![]() |
| Wali Kota Malang Wahyu Hidayat (kedua dari kanan) menekankan pentingnya sinergi Satpol PP dan Satlinmas untuk mewujudkan Indonesia ASRI./dok.istimewa |
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM - Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menekankan pentingnya sinergi antara Satpol PP dengan Satlinmas untuk mewujudkan Indonesia ASRI di Bumi Arema.
Kota Malang dipercaya menjadi panggung agenda berskala nasional, yang kali ini dipilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Aksi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) se-Indonesia.
Pemilihan ini menegaskan posisi strategis Kota Malang dalam mendukung kebijakan pusat.
Acaranya pun dihadiri langsung oleh Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta perwakilan kepala daerah dari Malang Raya.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan rasa hormat dan apresiasi yang tinggi atas kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah pusat. Menurutnya, agenda ini menjadi wadah krusial untuk memperkuat kolaborasi antardaerah demi mewujudkan Indonesia yang 'ASRI', yakni Aman, Sehat, Resik, dan Indah.
"Partisipasi yang luar biasa ini, baik dari rekan-rekan yang hadir secara langsung (luring) maupun daring dari seluruh penjuru Indonesia, mencerminkan kuatnya komitmen bersama. Ini adalah momentum berharga untuk kita saling bersinergi meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan kepada masyarakat," ungkap Wahyu Hidayat dalam sambutannya, Jumat (10/7).
Menurut Wahyu, agenda besar ini selain penting untuk mewujudkan Indonesia ASRI juga selaras dengan visi Kota Malang, yakni menuju Malang Mbois dan Berkelas.
Wahyu menjelaskan, esensi dari gerakan Satpol PP dan Satlinmas kali ini sangat sejalan dengan arah pembangunan lokal yang diusung Kota Malang saat ini.
Melalui visi tersebut, Pemkot Malang berkomitmen menciptakan tata ruang perkotaan yang indah secara estetika, sekaligus mengusung semangat kolaboratif, berkelanjutan, dan lestari.
Wahyu juga menekankan urusan ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (trantibumlinmas) bukan semata-mata menjadi beban pundak aparat penegak Perda saja. Namun, dibutuhkan keterlibatan aktif dan sinergi kokoh dari seluruh elemen masyarakat.
Melalui agenda nasional ini, Wahyu berharap terjadi proses berbagi pengetahuan, pertukaran pengalaman, dan praktik terbaik dalam penegakan ketertiban umum.
Inovasi-inovasi pelayanan yang lahir dari berbagai daerah diharapkan Wahyu bisa saling diadopsi demi kemajuan bersama.
"Semoga kehadiran Bapak, Ibu, dan Saudara sekalian dapat mempererat tali silaturahmi, memperkuat kolaborasi, serta mendorong lahirnya inovasi baru demi ketenteraman wilayah kita masing-masing secara berkelanjutan," tegasnya. ***
Editor: YAN



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?