Kegiatan bertajuk Dentistry Charity XVII tersebut digelar pada Sabtu, 8 Agustus 2026, bertempat di SDN 01 Sidogiri, Pasuruan. Layanan pemeriksaan dan pengobatan gigi diberikan secara gratis kepada masyarakat.
Sesuai jadwal, kegiatan semestinya dimulai pukul 07.30 WIB dan berlangsung hingga pukul 16.30 WIB. Namun, tingginya antusiasme warga membuat panitia memutuskan membuka pelayanan lebih awal.
Sejak sekitar pukul 07.00 WIB, ratusan warga sudah terlihat mengantre untuk mendapatkan layanan kesehatan gigi.
Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP) Nastiti Faradilla Ramadhani, drg., M.Kes., Sp.RKG, Imam Safari Azhar, drg., M.Kes., Sp.Pros (K), CPDI dan Oki Fadhila, drg., M.Kes.
“Melihat keadaan demikian, kita akhirnya buka lebih awal,” tutur Ketua Pelaksana, Dokter Azhar.
Antusiasme masyarakat tersebut mendapat apresiasi dari tim FKG UNAIR. Dokter Kiky yang turut mendampingi kegiatan mengaku bersyukur melihat tingginya minat warga untuk memeriksakan kesehatan gigi mereka.
“Alhamdulillah masyarakat antusias, semoga kehadiran kami memberikan manfaat untuk kesehatan gigi warga masyarakat Sidogiri,” ujar Dokter Kiky.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan layanan pemeriksaan dan pengobatan secara gratis, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Dokter Dea juga mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu sampai muncul keluhan untuk memeriksakan kondisi gigi. Ia menganjurkan masyarakat melakukan pemeriksaan gigi secara rutin setiap enam bulan sekali.
“Pemeriksaan rutin penting dilakukan untuk mengetahui kondisi gigi sejak dini, sehingga apabila ada masalah dapat segera ditangani,” ujarnya.
Gratis, Domisili KTP Bebas
Dentistry Charity XVII FKG UNAIR memang dirancang sebagai layanan kesehatan yang dapat diakses masyarakat secara luas. Pendaftaran dilakukan langsung di lokasi dan tidak dipungut biaya.
Peserta cukup membawa KTP atau Kartu Keluarga (KK) sebagai identitas. Bagi masyarakat yang memiliki kartu BPJS Kesehatan, juga dianjurkan membawanya.
Sementara peserta yang berusia di bawah 17 tahun wajib didampingi orang tua atau wali. Menariknya, layanan tersebut tidak membatasi peserta berdasarkan domisili KTP, sehingga masyarakat dari berbagai daerah tetap dapat mengikuti kegiatan.
Selain layanan pemeriksaan dan pengobatan gigi gratis, panitia juga menyediakan sembako gratis bagi 400 peserta pertama serta kesempatan memperoleh berbagai hadiah menarik.
Istri Kades Ikut Periksakan Gigi PutrinyaAntusiasme warga juga terlihat dari kehadiran Ketua Tim Penggerak PKK Desa Sidogiri, Dewi Rodiyah. Istri Kepala Desa Sidogiri tersebut hadir bersama putrinya yang masih bersekolah untuk mengikuti pemeriksaan gigi.
Dewi mengatakan, kedatangannya bersama sang putri karena menduga terdapat masalah pada gigi anaknya.
“Kayaknya lubang, jadi ini kita mau periksa,” tuturnya.
Ia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memastikan kondisi gigi putrinya sekaligus mendapatkan penanganan dari tim medis FKG UNAIR.
Kehadiran keluarga kepala desa dalam kegiatan tersebut juga menjadi gambaran bahwa layanan kesehatan gigi merupakan kebutuhan semua kalangan, termasuk anak-anak.
Kades Sidoarjo Ali Makki (mengenakan sarung) foto bersama ketua FPK Kabupaten Pasuruan Gus Bay dan Pengurus di lokasi pengobatan Gigi Gratis.Kepala Desa Sidogiri, Ali Makki, memberikan apresiasi atas pelaksanaan Dentistry Charity XVII FKG UNAIR di wilayahnya.
Menurutnya, kegiatan pengobatan dan pemeriksaan gigi gratis tersebut sangat membantu masyarakat. Terlebih, tingginya jumlah warga yang datang menunjukkan besarnya kebutuhan terhadap layanan kesehatan gigi di tingkat desa.
Ali berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan di Desa Sidogiri pada tahun-tahun mendatang.
Kades Ali Makki dan Ketua panitia Almutashim Billah“Terima kasih FKG UNAIR, semoga tahun depan bisa mengadakan kegiatan serupa di Sidogiri lagi,” tutur Ali Makki.
Ia menilai kegiatan semacam ini memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran warga untuk lebih memperhatikan kesehatan gigi dan mulut.
Dentistry Charity XVII, Hadirkan Layanan Kesehatan untuk Masyarakat
Dentistry Charity XVII menjadi salah satu bentuk kepedulian FKG UNAIR terhadap kesehatan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat tidak hanya mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan secara cuma-cuma, tetapi juga memperoleh edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi secara berkelanjutan.
"Apresiasi kami sampaikan kepada para mahasiswa dan dokter dari FKG UNAIR yang memberikan kegiatan bermanfaat untuk warga Pasuruan khususnya Sidogiri," ucap Ketua FPK (Forum Pembauran Kebangsaan Kabupaten Pasuruan) Gus Bayhaqi yang berkenan datang bersama pengurus memberikan dukungan sekaligus bincang dengan masyarakat.
Membludaknya warga sejak pagi bahkan sebelum pelayanan dimulai menjadi bukti kuat bahwa program kesehatan gigi gratis masih sangat dibutuhkan masyarakat.
Di tengah tingginya antrean, mahasiswa dan dokter tetap melayani dengan sabar dan ramah.
Jesslyn (tidak bermasker) foto bersama ketua dan pengurus FPK"Kami ingin memberikan yang terbaik untuk masyarakat warga Pasuruan khususnya Sidogiri," ucap Jesslyn Ketua Humas
Semangat warga untuk mendapatkan pemeriksaan justru memperlihatkan meningkatnya kesadaran bahwa kesehatan gigi tidak boleh diabaikan.
Berlangsung hingga pukul 15.30 pemeriksaan dan pengobatan gigi GRATIS diwarnai pembagian sembako gratis untuk 400 peserta pertama dan hadiah menarik. Ans







Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?