Banner Iklan

Sulap Kawat Bulu Jadi Gantungan Kunci dan Bros Cantik, Mahasiswa KKN 14 Simorejo Wadahi Kreativitas Ibu-Ibu PKK Simorejo

Admin JSN
08 Agustus 2026 • 19.51 WIB
Dokumentasi Foto Bersama Ibu - ibu PKK Desa Simorejo

BOJONEGORO | JATIMSATUNEWS.COM : Dalam upaya mendorong pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis kerajinan tangan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 14 Desa Simorejo menggelar workshop pembuatan aksesori dari kawat bulu (pipe cleaner craft). Pelatihan yang menyasar anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ini berlangsung meriah di Balai Desa Simorejo, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (28/7/2026). 

Agenda diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara (MC) yang memaparkan arah dan visi kegiatan. Workshop ini dirancang khusus untuk mengasah kreativitas sekaligus membekali ibu-ibu PKK dengan keterampilan terapan. Selain memanfaatkan kawat bulu sebagai bahan baku yang fleksibel dan terjangkau, pelatihan ini ditargetkan menjadi cikal bakal peluang usaha mandiri yang memiliki nilai ekonomi bagi warga desa.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kelompok 14, Ibu Isna Nugraha, S.T., M.T., mengungkapkan bahwa program pelatihan keterampilan ini dirancang untuk mendorong iklim kewirausahaan skala rumah tangga di wilayah perdesaan.

"Melalui program kerja ini, kami berharap mahasiswa tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga mampu memantik potensi ekonomi lokal. Keterampilan praktis seperti ini sangat potensial untuk dikembangkan menjadi usaha mikro berbasis komunitas," ujar Isna.

Kepala Desa Simorejo, Ibu Ganda Panjaitan, turut menyambut hangat inisiatif yang dibawakan oleh para mahasiswa. Pihaknya mengapresiasi langkah konkret tim KKN dalam memberikan ide-ide segar bagi kegiatan kemasyarakatan di desanya.

"Pelatihan seperti ini sangat positif untuk mengisi waktu luang ibu-ibu PKK dengan kegiatan produktif. Selain menambah keterampilan baru, kerajinan yang dihasilkan punya potensi nilai jual kalau ditekuni dengan teliti," ujar Ganda.

Inovasi Produk Gantungan Kunci Tulip dan Bros Ribbon 

Dokumentasi Foto Kegiatan Membuat Bros Dengan Ibu- ibu PKK

Sesi inti pelatihan diampu langsung oleh dua mahasiswa KKN, Gisella dan Deddy, yang bertindak sebagai pemateri. Pelatihan dipandu tahap demi tahap, diawali dengan pembuatan gantungan kunci berbentuk bunga tulip, kemudian dilanjutkan dengan teknik pembentukan bros berbentuk pita yang elegan.

Agar materi bisa tersampaikan dengan baik, pemateri mempraktikkan langkah pembuatan di bagian depan yang langsung diikuti oleh seluruh peserta. Untuk memastikan proses berjalan lancar, mahasiswa KKN lainnya disiagakan sebagai fasilitator pendamping di setiap meja kelompok. Kehadiran pendamping ini mempermudah para ibu PKK yang mengalami kesulitan dalam melipat maupun merangkai kawat bulu.

Ketua Tim Penggerak PKK Desa Simorejo, Ibu Astuti, yang juga hadir mengikuti jalannya workshop secara langsung, menyampaikan rasa senang dan apresiasinya atas antusiasme kader PKK selama pelatihan.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi ibu-ibu disini. Bahan kawat bulu ini ternyata mudah didapat dan cara pembuatannya sangat menarik. Kami jadi punya ide baru untuk membuat kerajinan tangan yang cantik, bahkan bisa dijual untuk menambah pemasukan keluarga," ungkap Astuti.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang acara. Dengan ketelitian dan kerja sama yang baik, seluruh peserta berhasil merangkai kawat bulu menjadi karya aksesori yang rapi dan cantik.

Dokumentasi Foto Hasil Jadi Produk Dengan Ibu- ibu PKK

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, seluruh anggota PKK, jajaran perangkat desa, dan mahasiswa KKN 14 Simorejo menggelar sesi foto bersama. Masing-masing peserta tampak bangga memamerkan produk gantungan kunci dan bros hasil buatan tangan mereka sendiri sebagai simbol keberhasilan workshop hari itu.

Koordinator Desa (Kordes) KKN Kelompok 14 Simorejo, Eunike Sitanggang, berharap kegiatan ini memberikan kesan mendalam sekaligus manfaat yang berkelanjutan bagi warga Desa Simorejo.

"Kami ingin suasana belajarnya santai tapi tetap dapat ilmunya. Kawat bulu ini relatif gampang dibentuk dan pilihan warnanya banyak, jadi ibu-ibu bisa bebas berkreasi. Sinergi dan kebersamaan saat praktik secara berkelompok inilah yang ingin kami hidupkan," pungkas Eunike. 


Penulis : Bintang Mahesa Akbar R.H, Moch Bryan Elsanto, Nastiti Maya Anggraini


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Sulap Kawat Bulu Jadi Gantungan Kunci dan Bros Cantik, Mahasiswa KKN 14 Simorejo Wadahi Kreativitas Ibu-Ibu PKK Simorejo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?