MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: PHimpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Malang menggelar Acara Silaturahmi dan Penguatan Pengurus Anak Cabang (PAC) di Kecamatan Tajinan, Kamis (29/1/2026). Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus forum diskusi terbuka untuk membahas berbagai persoalan yang dihadapi petani di wilayah setempat beserta solusi konkret ke depan.
Acara dimulai pukul 10.05 WIB dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan doa bersama hingga pukul 10.10 WIB. Suasana khidmat mewarnai awal kegiatan yang dihadiri jajaran pengurus HKTI, pemerintah kecamatan, serta perwakilan petani dari berbagai desa di Kecamatan Tajinan.
Ketua PAC HKTI Kecamatan Tajinan, Pujiono, dalam sambutannya (10.10–10.20 WIB) menegaskan pentingnya soliditas pengurus PAC sebagai ujung tombak organisasi di tingkat kecamatan. Ia berharap kegiatan ini mampu memperkuat sinergi antarpetani sekaligus memperjelas arah perjuangan HKTI dalam mendampingi petani.
Sambutan berikutnya disampaikan Ketua DPC HKTI Kabupaten Malang, H. Makhrus Sholeh, SH (10.20–10.30 WIB). Ia menekankan bahwa setelah proses pelantikan pengurus, langkah strategis yang harus segera dilakukan adalah penguatan organisasi hingga ke tingkat paling bawah.
“Setelah dilantik, kita bentuk penguatan organisasi, setelah itu pembentukan ranting. Sehingga jaringan PAC ini benar-benar berdaya di bawah,” tegas H. Makhrus Sholeh.
Ia menjelaskan bahwa penguatan tersebut harus berbasis potensi lokal. Petani perikanan difokuskan pada sektor perikanan, sementara petani jagung difokuskan pada komoditas jagung, sebagai bagian dari upaya nyata mendukung ketahanan pangan nasional.
Lebih lanjut, H. Makhrus menegaskan komitmen HKTI Kabupaten Malang dalam mendukung program Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, dan hilirisasi ekonomi.
“Program Presiden sangat mulia. Dengan MBG, Koperasi Merah Putih, dan hilirisasi, uang tidak hanya berputar di pusat, tetapi di daerah. Desa menjadi lebih berdaya,” imbuhnya.
Sementara itu, Camat Tajinan Franki Sukandari, S.TP, M.AP dalam sambutannya mengapresiasi peran HKTI sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan di tingkat kecamatan. Ia berharap sinergi antara petani, organisasi, dan pemerintah dapat terus diperkuat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab, yang menjadi ruang penting bagi para petani untuk menyampaikan langsung berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, mulai dari persoalan produksi, pemasaran, hingga akses pendampingan. Berbagai solusi dan masukan strategis dibahas bersama sebagai langkah awal perbaikan ke depan.
Acara ditutup dengan doa penutup, kemudian dilanjutkan ramah tamah mulai pukul 11.05 WIB hingga selesai, dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan.
Melalui kegiatan ini, HKTI Kabupaten Malang menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah petani, memperkuat struktur organisasi hingga tingkat ranting, serta mendorong desa-desa di Kabupaten Malang agar semakin mandiri dan berdaya.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?