Edy Purwanto, Ketua III LPTQ Kota Singkawang, mewakili Ketua Umum LPTQ Kota Singkawang menyerahkan laporan kepada Ketua Umum LPTQ Provinsi Kalbar Brigjen Pol. Drs. H. Andi Musa, SH., M.Si.
PONTIANAK | JATIMSATUNEWS.COM: Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Singkawang tidak hanya menyerahkan laporan pelaksanaan program tahun 2025 dan rencana kegiatan 2026 dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) LPTQ Provinsi Kalimantan Barat, tetapi juga menyampaikan sejumlah usulan strategis guna meningkatkan kualitas pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat provinsi.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Grand Mahkota Pontianak tersebut dihadiri berbagai unsur penting, di antaranya Rektor Universitas PGRI Pontianak, perwakilan Junior PMII Kalbar, serta Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kalbar. Penyerahan laporan dilakukan oleh Edy Purwanto, Ketua III LPTQ Kota Singkawang, mewakili Ketua Umum LPTQ Kota Singkawang, kepada Ketua Umum LPTQ Provinsi Kalbar Brigjen Pol. Drs. H. Andi Musa, SH., M.Si.
Dalam kesempatan itu, LPTQ Singkawang menekankan pentingnya penyelenggaraan MTQ Provinsi Kalbar yang semakin berkualitas, bermartabat, serta menjunjung tinggi prinsip keadilan, profesionalitas, dan objektivitas. Sejumlah saran pun disampaikan sebagai bahan pertimbangan LPTQ Provinsi Kalbar.
Salah satu usulan utama adalah terkait waktu pelaksanaan MTQ provinsi. LPTQ Singkawang mengusulkan agar MTQ dilaksanakan sekitar triwulan III setiap tahun, sehingga kabupaten/kota memiliki waktu persiapan lebih optimal, baik dalam pembinaan kafilah, seleksi peserta, maupun kesiapan anggaran daerah.
Selain itu, untuk meningkatkan kredibilitas hasil penilaian, LPTQ Singkawang mengusulkan agar MTQ tingkat provinsi melibatkan Dewan Hakim Nasional atau menjalin kolaborasi antara Dewan Hakim Provinsi Kalbar dengan Dewan Hakim Nasional. Langkah ini dinilai dapat memperkuat objektivitas dan mutu penilaian.
"Aspek netralitas dewan hakim juga menjadi perhatian. LPTQ Singkawang berharap dewan hakim tetap menjaga independensi dan profesionalitas dalam memberikan penilaian, meskipun berasal dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Barat," ucap Edy Purwanto Ketua III LPTQ Kota Singkawang, mewakili Ketua Umum LPTQ Kota Singkawang.
Tak kalah penting, LPTQ Singkawang juga mendorong peningkatan kualitas pembinaan cabang Fahmil Qur’an melalui penyusunan dan pengelolaan bank soal terstandar. Dengan adanya standar materi yang jelas, peserta diharapkan dapat belajar lebih terarah dan merata, sekaligus meningkatkan kualitas kompetisi yang lebih adil dan profesional.
Ketua Umum LPTQ Kalbar Brigjen Pol. Andi Musa mengapresiasi laporan serta masukan konstruktif yang disampaikan LPTQ Singkawang. Ia menegaskan bahwa sinergi antar daerah menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas pembinaan Al-Qur’an sekaligus prestasi MTQ di Kalimantan Barat.
Rakerda LPTQ Kalbar sendiri menjadi forum strategis untuk evaluasi program, penguatan koordinasi, serta penyusunan langkah konkret dalam membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat. Diharapkan, berbagai masukan dari daerah dapat semakin memperkuat kualitas penyelenggaraan MTQ ke depan. Ans



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?