Banner Iklan

Tebar Harapan Ramadan, Kemenag Kabupaten Malang Salurkan Ratusan Bingkisan Gerakan Nasional 2 Juta Paket

Anis Hidayatie
12 Maret 2026 | 18.43 WIB Last Updated 2026-03-12T11:44:06Z


Kemenag Kabupaten Malang Salurkan Ratusan Bingkisan dalam Program “Tebar Harapan Ramadan”, Bagian dari Gerakan Nasional 2 Juta Paket

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang menggelar kegiatan Selasar Hangat Lintas Agama Enjoyful Ramadan dengan tema “Indonesia Berdaya Melalui Tebar Harapan Ramadan” di halaman kantor Kemenag Kabupaten Malang, Kamis (12/3/2026).

 Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan nasional penyaluran 2 juta paket bantuan Ramadan yang dilakukan secara serentak oleh Kementerian Agama di seluruh Indonesia.

Kepala Kemenag H. Sahid dan Ketua BAZNAS Malang KH Khoirul Hafidz Fanani

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Malang H. Sahid, Ketua Baznas Kabupaten Malang Khoirul Khafid Fanani, para Kepala KUA, serta jajaran pejabat di lingkungan Kemenag Kabupaten Malang.

Ketua panitia kegiatan, Rahmat Hidayat, menjelaskan bahwa secara nasional pembagian bantuan dijadwalkan berlangsung serentak menjelang waktu berbuka puasa sekitar pukul 17.50 WIB. Namun di Kabupaten Malang kegiatan diawali lebih awal agar distribusi bantuan dapat berjalan lancar hingga ke penerima.

“Secara nasional targetnya 2 juta bingkisan Ramadan. Untuk Kabupaten Malang, kami menyiapkan 250 bingkisan senilai Rp200 ribu per paket. Selain itu juga ada 1.054 paket beras fitrah dan santunan uang sebanyak 200 paket masing-masing Rp250 ribu,” ujar Rahmat.

Ia menambahkan, seluruh bantuan tersebut bersumber dari zakat, infak, dan sedekah para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Kabupaten Malang yang dikelola melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan berkolaborasi dengan Baznas.

Rahmat juga menjelaskan bahwa zakat fitrah tahun ini ditetapkan sebesar Rp50 ribu per orang atau setara dengan 3 kilogram beras.

“Kami berharap ke depan jumlah bantuan yang disalurkan bisa semakin meningkat. Apalagi mulai tahun ini penghitungan zakat profesi ASN menggunakan acuan gaji terbaru dengan potongan 2,5 persen, sehingga potensi penghimpunannya juga lebih besar,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Malang KH Khoirul Khafid Fanani menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin kuat antara Baznas dan Kemenag Kabupaten Malang dalam berbagai program sosial dan keagamaan.

“Terima kasih kepada Kemenag Kabupaten Malang yang selama ini paling sinergi dengan Baznas. Banyak program bersama yang kami jalankan, mulai dari santunan, kegiatan ngaji, taklim, hingga pembagian takjil,” katanya.

Ia juga menyebutkan bahwa kinerja Baznas Kabupaten Malang terus mengalami peningkatan, termasuk dalam pengelolaan keuangan.

“Informasi terakhir dari bagian keuangan menunjukkan jumlah bantuan untuk fakir miskin terus meningkat. Bahkan pada 7 Februari lalu laporan keuangan Baznas kembali meraih opini WTP atau Wajar Tanpa Pengecualian setelah diaudit,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Malang H. Sahid menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat semangat berbagi di bulan suci Ramadan.

“Tema kegiatan ini adalah tebar harapan Ramadan untuk Indonesia berdaya. Selain santunan, juga ada kegiatan berbuka bersama. Kita saat ini sudah memasuki sepertiga akhir Ramadan, momen yang sangat tepat untuk memperbanyak amal,” ungkapnya.

H. Sahid juga menyampaikan apresiasi kepada Baznas yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengelola zakat dan menyalurkannya kepada masyarakat yang berhak.

“Baznas Kabupaten Malang ini luar biasa, bahkan banyak daerah lain yang datang untuk studi tiru. Pengelolaan keuangannya juga sudah diaudit dan meraih WTP,” katanya.

Menurut H. Sahid, keberhasilan program-program sosial di Kabupaten Malang tidak lepas dari kuatnya sinergi antar lembaga keagamaan.

“Kemenag Kabupaten Malang ini lengkap, ada penyelenggara Kristen, Katolik, Hindu, dan lainnya. Semua bersinergi untuk melayani umat. Kegiatan ini juga didukung oleh hampir 1.400 ASN yang berbagi melalui zakat,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa zakat yang dihimpun akan disalurkan kepada delapan golongan penerima zakat (asnaf) sesuai dengan ketentuan syariat.

“Setiap harta yang kita miliki sesungguhnya ada hak orang lain di dalamnya. Ramadan adalah momen terbaik untuk berbagi. Apa yang kita keluarkan untuk orang lain, insya Allah akan menjadi keberkahan bagi hidup kita,” tutup Sahid.


Melalui kegiatan ini, Kemenag Kabupaten Malang berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial di bulan Ramadan terus tumbuh.

Sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.



Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tebar Harapan Ramadan, Kemenag Kabupaten Malang Salurkan Ratusan Bingkisan Gerakan Nasional 2 Juta Paket

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now