![]() |
| Mitchell Baker mencium bendera Merah Putih usai menjadi Warga Negara Indonesia pada Senin (13/7) di Jakarta./Instagram @pssi |
JAKARTA | JATIMSATUNEWS.COM: Staf Khusus Menteri Hukum Republik Indonesia, Noor Korompot mengungkap kabar menarik bagi penggemar Timnas Indonesia usai Mitchell Baker resmi menjadi WNI pada Senin (13/7) di Jakarta.
Menurut Noor Korompot, usai Mitchell Baker menjadi WNI akan ada kloter berikutnya untuk menaturalisasi pemain keturunan yang dapat memperkuat Timnas Indonesia.
Bahkan, PSSI yang dipimpin Erick Thohir mendapat target dari Presiden RI Prabowo Subianto untuk bisa lolos ke Piala Dunia dengan dukungan naturalisasi pemain keturunan didikan sepak bola luar negeri.
"Setelah pengambilan sumpah kewarganegaraan Mitchell Baker, PSSI akan menentukan siapa calon baru yang siap dinaturalisasi untuk persiapan menuju Piala Asia 2027 dan babak penyisihan Piala Dunia 2030," ungkap Noor pada akun Instagram pribadinya, Senin (13/7).
"Target harus lolos piala dunia dari Presiden RI adalah tantangan khusus bagi PSSI untuk mewujudkan hal tersebut," sambungnya.
"Kloter kedua telah dipersiapkan, namun pendukung Timnas harus sabar dulu," imbuhnya.
Unggahan ini pun memantik beragam reaksi. Mayoritas warganet menyambutnya dan bahkan menyebutkan beberapa nama pemain keturunan Indonesia yang berkarier di luar negeri.
Ada Laurin Ulrich, Julian Oerip, hingga Jahnoah Markelo yang saat ini bermain di klub Inggris Coventry City.
![]() |
| Jahnoah Markelo, pemain kelahiran Belanda yang dikabarkan mempunyai garis keturunan Indonesia dari pihak ibu dan akun Instagram pribadinya diikuti Jay Idzes./Instagram @jmarkelo24 |
Menurut laman Instagram Bolavers24 hingga Pemain Keturunan (di Facebook), Jahnoah Guevara Markelo memiliki garis keturunan Indonesia dari ibunya yang keturunan Indonesia-Suriname.
Ini membuatnya bisa membela Indonesia di pentas internasional selain Suriname, Curacao, dan Belanda.
Indonesia dan Suriname adalah asal ibunya, Curacao adalah asal ayahnya, dan Belanda adalah tempat lahirnya pada 4 Januari 2003.
Sebelum bermain di Coventry di bawah asuhan Pelatih Frank Lampard, ia pernah mengenyam pendidikan sepak bola di ASV De Dijk, AVV Zeeburgia, Ajax, dan Twente. Nama terakhir menjadi tempatnya promosi ke tim utama meski tidak mendapat menit bermain.
Markelo justru mendapat menit bermain di Go Ahead Eagles pada musim 2022–2023. Dari sana, ia merantau ke Kroasia dengan memperkuat NK Kustošija dan klub Slovenia, NK Celje.
Lalu, ia berlabuh ke salah satu klub besar Swiss, FC Zürich pada 2024.
Pada Januari 2026, Markelo didaratkan Lampard ke Coventry dan diikat kontrak 4,5 tahun.
Markelo yang bermain sebagai penyerang dan bek sayap telah memainkan beberapa pertandingan di Championship Division bersama klub yang musim 2026/27 akan bertarung di Premier League Inggris sebagai jawara liga kasta kedua Inggris tersebut.
Menariknya, Markelo merupakan adik dari pemain Curacao, Nathangelo Markelo, yang pernah debut internasional saat melawan Indonesia pada FIFA Matchday September 2022.
Saat itu, Nathangelo dan Curacao kalah 2-3 dari Indonesia yang masih dilatih Shin Tae-yong.
Menarik dinantikan, apakah PSSI turut memantau dan mendekati Jahnoah Markelo untuk dinaturalisasi dan memperkuat Indonesia di masa depan. ***
Penulis: YAN
Baca juga: Mitchell Baker WNI dan Siap Main di AFF 2026




Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?