Banner Iklan

Ekonomi Jatim Tembus 5,84 Persen Lampaui Nasional, Senator Lia Istifhama Puji Tangan Dingin Khofifah

Admin JSN
08 Agustus 2026 • 05.13 WIB

 

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama.

SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM: Laju pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Timur kembali menorehkan angka gemilang. Hingga Triwulan II 2026, ekonomi Jatim secara kumulatif berhasil tumbuh sebesar 5,84 persen, melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di angka 5,45 persen.

Capaian fantastis ini langsung mendapat sorotan positif dari berbagai pihak, salah satunya dari Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama. Senator yang akrab disapa Ning Lia ini memberikan apresiasi tinggi atas kinerja dan "tangan dingin" Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Ning Lia menilai, torehan angka 5,84 persen bukanlah hal yang mudah diraih, mengingat kondisi ekonomi global saat ini masih dilingkupi ketidakpastian.

“Capaian pertumbuhan ekonomi Jawa Timur ini tentu patut kita apresiasi. Di tengah kondisi ekonomi global yang penuh tantangan, Jawa Timur mampu menjaga pertumbuhan ekonomi tetap kuat. Ini menunjukkan kepemimpinan Ibu Gubernur Khofifah bersama seluruh jajaran mampu menjaga optimisme pembangunan,” tegas Lia saat ditemui di kantornya, Jumat (07/08/2026).

Lebih lanjut, Lia menekankan bahwa keberhasilan ini tak lepas dari semangat kolaborasi lintas sektor yang berhasil dibangun oleh Pemprov Jatim, mulai dari pemerintah pusat, daerah, akademisi, dunia usaha, hingga pelaku UMKM.

Satu hal yang paling disoroti oleh Ning Lia adalah kualitas dari pertumbuhan ekonomi tersebut. Menurutnya, pertumbuhan yang tinggi menjadi tidak berarti jika tidak dibarengi dengan peningkatan kesejahteraan rakyat.

Kabar baiknya, data Badan Pusat Statistik (BPS) membuktikan bahwa ekonomi Jatim tumbuh beriringan dengan kesejahteraan:

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT): Berada di angka 3,42 persen, jauh lebih rendah dan lebih baik dibandingkan TPT nasional yang masih di angka 4,65 persen.

“Pertumbuhan ekonomi akan semakin bermakna ketika dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat. Ketika pengangguran menurun, kemiskinan berkurang, dan aktivitas ekonomi berkembang, maka kualitas pertumbuhan itu semakin baik,” puji tokoh perempuan Jatim tersebut.

Pernyataan ini sejalan dengan ungkapan Gubernur Khofifah sehari sebelumnya, Kamis (06/08/2026), yang menegaskan bahwa pembangunan Jatim saat ini telah memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat berkat kerja keras semua pihak.

Kokohnya ekonomi Jawa Timur rupanya ditopang oleh beberapa sektor produktif yang menjadi basis ekonomi daerah. Tiga kontributor terbesar penyumbang PDRB Jatim saat ini adalah:

  • Sektor Industri Pengolahan (31,27 persen)
  • Sektor Perdagangan (18,49 persen)
  • Sektor Pertanian (10,87 persen)

Melihat komposisi ini, Ning Lia mengingatkan agar potensi luar biasa ini terus dikembangkan agar manfaatnya lebih inklusif dan merata hingga ke lapisan masyarakat bawah.

“Jawa Timur memiliki kekuatan yang lengkap. Tantangannya adalah bagaimana mengoneksikan seluruh potensi tersebut. Prestasi ini harus menjadi energi untuk bekerja lebih kuat lagi," tutup Lia, seraya berharap tren positif ini terus terjaga hingga akhir 2026, terutama dengan memperkuat sektor padat karya dan UMKM.



Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Ekonomi Jatim Tembus 5,84 Persen Lampaui Nasional, Senator Lia Istifhama Puji Tangan Dingin Khofifah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?