Banner Iklan

Mahasiswa KKN Kelompok 10 Nara Bhakti UPN "Veteran" Jawa Timur Gelar Seminar Pemanfaatan Limbah Bernilai Ekonomi di Desa Mojoduwur

Admin JSN
06 Agustus 2026 • 20.45 WIB
Pelatihan pembuatan briket arang dari sekam padi oleh Mahasiswa KKN Kelompok 10 Nara Bhakti kepada anggota Gapoktan Desa Mojoduwur.


JOMBANG | JATIMSATUNEWS.COM : Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 10 Nara Bhakti Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur menyelenggarakan rangkaian seminar bertema pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai ekonomi di Desa Mojoduwur, Kabupaten Jombang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah sekaligus memberikan keterampilan dalam mengolah limbah menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan berpotensi menjadi peluang usaha.

Rangkaian kegiatan diawali dengan seminar pemanfaatan limbah sekam padi menjadi briket arang sebagai energi alternatif, yang diselenggarakan di rumah Ketua Kelompok Tani Dusun Juning. Seminar ini diikuti oleh anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Mojoduwur sebagai bentuk upaya mengoptimalkan pemanfaatan limbah pertanian yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

Sebagai salah satu desa agraris di Kabupaten Jombang, Desa Mojoduwur memiliki produksi padi yang cukup tinggi sehingga menghasilkan limbah sekam padi dalam jumlah besar. Selama ini, limbah tersebut umumnya hanya ditumpuk atau dibakar, padahal memiliki potensi untuk diolah menjadi briket arang yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif sekaligus memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

Dalam penyampaian materi, peserta memperoleh penjelasan mengenai manfaat briket arang sekam padi, mulai dari proses pembuatannya, keunggulan sebagai bahan bakar ramah lingkungan, hingga peluang pengembangannya sebagai usaha berbasis masyarakat. Tidak hanya menerima materi, peserta juga mengikuti praktik pembuatan briket arang, mulai dari pencampuran bahan, proses pencetakan, hingga tahap pengeringan. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan keterlibatan langsung selama sesi praktik berlangsung.

Selain menyasar sektor pertanian, mahasiswa KKN Kelompok 10 juga mengadakan seminar pemanfaatan limbah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi yang diikuti oleh ibu-ibu PKK Desa Mojoduwur. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi mengenai bahaya pembuangan minyak jelantah secara sembarangan serta memperkenalkan alternatif pengolahannya menjadi produk yang lebih bermanfaat dan memiliki nilai jual.

Pelatihan pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah oleh Mahasiswa KKN Kelompok 10 Nara Bhakti bersama ibu-ibu PKK Desa Mojoduwur.

Pada seminar tersebut, peserta diperkenalkan dengan tahapan pembuatan lilin aromaterapi mulai dari proses penyaringan minyak jelantah, pencampuran bahan, penambahan pewarna dan minyak esensial, hingga proses pencetakan lilin. Melalui kegiatan ini, ibu-ibu PKK diharapkan mampu mengembangkan keterampilan baru yang dapat dimanfaatkan sebagai peluang usaha rumahan sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan akibat limbah minyak bekas.

Seluruh rangkaian seminar mendapat respons positif dari masyarakat. Baik anggota Gapoktan maupun ibu-ibu PKK menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung. Mereka berharap pelatihan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga keterampilan yang diperoleh dapat dikembangkan menjadi usaha produktif di tingkat desa.

Arivia Fikratuz Zakia, S.E., M.Sc., selaku Dosen Pembimbing Lapangan Kelompok 10 KKN, turut mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, kegiatan yang mengangkat tema pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi merupakan langkah nyata dalam mendorong pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Ia menilai bahwa inovasi dalam mengolah limbah, seperti sekam padi menjadi briket arang dan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi, tidak hanya memberikan manfaat bagi kelestarian lingkungan, tetapi juga membuka peluang usaha baru yang mampu meningkatkan nilai tambah ekonomi serta kesejahteraan masyarakat Desa Mojoduwur.

Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKN Kelompok 10 Nara Bhakti UPN "Veteran" Jawa Timur berharap masyarakat Desa Mojoduwur semakin terdorong untuk memanfaatkan limbah yang tersedia di lingkungan sekitar menjadi produk yang bernilai guna dan bernilai jual. Dengan demikian, upaya pengelolaan limbah dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan usaha berbasis potensi lokal.

 

Penulis : Bimo Satrio Prayogi, Rafealyn Florachinta Listyara Putri, Muhammad Azam Fikri


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Mahasiswa KKN Kelompok 10 Nara Bhakti UPN "Veteran" Jawa Timur Gelar Seminar Pemanfaatan Limbah Bernilai Ekonomi di Desa Mojoduwur

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?