Banner Iklan

Gubernur Khofifah Terima 152 Pelajar Adem Papua, Tegaskan Jatim Menyambut dengan Hati dan Mendidik dengan Dedikasi

JSN Admin 2
11 Juli 2026 | 17.26 WIB Last Updated 2026-07-11T10:26:59Z
Gubernur Jatim, Khofifah merangkul hangat salah seorang siswa dari Papua yang memperoleh beasiswa Adem Papua 2026./dok.istimewa

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyambut kedatangan 152 pelajar dari Papua yang menerima beasiswa Afirmasi Pendidikan Menengah (Adem) 2026.

Momen ini menegaskan komitmen Pemprov Jatim dalam mendukung pemerataan pendidikan nasional untuk makin menguatkan fondasi sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyambut 152 pelajar asal Papua dalam acara Pembekalan dan Serah Terima Siswa Afirmasi Pendidikan Menengah (Adem) Papua Wilayah Jawa Timur 2026 di Malang, Sabtu (11/7).

Khofifah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, khususnya Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik), atas kepercayaan berkelanjutan yang diberikan kepada Jawa Timur sebagai provinsi mitra program Adem.

"Kepercayaan ini merupakan amanah untuk bersama-sama memastikan bahwa setiap anak Indonesia memperoleh hak yang sama atas pendidikan yang berkualitas," ungkap Khofifah.

Menteri Pemberdayaan Perempuan era Presiden Gus Dur ini menambahkan, program Adem merupakan bukti nyata kehadiran negara untuk pemerataan kesempatan belajar, yang sejalan dengan visi Asta Cita Presiden RI menuju Indonesia Emas 2045.

Pada tahun ajaran 2026, sebanyak 152 peserta program Adem Papua dari 11 daerah asal akan menempuh pendidikan menengah di Jawa Timur selama tiga tahun ke depan.

Para siswa tersebut disebar ke 33 sekolah (SMA dan SMK) dan 11 kabupaten/kota di seluruh wilayah Jawa Timur.

Gubernur Khofifah menegaskan, para pelajar Papua bukan sekadar berstatus sebagai peserta didik, melainkan sudah menjadi bagian dari keluarga besar warga Jawa Timur.

"Kami ingin memastikan bahwa selama tiga tahun ke depan kalian memperoleh pendidikan terbaik, lingkungan belajar yang aman dan nyaman, pendampingan yang penuh kasih sayang, sekaligus ruang yang luas untuk mengembangkan bakat, karakter, dan cita-cita," tegas Khofifah di hadapan para siswa.

Selain urusan akademik, Khofifah menilai program Adem sebagai sarana strategis untuk mempererat persaudaraan antaranak bangsa melalui perjumpaan lintas budaya. Di Jawa Timur, para siswa diharapkan dapat belajar hidup bersama dalam keberagaman, menumbuhkan toleransi, serta memperkuat wawasan kebangsaan.

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini juga menitipkan pesan mendalam agar kelak saat lulus, para siswa selain membawa pulang selembar ijazah ke tanah kelahiran mereka juga membawa nilai-nilai positif dari tempatnya belajar.

"Kelak ketika kalian kembali ke Papua, bawalah pulang ilmu pengetahuan, pengalaman, semangat gotong royong, wawasan kebangsaan, dan karakter yang kuat. Papua membutuhkan generasi muda yang cerdas, berintegritas, serta memiliki semangat pengabdian untuk membangun daerahnya," harap Khofifah.

Ia juga optimistis dari program ini akan lahir calon dokter, insinyur, hingga pemimpin masa depan Papua.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hadir langsung untuk menyambut siswa penerima beasiswa Adem Papua 2026./dok.istimewa

Momen menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya untuk membuka agenda penyambutan kedatangan siswa penerima beasiswa Adem Papua 2026./dok.istimewa

Ratusan pelajar dari Papua berhasil meraih beasiswa Adem untuk melanjutkan pendidikan menengah atas di Jawa Timur./dok.istimewa

Khofifah kemudian memberikan arahan khusus kepada para kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta para pendamping di Jawa Timur yang akan mengawal proses belajar para siswa Papua.

Ia meminta para pendidik tidak hanya memosisikan diri sebagai guru di kelas, melainkan juga sebagai orang tua, sahabat, dan teladan yang penuh kasih bagi para siswa selama merantau.

"Jarak geografis tidak boleh menjadi kendala. Pendidikan harus menjadi jembatan yang menghubungkan mimpi anak-anak Papua dengan masa depan Indonesia. Jawa Timur siap menyambut dengan hati dan mendidik dengan dedikasi," tegas Khofifah. ***

Editor: YAN

Baca juga: Siswi Merauke Diterima di Kediri dan Ingin Masuk Akpol


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Gubernur Khofifah Terima 152 Pelajar Adem Papua, Tegaskan Jatim Menyambut dengan Hati dan Mendidik dengan Dedikasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now