Banner Iklan

Sinergi CoE CBSA UB dan Program 3M FTAB: Sulap Limbah Kotoran Sapi Jadi Media Tanam Produktif Berbasis Ekonomi Sirkular

M. Rifki Fauzi
11 Juli 2026 | 20.31 WIB Last Updated 2026-07-11T13:31:17Z

 

Dokumentasi Bersama Program Media Tanam Produktif Berbasis Ekonomi Sirkular

BOJONEGORO | JATIMSATUNEWS.COM - Center of Excellence Community-Based and Sustainable Agroindustry (CoE CBSA) berkolaborasi dengan Program Mahasiswa Membangun Desa (3M) Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem (FTAB) Universitas Brawijaya (UB) menggelar aksi nyata lewat Program Kampung Lingkar Kampus (KLK). Kerja sama ini berfokus pada pemanfaatan media tanam berbasis limbah peternakan sebagai bentuk penerapan teknologi tepat guna untuk mendukung pertanian masyarakat, penghijauan lingkungan, sekaligus menekan potensi pencemaran akibat kotoran ternak.

Kegiatan pengembangan media tanam oleh CoE CBSA ini dilaksanakan di Kabupaten Bojonegoro dengan menggandeng Kelompok Tani Ternak (KTT) USTAN Mandiri. Langkah strategis tersebut didukung penuh melalui skema pendanaan dari Bank Indonesia sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas masyarakat, pemanfaatan sumber daya lokal, dan pengembangan agroindustri berkelanjutan berbasis komunitas.

Media tanam yang digunakan berasal dari kotoran sapi yang telah melalui proses fermentasi menggunakan Effective Microorganisms 4 (EM4) dan SERMA. Proses fermentasi ini krusial untuk mempercepat penguraian bahan organik, menghilangkan aroma tidak sedap, serta menghasilkan media tanam yang matang dan kaya nutrisi bagi pertumbuhan tanaman.

Penerapan Prinsip Ekonomi Sirkular dan Edukasi Masyarakat

Pemanfaatan kotoran sapi ini mencerminkan penerapan nyata prinsip ekonomi sirkular dalam bidang agroindustri. Limbah peternakan yang awalnya berpotensi merusak lingkungan, kini diolah menjadi produk bernilai guna tinggi untuk pertanian, penghijauan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Media tanam hasil fermentasi tersebut selanjutnya didistribusikan oleh mahasiswa peserta Program 3M FTAB dan Program Kampung Lingkar Kampus ke sejumlah kelurahan di Kota Malang. Bersama warga sekitar, media tanam ini diaplikasikan pada lahan terbatas, pekarangan rumah, fasilitas umum, hingga area penghijauan di lingkungan kelurahan sekitar kampus.

Keterlibatan mahasiswa tidak hanya berfokus pada distribusi, tetapi juga mencakup edukasi langsung kepada masyarakat mengenai teknik pengolahan limbah organik, pemanfaatan sumber daya lokal, cara penanaman, serta pentingnya praktik pertanian yang ramah lingkungan.

“Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara CoE CBSA, KTT USTAN Mandiri, Bank Indonesia, Program 3M FTAB, dan Program Kampung Lingkar Kampus. Adanya kegiatan ini menunjukkan bahwa inovasi yang dikembangkan melalui sinergi perguruan tinggi, komunitas, masyarakat, dan lembaga pendukung dapat diterapkan secara langsung untuk menjawab kebutuhan lingkungan dan sosial masyarakat,” tegas Ketua CoE CBSA, Dr. Dodyk Pranowo.

Sambut Positif, Jadi Sarana Belajar Nyata Mahasiswa

Respon dari masyarakat setempat terpantau sangat positif. Ketua KTT USTAN Mandiri, Pak Kisnadi, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas inisiasi program ini. Menurutnya, kegiatan yang diadakan oleh CoE CBSA tersebut sangat bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan serta keterampilan para anggota kelompok tani dalam mengolah kotoran sapi menjadi media tanam yang bernilai ekonomis.

Di sisi lain, program ini menjadi sarana pembelajaran berharga bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui pengabdian masyarakat secara langsung. Mahasiswa mendapatkan pengalaman berharga dalam mendampingi warga, mengomunikasikan inovasi teknologi, serta memahami tantangan penerapan ekonomi sirkular di tingkat akar rumput.

Melalui kolaborasi erat ini, CoE CBSA dan FTAB UB berharap pemanfaatan media tanam berbasis kotoran sapi dapat terus dikembangkan dan direplikasi di berbagai wilayah lain. Langkah taktis ini juga menjadi bukti nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung ketercapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), SDGs 13 (Penanganan Perubahan Iklim), dan SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Sinergi CoE CBSA UB dan Program 3M FTAB: Sulap Limbah Kotoran Sapi Jadi Media Tanam Produktif Berbasis Ekonomi Sirkular

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now