Banner Iklan

DPD RI Lia Istifhama Bagikan Kisah Perjuangan Hidup Saat Sosialisasi Empat Pilar di Surabaya

Anis Hidayatie
16 Maret 2026 | 04.54 WIB Last Updated 2026-03-15T21:54:42Z


Tanamkan Nilai Kebangsaan, DPD RI Lia Istifhama Bagikan Kisah Perjuangan Hidup Saat Sosialisasi Empat Pilar di Surabaya

SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM: Upaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan terus dilakukan oleh Lia Istifhama, anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) daerah pemilihan Jawa Timur. Melalui kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Lia mengajak masyarakat memahami sekaligus mengamalkan nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kegiatan tersebut digelar di Gedung DPD RI Jawa Timur, Jalan Jemur Andayani 1, Surabaya, Minggu (15/3/2026). Dalam forum yang berlangsung hangat dan interaktif itu, Lia tidak hanya menyampaikan materi kebangsaan, tetapi juga berbagi kisah perjalanan hidup yang penuh perjuangan dan sarat pesan motivasi.

Dalam pemaparannya, Lia menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat mengenai Empat Pilar Kebangsaan yang menjadi fondasi kehidupan bernegara, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika.

Menurutnya, pemahaman terhadap nilai-nilai tersebut sangat penting, terutama bagi generasi muda, agar memiliki kesadaran kebangsaan yang kuat sekaligus mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan di masa depan.

Di hadapan para peserta, Lia juga menceritakan perjalanan hidupnya sebelum menjadi anggota DPD RI. Ia mengaku pernah berada dalam fase kehidupan yang tidak mudah, termasuk ketika harus menerima honor mengisi materi kegiatan dengan nominal yang sangat terbatas.

“Saya pernah menerima honor sekitar lima ratus ribu rupiah untuk satu kegiatan. Nilainya memang tidak besar, tetapi itu adalah bentuk kepercayaan yang harus dihargai,” ungkapnya.

Bahkan, honor tersebut kerap ia bagikan kepada rekan-rekan yang membantu jalannya kegiatan. Baginya, kebersamaan dan rasa saling mendukung merupakan bagian penting dalam setiap proses perjuangan.

Lia juga membagikan kisah personal mengenai kehidupan keluarganya yang pernah mengalami masa sulit secara ekonomi. Ia mengisahkan bahwa pernah ada periode ketika kondisi keuangan keluarga sangat terbatas, bahkan hampir tidak memiliki uang di rumah kecuali untuk membeli obat saat anaknya sakit.

Pengalaman tersebut, menurutnya, justru menjadi pelajaran berharga bagi keluarganya tentang arti kesabaran, keteguhan, serta ketahanan dalam menghadapi ujian kehidupan.

“Ketika orang tua berada dalam kondisi yang baik, anak-anak perlu belajar bersyukur. Namun ketika keluarga sedang menghadapi kesulitan, mereka juga harus belajar bersabar dan memahami proses kehidupan,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Lia juga menekankan pentingnya membangun pola pikir yang cerdas dan strategis dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam dunia politik.

Ia menilai simpati dan kepercayaan masyarakat tidak dapat dibangun hanya melalui pendekatan materi. Kepercayaan publik, menurutnya, lahir dari gagasan yang kuat, integritas, serta kerja nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Pemimpin yang dipercaya masyarakat adalah mereka yang mampu menghadirkan solusi, memiliki komitmen, serta konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat,” jelasnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Lia berharap masyarakat tidak hanya memahami Empat Pilar Kebangsaan secara teori, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat persatuan, memperkuat solidaritas sosial, serta tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

“Setiap kesulitan pasti ada jalan keluarnya jika kita tetap berusaha dan menjaga semangat untuk terus melangkah,” ucap Ning Lia.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • DPD RI Lia Istifhama Bagikan Kisah Perjuangan Hidup Saat Sosialisasi Empat Pilar di Surabaya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now