari.

Melalui berbagai pembiasaan positif yang diterapkan sejak hari pertama, SD Islam Surya Buana Kota Malang menegaskan komitmennya untuk menjadikan pendidikan karakter sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi masa depan.

Dengan semangat kebersamaan, disiplin, kepedulian, dan kolaborasi antara sekolah serta keluarga, sekolah berharap setiap peserta didik tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia, mandiri, berprestasi, serta memiliki karakter tangguh dalam menghadapi tantangan zaman. (MFT)

Editor: YAN


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Hari Pertama Sekolah, SD Islam Surya Buana Malang Tanamkan Karakter dan Budaya Positif Sejak Dini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now