Banner Iklan

Bulan Ramadan LDNU Kota Malang gelar Diklat kompetensi Imam dan Khatib

Anis Hidayatie
09 Maret 2026 | 11.52 WIB Last Updated 2026-03-09T04:53:08Z

 


LDNU Kota Malang Latih Kader Imam dan Khatib Profesional di Kecamatan Klojen

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM:  8 Maret 2026 – Upaya meningkatkan kualitas dakwah dan profesionalisme kader muda terus dilakukan oleh Nahdlatul Ulama. Melalui Pengurus Cabang Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (PC LDNU) Kota Malang bersama Majelis Wakil Cabang NU (MWC NU) Kecamatan Klojen, digelar Pendidikan dan Latihan (Diklat) Imam dan Khatib bagi para kader muda di lingkungan NU.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor MWC NU Kecamatan Klojen ini diikuti sekitar 50 peserta yang terdiri dari kader muda calon imam dan khatib dari berbagai ranting NU di wilayah Klojen. Sejak pagi hingga menjelang waktu dhuhur, para peserta tampak antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan.

Ketua MWC NU Klojen, Ustadz Damat S.Ag, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai Diklat ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan generasi penerus yang mampu memimpin ibadah sekaligus menyampaikan dakwah dengan baik di tengah masyarakat.

“Diklat ini sangat penting untuk membekali para kader muda agar memiliki kemampuan yang baik sebagai imam maupun khatib. Harapannya, mereka bisa menjadi teladan dan mampu menyampaikan pesan-pesan dakwah yang menyejukkan bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PC LDNU Kota Malang, KH. Fathmir Riza Majid, S.Ag., M.Pd menegaskan bahwa NU membutuhkan kader imam dan khatib yang tidak hanya memiliki pemahaman agama yang kuat, tetapi juga mampu berdakwah secara profesional dan relevan dengan perkembangan zaman.

Menurutnya, keberadaan imam dan khatib yang berkualitas menjadi kunci dalam menjaga keberlangsungan dakwah Islam yang moderat, rahmatan lil ‘alamin, serta mampu menjawab berbagai tantangan sosial di masyarakat.

Dalam Diklat tersebut, panitia menghadirkan tiga materi utama yang dirancang untuk memperkuat kapasitas peserta. Materi pertama adalah Fikih Imam dan Khutbah yang disampaikan oleh Ustadz Syamsul Arifin, M.Pd selaku Sekretaris PC LDNU Kota Malang. Materi ini membahas secara mendalam mengenai syarat, rukun, sunnah, serta adab dalam pelaksanaan khutbah.

Materi kedua berupa Tahsin Surat Al-Fatihah, yang disampaikan oleh Ustadz H. Fahrurozi Suhastra, M.H., Wakil Sekretaris LDNU Kota Malang sekaligus Penyuluh Agama Islam di Kementerian Agama Kota Malang. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan pembinaan terkait pelafalan dan tajwid Surat Al-Fatihah yang benar, mengingat bacaan tersebut merupakan rukun utama dalam shalat.

Sedangkan materi ketiga adalah Wawasan Strategi Dakwah, yang disampaikan oleh Rais Syuriah MWC NU Klojen, KH. Nur Asmari. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya strategi dakwah yang bijak, kontekstual, dan mampu menjawab kebutuhan umat di era modern.

Melalui kegiatan ini, LDNU Kota Malang berharap lahir kader-kader imam dan khatib muda yang tidak hanya memahami fikih ibadah secara mendalam, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi dakwah yang baik serta mampu menjadi penggerak kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.

Dengan semangat kaderisasi yang terus digelorakan, Diklat Imam dan Khatib ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat peran NU sebagai penjaga tradisi keilmuan Islam sekaligus penggerak dakwah yang menyejukkan di tengah kehidupan masyarakat Kota Malang. Ans


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Bulan Ramadan LDNU Kota Malang gelar Diklat kompetensi Imam dan Khatib

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now