Banner Iklan

DPD RI Lia Istifhama Sampaikan Lima Bendungan Baru Wujud Investasi Strategis untuk Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Rakyat

Anis Hidayatie
13 Juli 2026 | 15.16 WIB Last Updated 2026-07-13T08:17:08Z

 


DPD RI Lia Istifhama Sampaikan Lima Bendungan Baru Wujud Investasi Strategis untuk Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Rakyat

SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM: Anggota DPD RI Lia Istifhama mengapresiasi peresmian lima bendungan baru oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, menjaga ketersediaan air, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Presiden Prabowo Subianto meresmikan lima bendungan secara serentak pada Jumat (10/7/2026). Proyek Strategis Nasional (PSN) senilai Rp9,79 triliun tersebut tersebar di empat provinsi dan diproyeksikan mampu melayani irigasi seluas 39.540 hektare lahan pertanian.

Kelima bendungan tersebut meliputi Bendungan Meninting di Nusa Tenggara Barat, Bendungan Keureuto dan Bendungan Rukoh di Aceh, Bendungan Jlantah di Jawa Tengah, serta Bendungan Sidan di Bali.

Menurut Lia Istifhama, pembangunan bendungan tidak hanya berbicara mengenai pembangunan fisik, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang dalam menjaga ketahanan bangsa melalui sektor pangan dan pengelolaan sumber daya air.

"Ketahanan pangan tidak akan terwujud tanpa ketersediaan air yang memadai. Karena itu, pembangunan bendungan merupakan langkah strategis yang patut diapresiasi. Infrastruktur seperti ini memberikan manfaat langsung bagi petani, masyarakat, sekaligus mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan," ujar Lia.

Senator asal Jawa Timur tersebut menilai keberadaan bendungan akan memberikan dampak positif bagi sektor pertanian melalui kepastian pasokan air, peningkatan produktivitas lahan, hingga membantu mengurangi risiko banjir dan kekeringan yang selama ini menjadi tantangan di berbagai daerah.

Ia juga menekankan bahwa pembangunan infrastruktur harus dibarengi dengan pengelolaan yang baik, pelestarian lingkungan, serta keterlibatan masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal dalam jangka panjang.

"Bendungan bukan hanya aset negara, tetapi juga aset masyarakat. Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk menjaga keberlanjutan fungsi bendungan sehingga manfaatnya terus dirasakan oleh generasi mendatang," katanya.

Lia berharap pembangunan infrastruktur sumber daya air terus menjadi prioritas pemerintah sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan dan memperkuat ketahanan nasional di tengah tantangan perubahan iklim.

"Dengan infrastruktur air yang semakin kuat, kita optimistis sektor pertanian Indonesia akan semakin produktif, kesejahteraan petani meningkat, dan ketahanan pangan nasional semakin kokoh. Ini adalah investasi besar untuk masa depan Indonesia," pungkasnya.

Peresmian lima bendungan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat fondasi pembangunan nasional melalui penyediaan infrastruktur yang mendukung pertanian, menjaga ketersediaan air, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah. Ans 


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • DPD RI Lia Istifhama Sampaikan Lima Bendungan Baru Wujud Investasi Strategis untuk Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Rakyat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now