Banner Iklan

Peneliti FBiPK UB Temukan 4 Spesies Baru Kumbang Ambrosia di Kawasan UB Forest

JSN Admin 2
02 Juli 2026 | 15.53 WIB Last Updated 2026-07-02T08:54:13Z
Prof. Hagus Tarno, peneliti sekaligus dosen FBiPK Departemen Hama Penyakit Tanaman dan koleksi kumbang-kumbang penelitiannya./dok.FBiPK UB

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM - Fakultas Bio-industri Pertanian dan Kehutanan (FBiPK) Universitas Brawijaya (UB) mencatatkan capaian penting di bidang biodiversitas melalui penemuan empat spesies baru kumbang ambrosia dan kumbang kulit kayu dari kawasan UB Forest.

Penemuan tersebut merupakan hasil kolaborasi penelitian antara Universitas Brawijaya, University of Florida, Michigan State University, dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Hasil penelitian tersebut telah dipublikasikan dalam jurnal internasional The Coleopterists Bulletin (USA) edisi 21 Juni 2026 melalui artikel berjudul Checklist of the Bark and Ambrosia Beetle Species (Coleoptera: Curculionidae: Platypodinae and Scolytinae) Collected at the Universitas Brawijaya Forest Properties, East Java, Indonesia with Descriptions of New Species.

Penelitian dipimpin oleh Guru Besar Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan FBiPK UB, Prof. Dr. Agr. Sc. Hagus Tarno, SP., MP., bersama Yogo Setiawan, SP., MP., dosen sekaligus peneliti muda FBiPK yang saat ini sedang menempuh studi doktoral di Kagoshima University, Jepang.

Penelitian lapangan dilaksanakan pada 2024 di kawasan UB Forest bertepatan dengan penyelenggaraan Bark and Ambrosia Beetles Academy yang diinisiasi oleh University of Florida dengan Universitas Brawijaya sebagai tuan rumah.

Dari hasil eksplorasi tersebut, tim peneliti berhasil mendeskripsikan empat spesies baru, yaitu (a) Crossotarsus gunungapi Hulcr, Tarno, and Levia sp. nov., (b) Amasa brawijaya Smith sp. nov., (c) Cosmoderes arjuno Johnson sp. nov., serta (d) Cosmoderes opacus Johnson sp. nov.

Salah satu spesies yang berhasil dideskripsikan diberi nama Amasa brawijaya sebagai bentuk penghormatan kepada Universitas Brawijaya sekaligus merepresentasikan nilai sejarah dan warisan Kerajaan Majapahit yang menjadi inspirasi penamaan tersebut.

Ketua tim peneliti, Prof. Dr. Agr. Sc. Hagus Tarno, SP., MP., mengatakan bahwa penemuan ini menunjukkan besarnya potensi keanekaragaman hayati Indonesia yang masih terus dapat diungkap melalui penelitian kolaboratif.

"Penemuan empat spesies baru ini menjadi bukti bahwa kawasan UB Forest memiliki nilai penting sebagai laboratorium alam untuk penelitian biodiversitas. Temuan ini tidak hanya memperkaya data ilmiah mengenai kumbang ambrosia di Indonesia, tetapi juga memperkuat kontribusi Universitas Brawijaya dalam pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat internasional," ujar Hagus dalam rilis UB yang diterima Kamis (2/7).

Yogo Setiawan, SP., MP., juga menjelaskan bahwa keberhasilan penelitian tersebut merupakan hasil sinergi berbagai institusi yang memiliki keahlian di bidang taksonomi dan ekologi serangga.

"Kolaborasi dengan University of Florida, Michigan State University, dan BRIN memungkinkan kami melakukan identifikasi spesies secara lebih komprehensif hingga menghasilkan deskripsi ilmiah yang diakui secara internasional. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berkembang untuk mendukung penelitian biodiversitas Indonesia," jelas Yogo.

Menurut tim peneliti, publikasi ini menjadi pijakan penting bagi pengembangan riset lanjutan mengenai biodiversitas, taksonomi, ekologi, hingga konservasi kumbang ambrosia di Indonesia. Selain memperkuat jejaring penelitian internasional, kolaborasi tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, pertukaran keahlian, serta mendorong lahirnya inovasi ilmiah di bidang kehutanan dan perlindungan tanaman.

Prof. Hagus Tarno, saat menjelaskan koleksi kumbang-kumbang penelitiannya./dok.FBiPK UB

(Amasa brawijaya Smith sp. nov.)

(Cosmoderes opacus Johnson sp. nov.)

(Crossotarsus gunungapi Hulcr, Tarno & Levia sp. Nov)

(Cosmoderes arjuno Johnson sp. nov.)

Pengarsipan penelitian FBiPK UB terhadap kumbang-kumbang yang ditemukan di UB Forest./dok.FBiPK UB

***

Editor: YAN


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Peneliti FBiPK UB Temukan 4 Spesies Baru Kumbang Ambrosia di Kawasan UB Forest

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now