MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Law Student Moot Court (LASMOOT) Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak kader hukum berkualitas melalui rangkaian Open Recruitment 2026.
Salah satu tahapan penting berupa Tes Akademik dan Tes Hafalan Adagium serta Asas Hukum, dilaksanakan pada Ahad, 22 Februari 2026, bertempat di Gedung D Fakultas Syariah, dan diikuti oleh 139 peserta.
Kegiatan ini merupakan agenda internal organisasi yang secara khusus diperuntukkan bagi mahasiswa aktif Fakultas Syariah sebagai bagian dari proses kaderisasi. Seluruh peserta yang mengikuti seleksi berasal dari lingkungan Fakultas Syariah, menegaskan komitmen LASMOOT dalam memperkuat kapasitas akademik dan praktik hukum secara internal dan berkelanjutan.
Sebelum memasuki tahap tes akademik, para peserta terlebih dahulu mendapatkan pembekalan melalui pelatihan penyusunan surat dakwaan dan gugatan yang menghadirkan praktisi hukum sebagai pemateri. Pelatihan tersebut menjadi fondasi awal agar peserta tidak hanya mengikuti seleksi, tetapi juga memahami secara praktis teknik penyusunan dokumen hukum yang sistematis dan profesional.
Pada tahap Tes Akademik, peserta mengerjakan soal pilihan ganda yang mencakup materi hukum pidana dan hukum perdata. Selain itu, mereka juga mengikuti tes hafalan adagium dan asas hukum sebagai bentuk penguatan dasar-dasar keilmuan.
Tahapan ini dirancang untuk mengukur kemampuan konseptual sekaligus memastikan calon anggota memiliki fondasi akademik yang kuat sebelum berproses lebih lanjut dalam kegiatan moot court.
Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Fakultas Syariah, Dr. H. Miftahul Huda, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan seleksi yang terstruktur dan berkualitas. Ia menilai proses ini sebagai langkah strategis dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara teori, tetapi juga siap secara praktik.
“Kami berharap Law Student Moot Court terus menjaga kualitas rekrutmen dan pembinaan anggotanya, sehingga mampu melahirkan mahasiswa yang berprestasi, berintegritas, dan mampu membawa nama baik Fakultas Syariah di tingkat regional maupun nasional,” ungkapnya.
Ketua Umum LASMOOT 2026, Arjun Alwi Akhbarudin, menegaskan bahwa Open Recruitment tahun ini tidak sekadar menjadi proses seleksi administratif, melainkan bagian dari pembinaan awal bagi calon anggota.
“Selain tes akademik dan hafalan asas hukum, kami juga melaksanakan wawancara komitmen pada tahap akhir untuk melihat keseriusan dan kesiapan calon anggota dalam berproses di dalam organisasi,” jelasnya.
Melalui seleksi yang diikuti 139 peserta ini, LASMOOT Fakultas Syariah berharap dapat melahirkan kader-kader mahasiswa hukum yang berintegritas, berkomitmen tinggi, serta mampu menjaga kualitas dan keberlangsungan organisasi sebagai wadah pengembangan kompetensi mahasiswa Fakultas Syariah. ANS



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?