Banner Iklan

Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Universitas Ma Chung dan Pemkot Malang Resmi Teken MoU Bidang Kesehatan

Admin JSN
05 Agustus 2026 • 15.58 WIB
Universitas Ma Chung dan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) terkait penanganan dan peningkatan layanan kesehatan.

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Universitas Ma Chung dan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) terkait penanganan dan peningkatan layanan kesehatan pada Rabu (5/8). Kolaborasi lintas sektor yang mengusung konsep pentahelix ini mendapat apresiasi positif dari kalangan akademisi karena dinilai mampu memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

Rektor Universitas Ma Chung, Prof. Dr. Ir. Stefanus Yufra Menahen Taneo, M.S., M.Sc., menyatakan komitmen penuh institusinya untuk berkontribusi aktif dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Ia menyebut ruang kolaborasi yang dibuka lebar oleh Pemkot Malang merupakan peluang strategis bagi perguruan tinggi untuk hadir membawa solusi di tengah warga.

Menyongsong usianya yang ke-20 tahun, Universitas Ma Chung terus mengakselerasi targetnya untuk menjadi trendsetter pendidikan tinggi. Pasca penandatanganan nota kerja sama tersebut, Prof. Yufra menjelaskan bahwa pihaknya kini mengusung program prioritas di bidang kesehatan, dengan fokus utama pada pengembangan Pendidikan Profesi Apoteker.

”Melalui program ini, para mahasiswa dapat ikut ambil bagian dalam praktik dan pelayanan kesehatan secara nyata, baik di rumah sakit, puskesmas, maupun sarana kesehatan lainnya. Saat ini Indonesia, dan khususnya Kota Malang, masih sangat membutuhkan tambahan tenaga medis di bidang profesi apoteker,” terang Prof. Yufra.

Selain penguatan dari sisi pendidikan profesi, Universitas Ma Chung juga mengintensifkan program pengabdian masyarakat (pengmas) di sektor kesehatan dasar. Beberapa langkah nyata yang telah dilakukan meliputi:

  • Pemeriksaan Kesehatan Gratis: Layanan rutin yang digelar pada akhir pekan di area publik strategis seperti Car Free Day (CFD) dan Lapangan Rampal. Layanan ini menyasar seluruh lapisan masyarakat, mulai dari usia muda hingga kelompok lanjut usia (lansia).
  • Program Kacamata Gratis untuk Anak: Melalui Program Studi Optometri, kampus ini merespons fenomena maraknya gangguan penglihatan pada anak usia dini dengan menggelar pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis.

”Dulu kacamata sangat identik dengan usia tua, namun sekarang terjadi pergeseran di mana anak-anak kecil pun sudah banyak yang membutuhkan kacamata. Padahal, kesehatan mata ini merupakan komponen krusial untuk mendukung program literasi anak-anak kita,” ungkapnya.

Ke depannya, Prof. Yufra berharap sinergi yang telah terjalin erat antara Universitas Ma Chung dan Pemkot Malang ini dapat terus diperluas ke berbagai sektor pembangunan lainnya. Hal ini semata-mata didedikasikan untuk terus meningkatkan kualitas hidup serta kesejahteraan warga Kota Malang.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Universitas Ma Chung dan Pemkot Malang Resmi Teken MoU Bidang Kesehatan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?