Banner Iklan

Tudang Sipulung 2026 Ajang Harmoni Nusantara, KKSS Jatim Ajak Masyarakat Lintas Suku Hadir dan Bersilaturahmi

Anis Hidayatie
03 Juli 2026 | 16.33 WIB Last Updated 2026-07-03T09:33:28Z

 


Tudang Sipulung 2026 Ajang Harmoni Nusantara, KKSS Jatim Ajak Masyarakat Lintas Suku Hadir dan Bersilaturahmi

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPW KKSS) Jawa Timur menggelar rangkaian kegiatan akbar bertajuk Tudang Sipulung KKSS Jawa Timur 2026 pada 3–4 Juli 2026. Perhelatan tersebut tidak hanya menjadi momentum silaturahmi warga Sulawesi Selatan di perantauan, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan bagi seluruh masyarakat lintas suku, agama, dan budaya di Jawa Timur.

Mengusung semangat persatuan dan keberagaman, kegiatan ini berlangsung di dua lokasi ikonik, yakni NK Cafe Malang dan Bromo Hillside, dengan beragam agenda yang memadukan unsur ekonomi, budaya, olahraga tradisional, hingga kegiatan keagamaan.

Ketua Pelaksana Tudang Sipulung 2026, Ahmad Fuad Rahman, menegaskan bahwa makna Tudang Sipulung tidak sekadar berkumpul, melainkan menjadi wadah bermusyawarah, mempererat persaudaraan, dan membangun kolaborasi antarkomunitas.

"Semangat dari Tudang Sipulung adalah duduk berkumpul bersama untuk bermusyawarah dan mempererat tali silaturahmi. Karena itu, kami mengundang dengan hormat seluruh masyarakat luas, lintas suku, agama, dan golongan, untuk hadir dan meramaikan rangkaian acara ini. Mari kita rayakan keberagaman dan perkuat persatuan bersama," ujar Ahmad Fuad Rahman.

Pada hari pertama, Jumat (3/7/2026), seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di NK Cafe, Malang. Agenda diawali dengan KKSS Bisnis Forum pukul 07.30 WIB yang menjadi ruang kolaborasi ekonomi dan penguatan jaringan usaha bagi para pelaku bisnis dan UMKM.

Selanjutnya, pada pukul 10.00 WIB digelar Tournament Domino Piala KKSS Jawa Timur ke-IV, sebuah kompetisi permainan rakyat yang sarat nilai kebersamaan sekaligus mengasah strategi dan kecerdasan para peserta.

Malam harinya, masyarakat umum akan disuguhkan Pengajian Ceria bersama Ustadz Muhammad Nur Maulana mulai pukul 18.00 WIB. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi siraman rohani yang menyejukkan sekaligus menghibur bagi seluruh kalangan.

Sementara itu, rangkaian acara pada Sabtu (4/7/2026) akan berlangsung di kawasan wisata Bromo Hillside dengan agenda utama Silaturahmi dan Dialog Budaya bersama Suku Tengger mulai pukul 08.00 WIB.

Dialog budaya ini menjadi simbol kuat akulturasi dan penghormatan terhadap keberagaman Indonesia, sekaligus memperkokoh persaudaraan antarwarga dari berbagai latar belakang etnis dan budaya.

Tidak hanya itu, Tudang Sipulung 2026 juga akan diramaikan dengan peluncuran buku "Ekonomi Pancasila", pengenalan platform digital KKSS Digital Connection, serta Bazaar Kuliner Sulawesi yang menyuguhkan aneka makanan khas Sulawesi Selatan bagi para pengunjung.

Perhelatan besar ini mendapat dukungan penuh dari sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Menteri Pertanian RI sekaligus Ketua BPP KKSS, H. Andi Amran Sulaiman, Ketua BPW KKSS Jawa Timur Ir. Muslim Hamzah, Sekretaris BPW KKSS Jawa Timur Gasman Gazali, serta Ketua BPD KKSS Malang Raya Dr. Djoni Sudjatmoko.

Panitia berharap kegiatan tersebut mampu menjadi momentum memperkuat persatuan bangsa melalui pendekatan budaya, ekonomi, dan spiritual yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan dapat memperoleh informasi lebih lanjut melalui panitia masing-masing agenda, maupun melalui akun Instagram resmi @kkss_jatim.

Dengan mengusung semangat "Mari hadir, kita ramaikan, dan kita rajut harmoni nusantara bersama-sama di Tudang Sipulung 2026", KKSS Jawa Timur berharap kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana keberagaman dapat dirawat menjadi kekuatan bersama demi memperkokoh persatuan Indonesia.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tudang Sipulung 2026 Ajang Harmoni Nusantara, KKSS Jatim Ajak Masyarakat Lintas Suku Hadir dan Bersilaturahmi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now