![]() |
| Dokumentasi Foto Bersama |
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM - Menindaklanjuti keberhasilan penyelenggaraan "Workshop Manajemen Penanganan Ternak Kurban Holistik" Angkatan Pertama yang digelar di Ruang Utama Masjid Raden Patah Universitas Brawijaya pada Sabtu, 23 Mei 2026 lalu, pihak takmir langsung tancap gas mengimplementasikan ilmu tersebut dalam aksi nyata. Tepat pada Kamis, 28 Mei 2026 yang bertepatan dengan tanggal 11 Dzulhijjah 1447 Hijriah, Masjid Raden Patah Universitas Brawijaya sukses melaksanakan ibadah penyembelahan ternak kurban.
Wakil Takmir Masjid Raden Patah UB, Ratno Bagus Edy Wibowo, Ph.D., menyampaikan bahwa program holistik ini didesain bukan sekadar ritual musiman, melainkan sebuah gerakan yang memiliki dampak (impact) nyata secara global. Menurutnya, ini adalah wujud nyata dari implementasi ajaran Nabi Ibrahim AS dan Nabi Muhammad SAW yang relevan di tingkat dunia.
"Kami mendesain program Holistik ini agar mempunyai impact secara global sebagai wujud implementasi risalah Nabi Ibrahim dan Nabi Muhammad secara global dan berkelanjutan. Program ini dirancang tanpa batasan waktu, sekat, lintas negara, maupun lintas benua," ujar Ratno Bagus.
Lebih lanjut, ia membocorkan rencana strategis jangka panjang MRP UB terkait distribusi hasil kurban agar bisa menjangkau wilayah yang lebih luas dan efisien.
"Harapannya, ke depan (daging kurban ini) bisa menjadi produk kaleng yang dapat didistribusikan dengan jangkauan luas hingga ke berbagai belahan dunia," tambahnya.
![]() |
| Dokumentasi Panitia Sembelih |
Ada pemandangan yang unik dan berbeda pada pelaksanaan ibadah kurban di Masjid Raden Patah tahun ini. Pihak panitia secara khusus mengundang para mahasiswa asing dari berbagai negara yang saat ini sedang menempuh studi di Universitas Brawijaya. Kehadiran para mahasiswa internasional ini dihadirkan untuk membawa misi sekaligus menjalankan prinsip Global Friendship, (Persahabatan Global), Global Brotherhood (Persaudaraan Global) dan Global Humanity (Kemanusiaan Global).
Tidak sekadar menyaksikan prosesi, para mahasiswa asing tersebut juga diajak membaur dan merasakan langsung kehangatan tradisi Idul Adha di Indonesia. Pada akhir kegiatan, mereka turut diberikan bagian daging kurban serta diajak untuk ikut makan bersama dengan seluruh jajaran panitia dalam suasana yang penuh kebersamaan dan kekeluargaan.
![]() |
| Dokumentasi Keikutsertaan Mahasiswa Internasional |
Melalui momentum bersejarah ini, pihak Takmir Masjid Raden Patah Universitas Brawijaya menyampaikan harapan besar agar program ini tidak berhenti sebagai agenda tahunan biasa, melainkan mampu menjadi pionir serta percontohan nasional bagi masjid-masjid lainnya dalam pengelolaan kurban yang higienis, saintifik, dan syar'i.
Selain itu, keterlibatan aktif para mahasiswa asing diharapkan dapat memperluas syiar Islam yang ramah, damai, dan inklusif ke kancah internasional. Dengan demikian, nilai-nilai kemanusiaan global yang disebarkan dari bumi Arema ini dapat menginspirasi masyarakat dunia dalam membangun solidaritas tanpa sekat negara.



.png)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?