Banner Iklan

Mahasiswa KKN UPN "Veteran" Jawa Timur Gelar Penyuluhan Pemilahan Sampah dan Bentuk Bank Sampah di Desa Penggaron

Admin JSN
09 Agustus 2026 • 17.42 WIB

 

Ibu-ibu kader PKK Desa Penggaron bersama tim KKN Kelompok 14 mendemonstrasikan pembuatan pupuk organik cair dari limbah rumah tangga.

JOMBANG | JATIMSATUNEWS.COM : Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UPN "Veteran" Jawa Timur menggelar rangkaian kegiatan penyuluhan pemilahan sampah sekaligus pembentukan Bank Sampah di Desa Penggaron, dimulai pada Senin (20/7/2026) bertempat di balai desa setempat. Kegiatan ini menghadirkan Anny Mustikaningrum, selaku Direktur Utama Bank Sampah Induk Jombang, sebagai pemateri utama, dan diikuti oleh perangkat desa serta warga Desa Penggaron. 

Pada tahap awal, Senin (20/7/2026), Anny Mustikaningrum menjelaskan tentang pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumbernya, yakni memisahkan sampah organik, anorganik, dan sampah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), serta menjelaskan bahwa sampah anorganik seperti plastik dan botol bekas tidak hanya dapat dijual, tetapi juga dapat diolah menjadi berbagai kerajinan tangan bernilai ekonomis, seperti tas, pot bunga, dan hiasan rumah, sehingga turut mendorong kreativitas warga sekaligus mengurangi volume sampah. Kegiatan ini juga menjadi momentum diresmikannya Bank Sampah Desa Penggaron, ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MOU) antara pihak Desa Penggaron dan Bank Sampah Induk Jombang sebagai payung kelembagaan pengelolaan sampah warga. 

Rangkaian kegiatan berlanjut pada Jumat (24/7/2026), yakni pembentukan kepengurusan panitia Bank Sampah Desa Penggaron. Mahasiswa KKN bersama warga juga bergotong royong membuat tong sampah dari kawat kandang sebagai sarana pemilahan sampah di lingkungan desa, serta membuat pupuk cair dari sampah organik rumah tangga dengan memanfaatkan galon bekas sebagai wadah fermentasi. 

Sebagai kelanjutan program, mahasiswa KKN dan warga Desa Penggaron berencana melaksanakan pengangkutan pertama sampah anorganik pada Senin, 10 Agustus 2026, yang akan diambil langsung oleh pihak Bank Sampah Induk Jombang. Momen ini akan menjadi penanda mulai beroperasinya Bank Sampah Desa Penggaron secara resmi. 

Rangkaian kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga Desa Penggaron dalam memilah sampah organik, anorganik, dan B3 sejak dari rumah tangga, membentuk kelembagaan Bank Sampah Desa Penggaron yang terhubung dengan Bank Sampah Induk Jombang melalui kerja sama resmi, menyediakan sarana pemilahan sampah berupa tong sampah hasil swadaya warga, memberikan keterampilan praktis pembuatan pupuk cair dari sampah organik rumah tangga, serta mewujudkan sistem pengangkutan sampah anorganik yang berkelanjutan bersama Bank Sampah Induk Jombang. 

Ke depannya, diharapkan Bank Sampah Desa Penggaron dapat berjalan secara berkelanjutan dan dikelola secara mandiri oleh perangkat desa bersama warga, sehingga budaya memilah sampah menjadi kebiasaan sehari-hari. Kerja sama dengan Bank Sampah Induk Jombang juga diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru bagi warga melalui penjualan sampah bernilai jual, sekaligus mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir dan menjadikan Desa Penggaron sebagai contoh desa yang peduli terhadap lingkungan. 

Dengan terbentuknya Bank Sampah Desa Penggaron, mahasiswa KKN UPN "Veteran" Jawa Timur berharap program ini dapat terus berlanjut meski masa KKN telah usai, sehingga manfaatnya benar benar dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang dan mendukung terwujudnya lingkungan desa yang lebih bersih dan sehat. 


Penulis : Divisi Acara,  Kelompok 14 KKN Desa Penggaron, Mahasiswa UPN "Veteran" Jawa Timur


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Mahasiswa KKN UPN "Veteran" Jawa Timur Gelar Penyuluhan Pemilahan Sampah dan Bentuk Bank Sampah di Desa Penggaron

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?