![]() |
| Tim Kampung Lingkar Kampus (KLK) FBiPK menemui 3 lurah sekitar Universitas Brawijaya, salah satunya di Sumbersari./dok.FBiPK UB |
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM - Fakultas Bio-industri Pertanian dan Kehutanan Universitas Brawijaya (FBiPK UB) terus memperkuat kolaborasi dengan wilayah Kampung Lingkar Kampus melalui kegiatan silaturahmi dan koordinasi bersama pemerintah kelurahan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan mengunjungi tiga kelurahan di sekitar Universitas Brawijaya, yaitu Kelurahan Ketawanggede, Kelurahan Penanggungan, dan Kelurahan Sumbersari.
Pada kunjungan tersebut, perwakilan FBiPK UB bertemu secara langsung dengan lurah di masing-masing wilayah. Pertemuan menjadi ruang komunikasi awal untuk menyelaraskan kebutuhan masyarakat, potensi wilayah, serta arah pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat yang akan dilaksanakan melalui Program Kampung Lingkar Kampus.
Silaturahmi ini juga menjadi bagian dari upaya membangun hubungan kelembagaan yang lebih erat antara perguruan tinggi dan pemerintah kelurahan.
Melalui komunikasi yang terbuka, program pengabdian diharapkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi dirancang berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat serta dapat dilaksanakan secara terarah, partisipatif, dan berkelanjutan.
Program pengabdian yang diusung FBiPK UB mengangkat tema Integrasi Pawon Kampung Lingkar Kampus dengan Laboratorium Terpadu FBiPK untuk Penguatan Ekosistem Pembelajaran, Keterampilan, dan Kewirausahaan Masyarakat.
Program ini menghubungkan fasilitas komunitas di wilayah Kampung Lingkar Kampus dengan berbagai fasilitas pembelajaran dan laboratorium terpadu yang dimiliki FBiPK UB.
Sejumlah kegiatan telah dipersiapkan, meliputi Gerobak Giling atau Gizi Keliling yang menyasar anak-anak disekitar wilayah kampus, pelatihan barista dan roasting bagi pemuda-pemudi, pelatihan pengolahan sampah organik menjadi kompos bagi para pengelola sampah, serta pelatihan kewirausahaan bagi ibu-ibu pelaku UMKM dan usaha mlijo. Kegiatan tersebut akan memanfaatkan Tani Kopi, Ecogreen Recycling Plaza (ERP), dan MlijoHUB sebagai ruang pembelajaran, praktik, kreativitas, dan pengembangan usaha masyarakat.
Melalui pertemuan dengan para lurah, FBiPK UB memperoleh gambaran awal mengenai karakteristik dan kebutuhan masing-masing wilayah. Dukungan pemerintah kelurahan memiliki peran penting dalam menjembatani program kampus dengan masyarakat, termasuk dalam proses penyampaian informasi, penentuan peserta, serta penguatan keberlanjutan kegiatan setelah pelatihan selesai dilaksanakan.
Sinergi antara FBiPK UB dan tiga kelurahan tersebut diharapkan dapat memperkuat peran perguruan tinggi dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar kampus. Kolaborasi ini sekaligus menegaskan bahwa keberadaan kampus tidak dapat dipisahkan dari lingkungan sosial di sekitarnya, melainkan harus tumbuh bersama melalui pertukaran pengetahuan, penguatan keterampilan, pemberdayaan ekonomi, dan kepedulian terhadap lingkungan.
FBiPK UB berkomitmen untuk terus mengembangkan Program Kampung Lingkar Kampus sebagai wadah kolaborasi antara kampus, pemerintah kelurahan, dan masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan, program ini diharapkan mampu membangun ekosistem pembelajaran masyarakat yang inklusif serta mendorong terciptanya wilayah lingkar kampus yang semakin berdaya, produktif, dan berkelanjutan. Malang, 3 Juli 2026
***
Editor: YAN
Baca juga: Peneliti FBiPK UB Temukan 4 Spesies Baru Kumbang Ambrosia di Kawasan UB Forest



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?