Kemenkop RI Gus Ipul, Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak dan Bupati Pasuruan Hadiri Bazar UMKM Bertema "Mendukung Operasional KDMP Gejugjati
PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM: Pemerintah Kecamatan Lekok menggelar Bazar UMKM dalam rangka mendukung Koperasi Desa Merah Putih berlokasi di Desa Gejugjati, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Selasa, (10/3/2026).
Kegiatan ini, dihadiri langsung oleh Kementerian Sosial RI, Drs. K.H. Saifullah Yusuf, Kemenkop RI, Dr. Ferry Joko Juliantono, S.E. Ak, M.Si., Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc., Wamenkoperasi, Farida Farichah, jajaran Kemenkoperasi RI, Kemenag RI, Bupati Pasuruan, H.M. Rusdi Sutejo, S.M.
Hadir pula dari jajaran Forkopimda, Danrem, Dandim, Kapolres, Kepala UPT Jawa Timur, Kepala Dinas Koperasi UMKM, Kepala Dinas Sosial Jawa Timur, Kepala Balai Perhutanan Sosial Jogjakarta, Dir Bank Jatim, Direktur Id food, Direktur operasi Pupuk Indonesia, Direktur PT Bulog Indonesia serta masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc., menyampaikan, bahwa berdasarkan data BPS Jawa Timur mengalami pertumbuhan di bulan ke empat 5,85 persen.
"Ini tentunya turut digerakan oleh ekonomi yang ada di Desa-Desa, termasuk program-progam di kucurkan ke Desa dari Pemerintah Pusat, mudah-mudahan masyarakat menjaga kesejahteraan di tengah gonjang ganjing Dunia. Disaat gonjang ganjing, maka Domestik senantiasa kita perpupuk, salah satunya adalah dengan KDMP. Maka Pergub 17 tahun 2025 setelah diterbitkan tentang penyelenggaraan KDMP. Disusun dengan keputusan Gubernur mengenai pembentukan SATGAS percepatan KDMP," ujarnya.
"Hingga saat ini kami berterimakasih, untuk Pak Danrem tolong sampaikan 8.8494 KDMP. Ini awal sudah kami bentuk berbadan hukum, dan 997 Koperasi sudah beroperasi per hari ini. Diketahui, 997 ini memiliki lebih dari gerai usaha, jadi total usahanya 1992. Maka APBD Kabupaten Kota termasuk Pasuruan diarahkan untuk pelatihan lebih dari 5000 pengawas KDMP," lanjutnya.
Emil Elestianto Dardak mengatakan, dari 1984, 774 atau hampir sepuluh persen selesai, termasuk bangunan yang sudah selesai, 5489 progesnya 44 persen. Jadi ini, program nyata sekedap insan termasuk dari Kodam dan rata-rata progres fisik semuanya 53 persen.
"Apalagi jika ini bisa sinkron dengan PKH, kami juga ingin melaporkan bahwa perusahaan komplementer dengan program-progam Bapak Menteri Sosial. salah satunya ada PKH Plus untuk kelompok lansia diatas 70 tahun yang memang jadi penerima manfaat KMPKH dari Kementerian Sosial, kita alokasikan 108 Miliyar di tahun ini untuk 54 ribu KPM dengan nilai 2 juta per tahun.
Ditempat sama, Kementerian Sosial RI, Drs. K.H. Saifullah Yusuf, menjelaskan, bahwa dari data yang sama agar Presiden mengeluarkan Pinpres nomor 4 tahun 2025, tidak boleh lagi Kementerian dan lembaga sendiri-sendiri datanya harus sama.
"Kepala Desa punya tanggung jawab terhadap data yang akurat, agar akhirnya kita kirim ke atas untuk di kelola oleh BPS dan dikeluarkan dalam bentuk prengkingan. Data seperti ini nantinya yang menentukan siapa target dari pembangunan." Tutupnya.
Kegiatan diakhiri dengan pemberian bantuan kepada masyarakat, berupa uang, pupuk, dan alat-alat operasional untuk KDMP Gejugjati, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. (LW).



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?