![]() |
| Senator DPD RI Lia Istifhama bangga atas capaian Ratu Ayu Alina Mirza yang melaju ke grand final Indonesia's Girl 2026./dok.istimewa |
SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM - Anggota DPD RI, Lia Istifhama mengaku bangga kepada Ratu Ayu Alina Mirza, siswi SMP Negeri 1 Surabaya, yang berhasil melaju ke babak final ajang Indonesia’s Girl 2026.
Senator yang akrab disapa Ning Lia ini berharap Ratu terus mengembangkan bakat dan prestasinya apa pun hasil dari ajang ini.
"Saya bangga dan mendukung penuh ananda Ratu Ayu Alina Mirza, siswi SMPN 1 Surabaya, untuk meraih kemenangan dalam ajang Indonesia’s Girl 2026 di Jakarta. Semoga pencapaian ini menjadi awal lahirnya prestasi-prestasi berikutnya," ujar Lia pada Minggu (5/7).
Senator asal Jawa Timur ini menilai keberhasilan Ratu tidak lepas dari peran keluarga dalam membentuk karakter dan mental yang kuat sejak dini.
"Prestasi yang diraih Ratu tentu tidak lepas dari nilai-nilai yang ditanamkan kedua orang tuanya. Ayahnya, Cak Firman, dikenal memiliki jejaring sosial yang luas dan mampu membangun hubungan baik dengan berbagai kalangan. Lingkungan seperti itu menjadi salah satu faktor yang turut membentuk karakter dan mental Ratu," ungkap Lia.
Menurut keponakan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa ini, kemampuan membangun relasi sosial merupakan modal penting bagi generasi muda untuk berkembang, tidak hanya di bidang akademis, tetapi juga dalam berbagai kompetisi yang membutuhkan kepercayaan diri dan kemampuan beradaptasi.
Ia optimistis Ratu dapat terus berkembang dan terus meraih prestasi membanggakan selepas ajang tersebut. Terlepas dari hasil akhir, Lia berharap pencapaian Ratu dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lain, khususnya di Jawa Timur.
"Jika kelak Ratu berhasil meraih prestasi puncak, itu merupakan hasil dari proses panjang yang telah dijalani. Semoga sosok Ratu dapat menjadi teladan bagi remaja lainnya agar terus berprestasi sekaligus membangun karakter dan modal sosial yang baik," tandas Lia. ***
Editor: YAN



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?