SYDNEY | JATIMSATUNEWS.COM: Staf Khusus Kementerian Hukum Republik Indonesia, Noor Korompot telah mengunggah video dirinya tiba di Sydney, Australia pada Rabu (15/7) pagi WIB.
Unggahan ini menandakan bahwa apa yang sempat disampaikan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas terkonfirmasi. Yaitu, Luke Vickery akan menjalani pengambilan sumpah WNI di Sydney, Australia.
Menurut kabar yang beredar di media sosial termasuk di kolom komentar akun Instagram Noor Korompot, bahwa Luke Vickery akan menjalani sumpah WNI pada Kamis, 16 Juli 2026 waktu setempat.
Pengambilan sumpah ini dilakukan terpisah dengan Mitchell Baker karena Luke Vickery tidak diizinkan Macarthur FC untuk membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.
Penyebabnya, turnamen Asia Tenggara dua tahunan ini tidak masuk kalender resmi FIFA meski tiap pertandingannya didaftarkan sebagai FIFA A Match.
Dengan demikian, klub berhak menolak melepas pemainnya untuk agenda yang di luar kalender FIFA.
![]() |
| Foto stafsus Kemenhum RI, Noor Korompot yang berada di Sydney, Australia jelas pengambilan sumpah WNI Luke Vickery pada Kamis (16/7)./Instagram @noorkorompotalks |
Walau begitu, proses naturalisasi Luke Vickery dari warga Australia menjadi warga Indonesia tetap berjalan dan telah disetujui Presiden Prabowo Subianto melalui Keputusan Presiden dan rapat paripurna DPR RI.
Meski dipastikan absen di Piala AFF 2026, Luke Vickery akan berpotensi debut internasional sebagai pemain Timnas Indonesia pada September dan Oktober mendatang, yakni dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026.
Berbeda dengan Piala AFF, turnamen yang diprakarsai organisasi ASEAN—bukan AFF—dengan FIFA ini dimasukkan ke dalam kalender resmi. Sebab, seluruh pertandingannya digelar saat jeda internasional.
Sehingga, pemain yang mendapat panggilan timnas untuk ajang ini wajib dilepas klub.
Pada ajang ini Luke Vickery akan berpotensi bermain dengan Emil Audero atau Maarten Paes. Lalu, Jay Idzes, Kevin Diks, hingga Calvin Verdonk. Juga bersama Ole Romeny yang kini resmi menjadi pemain baru Fortuna Sittard yang juga diperkuat Justin Hubner.
Nama-nama tersebut juga absen di Piala AFF 2026 karena alasan sama. Walaupun Justin Hubner masuk daftar panggil, ia bisa saja tidak dilepas klub Belanda Fortuna Sittard agar fokus persiapan pramusim seperti yang dijalani Luke Vickery di Australia.
Adapun berikut ini profil Luke Vickery menurut data yang diungkap dalam rapat DPR RI terhadap permohonan kewarganegaraan Indonesia dari Luke Vickery.
Nama lengkap: Luke Anthony Vickery
Tempat dan tanggal lahir: Kailua, 25 Oktober 2005
Klub saat ini: Macarthur FC (Australia kasta 1)
Posisi: Penyerang sayap
Keturunan: Ayah bernama Jason Richard Vickery warga Australia kelahiran Sydney, 7 Maret 1972. Ibu bernama Cherie Claudine Vickery kelahiran California, 16 Oktober 1968. Nenek dari pihak ibu bernama Hetty Nanda kelahiran Medan, 3 Desember 1937. Dari sinilah, Luke Vickery dapat dinaturalisasi menjadi WNI menurut Undang-Undang RI dan sah juga menurut FIFA.
***
Penulis: YAN
Baca juga: Mitchell Baker WNI dan Timnas Indonesia Ditargetkan Prabowo Lolos Piala Dunia 2030




Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?